
tepat pukul 7: 00 Devan masih tertidur pulas di samping tempat tidur Eva,dia sangat setia menemani Eva, walaupun Eva sudah menyuruh nya untuk tidur di sofa Devan tetap kekeh pada pendirian nya..
"tuan tuannn devannnn" teriak Robi yang masuk ke dalam kamar Eva..
" ada apa Robi kenapa kau berteriak segala dan kenapa kau seperti di kejar polisi" ucap Devan emosi karena gara gara Robi berteriak Eva sampai bangun dari tidur nyenyak nya..
" huh huhh huhh maaf tuan ini sangat penting, Kita harus kembali ke Jakarta" ucap Robi kembali menetralkan nafas nya..
" ada apa bisa kah kau mengatakan nya dengan baik"
" tuan saya baru mendapatkan telfon dari alex kepercayaan kita di Jakarta, kata nya ada yang ingin bermain main dengan kita dengan menyalah gunakan dana perusahaan,jadi saat ini kita harus kembali secepat nya dan secepat nya mengatasi masalah itu" jelas Robi..
Devan berbalik menatap Eva, sangat berat rasanya untuk meninggalkan Eva di saat keadaan nya seperti ini..
" pulang lah kak Devan aku baik baik saja, jangan khawatir,ibu Yuyun ada bersama ku" ucap Eva..
" tapi aku tidak mau meninggal kan mi di saat saat seperti ini " lirih Devan..
" nanti kalau semua nya sudah selesai kau bisa ke sini lagi, sekarang yang terpenting adalah kau melakukan tugas mu sebagai seorang bos, kalau kau tidak mempedulikan perusahaan mu bagaimana nanti keadaan karyawan mu,siapa yang akan memberikan dia uang dan di mana lagi dia akan mendapatkan pekerjaan" jelas Eva
__ADS_1
" baiklah sayang aku akan pulang,ini juga semua ku lakukan demi masa depan kita dan anak anak kita nanti" ucap Devan yang membuat Eva tersenyum..
" Robi urus semua kepulangan kita,dan Robi Tolong bawa barang barang ku di sini ada yang ingin aku berikan kepada Eva" Robi pun langsung pamit untuk mengurus semua nya..
setelah 1 jam lebih Robi pun kembali dengan membawa barang-barang Devan..
" ini tuan koper anda" ucap Robi dan mendekat ke arah Devan..
Devan pun membuka koper nya dan mengambil barang yang akan di berikan kepada Eva..
" apa ini kak Devan" ucap Eva heran..
" ini mama yang menyuruh ku untuk memberikan mu"
" sudah lah terima saja,krna kalau kau menolak nya pasti mama akan sedih"
"sayang aku akan kembali ke Jakarta tolong jaga dirimu baik-baik yah dan setelah aku sampai aku akan menghubungi mu" ucap devan dan pergi dari ruangan Eva..
"sungguh berat rasa nya meninggalkan Eva,tapi aku juga tidak boleh egois, perusahaan sedang membutuhkan ku" batin Devan..
__ADS_1
"siapa yang berani bermain main dengan perusahaan Devan Erlangga, saat aku menangkap nya,akan ku buat hidup nya sangat menderita " Devan terus menerus berbicara dalam hati nya..
cukup lama Devan bergumam dalam hati nya sampai dia pun memilih untuk beristirahat sejenak...
**
" permisi bu, Alhamdulillah kondisi pasien sekarang sudah mulai membaik dan bisa pulang hari ini juga" ucap dokter kepala Yuyun..
" Alhamdulillah terima kasih dokter"
"sama sama bu, kalau begitu saya permisi dulu" dokter pun berlalu keluar..
" ibu Eva mau pulang secepat nya"
" iya nak ibu beres kan semua barang-barang Kita dulu yah lalu kita pulang"
"sini Eva bantu ya Bu"
Eva pun membantu Yuyun membereskan beberapa barang nya dan keluar menuju lobi rumah sakit di sana sudah ada sopir pribadi ibu yuyun yang sudah siap menjemput nya..
__ADS_1
...****************...
...----------------...