
sampai beberapa jam ini Eva belum sadar.dan sang bayi membutuhkan ASI dari ibu nya. Devan begitu khawatir dengan kondisi anak nya.
" sayang tolong bangunlah. anak kita sudah lahir. dan dia membutuhkan ASI dari mau. apa kau tidak kasian melihat nya menangis terus" lirih Devan.
tapi sang empu tak membuka mata nya sedikit pun..
mau tak mau Devan membelikan susu formula untuk sang anak.
" mama . Devan tidak becus menjadi seorang suami. Devan tidak bisa menjaga istri Devan dengan baik" lirih nya ..
" nak. jangan berkata seperti itu. ini semua adalah takdir dari Allah. kamu sabar yah. mama yakin Eva akan baik baik saja. dan kita akan berkumpul lagi bersama anak anak mu..
Revan saat ini sedang tertidur di sofa. anak itu sendiri tadi tak mau meninggal kan mama nya. saat masih di ruang UGD. dan setelah Eva di pindah kan di kamar VIP. barulah anak itu tertidur. anak itu juga merasa bersalah karena telah membuat mama nya seperti ini.
walaupun Manda dan Devan sudah menjelaskan bahwa ini semua bukan kesalahan nya. tapi tetap saja anak itu. menganggap diri nya bersalah..
tuan Erlangga baru kembali dari luar dia membeli kan beberapa makanan untuk anak nya. tak lupa juga untuk sang anak istri dan cucu nya.
" Devan makan lah. jika kau tak mau makan . dan kau sakiti. siapa yang akan menjaga istri mu" ujar tuan Erlangga..
Devan pun. akhir nya menurut. dia memakan makanan yang di bawah oleh ayah nya. sesekali dia juga memperhatikan istri nya yang masih setia menutup mata nya..
__ADS_1
.
jam menunjukkan pukul 11 malam. Devan merasa lelah. diapun memilih untuk beristirahat di sofa yang ada di sana. di kamar itu terdapat 3 sofa.
dia membaringkan tubuh nya yang begitu lelah.
...----------------...
ke esokan pagi nya Devan bagun terlebih dahulu. dia masuk ke dalam kamar mandi
tak lama dia pun keluar ternyata putra nya sudah bangun.
anak itu mengangguk. " ayah Revan mau makan" ucap nya.
Devan pun memesan makanan untuk anak nya. tak lama terlihat manda yang datang dan membawa beberapa makanan.
mama baru saja Devan pesan makanan mama sudah datang " ucap Devan
" tidak apa-apa nak. kamu bisa memakan nya nanti "
" apa belum ada perkembangan. apa Eva belum sadar juga " ucap Manda..
__ADS_1
" belum ma. Devan takut jika terjadi sesuatu pada Eva " lirih nya..
..." Sabar yah nak. kamu tidak boleh berfikir seperti itu. kamu berdoa saja untuk istri mu. semoga dia baik baik saja "...
tak lama dokter datang dan mulai memeriksa keadaan Eva.
" dokter bagaimana keadaan istri saya" ucap Devan..
" kondisi ibu Eva saat ini baik baik saja. dia masih belum sadar mungkin karena efek dari obat yang kami berikan. jadi bapak yang sabar yah. tidak apa-apa kok" jelas dokter.
Devan sedikit Lega. dia pun kembali duduk di sofa dan mulai memeriksa pekerjaan nya . dia juga telah menelfon Robi untuk menghandle semua meeting hari ini.
Robi begitu terkejut kala mendengar bahwa Eva melahirkan secara prematur. Devan juga menceritakan siapa orang yang sudah mencelakai Eva..
" ayah kapan mama Bagun" ujar Revan..
" sebentar lagi mama akan Bagun. kamu sabar yah"
...****************...
...----------------...
__ADS_1