
tak terasa kini usia Revan sudah menginjak 6 tahun dan hari ini adalah hari pertama bagi nya masuk ke sekolah..
" mamaaaaa" panggil Revan yang berlari dari atas..
" eh Revan Jangan lari seperti itu nanti kamu jatuh lagi" ucap Eva..
" mama,hari ini aku ke sekolah di antar mama dan papa yah"
" biar mama aja yah yang antar sayang,kan papa mau ke kantor"
" yahh , baiklah" jawab Revan lesu..
" papa juga akan mengantar mu boy" ucap Devan dari arah belakang..
Revan berbalik dan tersenyum,dia pun berlari ke arah Devan dan memeluk nya.." ayah kau janjikan akan mengantarkan diri ku ke sekolah" ucap Revan kegirangan..
" tentu saja boy, apapun papa akan lakukan demi kamu"
" yeahhh makasih papa, ummach " jawab Revan dan mencium pipi Devan. dan lari menuju ke kamar nya untuk bersiap..
" anak mu nakal sekali mas. kalau permintaan nya tak di penuhi dia akan ngambek "
"itu kan anak kita sayang,"
" iya iya anak kita"
" sayang Revan kan udah besar bagaimana kalau kita kasih adik ke dia " ucap Devan..
__ADS_1
" kita kan selalu berusaha mas,tapi belum di kasi kepercayaan lagi. ,mas Devan sabar yah nanti juga di kasi kalau udah waktu nya" jelas Eva..
Devan mengangguk dan memeluk istri nya dari belakang.
" mas lepas'kan dulu aku mau liat Revan " ujar Eva.
Devan pun melepaskan istri nya.kini Eva sudah di dalam kamar putra nya, di sana terlihat putra nya yang begitu semangat berangkat ke sekolah..
" mama, apa aku sudah Tampan seperti papa" ucap Revan..
" kau selalu tampan sayang melebihi papa juga" ujar Eva..
" asik berarti aku lebih tampan dari ayah,"
" siapa yang bilang kau lebih tampan dari ayah" ucap Devan yang tiba-tiba muncul..
" sayang kok gitu sih. aku nih suami kamu masa kamu bilang dia lebih ganteng sih"
" astaga mas Devan apa sih, sama anak aja cemburuan banget "..
" tapi di mata Revan ayah lah yang paling tampan " ucap Revan membujuk papa nya..
" nah gitu dong boy "
kini mereka bertiga akan berangkat ke sekolah. " omaa ,kakek Revan berangkat ke sekolah dulu yah"
" eh cucu oma udah besar dan sekarang mau ke sekolah yah"
__ADS_1
" ngomong ngomong kok cucuku lebih ganteng sih dari putra kita sayang" ucap tuan Erlangga jail..
" betul pah cucu kita lebih ganteng yah"
Devan yang mendengar itu hanya diam ,memang kenyataan bahwa anak nya ini sangat tampan. tapikan dulu Devan juga tampan..
" tapi walaupun bagaimana pun kan Devan papa nya jadi anak nya tampan karena keturunan dari ayah nya kan,. tapi Devan adalah anakku jadi dia tampan karena aku ayah nya juga" jelas Erlangga dengan pede nya..
" kok jadi malah bahas ketampanan sih. kalian semua Tampan dan ganteng kok" ujar Manda..
" Oma aku sudah terlambat nih, aku berangkat dulu yah dada. dada juga kakek" ucap Revan berjalan ke arah mobil..
" ma ,pa aku antar Revan ke sekolah dulu yah" ucap Eva kedua orang tua itu hanya mengangguk dan tersenyum..
kini mobil melaju membelah jalan ibu kota.revan tak henti-hentinya berbicara dan itu membuat Eva sendiri pusing..
" Revan kok cerewet sekali sih"
" hehehe maaf ma abis nya Revan senang akan ke sekolah "
" kalau di sekolah nanti kamu harus rajin-rajin belajar nya yah" ucap Devan..
" siap pak bos " balas Revan..
...****************...
...----------------...
__ADS_1
...----------------...