Jatuh Cinta Dengan Gadis Desa

Jatuh Cinta Dengan Gadis Desa
chapter 19


__ADS_3

" Eva ku mohon maaf kan aku" devan terus menahan Eva agar tidak pergi..


" aku menyesal telah mengenal mu tuan devan, semoga ini adalah hari terakhir kita bertemu" teriak Eva yang sudah sangat merah..


Eva berlari keluar dari ruangan devan, Robi yang akan masuk ke dalam ruangan devan terhenti saat melihat Eva berlari dan menangis..


" apa yang terjadi kenapa Eva menangis" batin Robi yang merasa heran..


Robi berlari masuk ke dalam ruangan devan. "Devan apa yang terjadi" ucap Robi yang melihat Devan sedang duduk dan mengeluarkan air mata nya ,ini pertama kali Robi melihat Devan menangis..


"Robi aku sangat bodoh" ucap Devan frustasi..


" ada apa ini Dev tolong jelaskan" ucap Robi yang belum mengerti..


dengan berat devan menjelaskan semua kepada Robi. Robi kaget bukan main, dia tidak percaya sebegitu besar nya cinta devan untuk Eva sampai sampai dia hampir melakukan hal bodoh itu, Selama Robi bekerja bersama devan, tidak sedikit pun devan mau menyentuh perempuan, apalagi dewi sang kekasih nya dulu..


"Robii apa yang harus aku lakukan, dia pasti sangat membenciku" lirih devan..


"sudah lah iklhas kan saja dia devan" ucap Robi yang langsung mendapat tatapan tajam dari devan..


" tidak, itu tidak mungkin,aku tidak akan membuat nya pergi dari ku" ucap Devan lantang..

__ADS_1


*


*


*


*


*


Eva langsung pulang ke rumah kediaman tuan Jordan, kondisi Eva saat ini sangat memprihatinkan..


Memey yang melihat Eva dengan keadaan yang tidak baik baik saja langsung berlari mendekati Eva.. " Eva kau kenapa, apa yang terjadi kata kan" ucap memey..


" kenapa tiba tiba kau ingin pulang, sebenar nya apa yang terjadi, apa kak Rehan melakukan sesuatu " lagi lagi memey bertanya..


Eva dengan cepat menggeleng kan kepala nya.. tidak kak Rehan tidak melakukan apapun,aku hanya ingin pulang saja, aku merindukan rumah ibu ku" ucap Eva berbohong...


" kau pasti berbohong kan Eva, baiklah aku akan menelfon kak Rehan " ucap memey dan langsung menelfon sang kakak..


" halo adikku ada apa , tumben nih bgett telfon kakak" ucap Rehan dari balik telfon..

__ADS_1


"kakak pulang sekarang, apa yang kau lakukan dengan Eva sampai dia menangis" ucap memey dan membuat Rehan kaget..


" ahh Eva ada di rumah, bukan nya tadi aku menyuruh nya untuk ke perusahaan devan" batin Rehan..


" baiklah tunggu aku di rumah " ucap Rehan dan bergegas untuk pulang ke rumah nya...


semua penghuni rumah tuan Jordan sedang berkumpul,dia kaget mendengar kan Eva ingin pulang ke desa..


" nak Eva apa kamu bisa jelas kan kenapa kau seperti ini dan tiba-tiba ingin kembali ke desa" ucap tuan Jordan dengan lembut..


" aku hanya merindukan rumah peninggalan ibu ku" lagi lagi Eva berbohong, tidak mungkin dia mengatakan bahwa dia hampir saja di lecehkan oleh devan..


" assalamualaikum" ucap Rehan yang baru sampai..


" Eva ada apa sebenar nya" ucap Rehan langsung pada intinya..


" bukan nya tadi kau ke perusahaan devan, terus kenapa pulang dari sana kau langsung seperti ini,kata kan Eva" pertanyaan bertubi-tubi Rehan lontar kan untuk Eva.. dia sangat khawatir dengan kondisi Eva saat ini....


...****************...


...****************...

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2