
tepat pukul 10 siang Devan sudah berasa di rumah Eva, Devan akan mengajak Eva untuk ke butik dan tentu saja si baby kecil itu di titipkan ke manda Sang nenek..
" Tante apa Eva bawa saja baby nya takut nanti dia akan merepotkan Tante" ucap Eva tak enak hati..
" sudah lah nak ibu malah senang di repot kan oleh cucu ibu,dan mulai sekarang kamu jangan panggil Tante lagi, panggil mama, karena sebentar lagi kamu akan jadi menantu mama" jelas manda.
" sudah lah sana cepat pergi "
Devan dan Eva pun pergi dari hadapan manda menuju butik. sesampai nya Eva di sana dia langsung di bawa oleh beberapa karyawan butik untuk membantu Eva memilih gaun yang pas untuk Eva..
" nyonya cobalah yang ini, ini sangat bagus di tubuh anda," ucap salah satu karyawan butik.
Eva mencoba nya,tapi dia merasa tidak enak dengan gaun ini,karena sedikit terbuka. " cobalah untuk meminta pendapat tuan nyonya"
Eva keluar dari kamar pas dan berjalan ke arah Devan" kak apa gaun nya bagus" ucap Eva..
Devan menoleh dan tertegu melihat bentuk tubuh Eva yang kelihatan mencolok" tidak sayang, jangan pakai itu,itu terlalu terbuka,aku tidak mau orang lain melihat tubuh mu"jawab Devan..
" iya kak , Eva juga kurang suka dengan gaun ini" setelah berucap Eva kembali memilih gaun yang lebih tertutup tapi kelihatan sangat elegan..
__ADS_1
setelah selesai Eva memilih gaun,saat nya Devan yang akan memilih jas yang senada dengan warna baju Eva..
" sayang apa bagus baju nya" ucap Devan..
Eva tersenyum melihat Devan yang begitu tampan" bagus kak ,kau menjadi Tampan" puji Eva..
" apa kau baru baru memujiku sayang"
Eva hanya tersenyum, setelah itu Devan kembali memakai pakaian sebelum nya dan , bergegas pergi dari butik itu setelah memesan gaun dan jas pernikahan nya..
" kak Devan,apa kak Devan melakukan ini semua karena sudah ada boy" lirih Eva tiba-tiba..
" apa maksudmu mu" ucap Devan yang tak mengerti dengan ucapan Eva..
" aku merasa aku tidak pantas untuk karena" belum sempat Eva melanjutkan ucapan nya Devan sudah memotong nya..
" Eva dengar kan aku baik baik, aku melakukan ini buka semata-mata karena sudah ada boy,tapi aku melakukan ini karena aku memang benar-benar mencintai mu, kenapa kau selalu saja beranggapan kalau aku ini tidak pantas untuk mu" jelas Devan..
Eva hanya menunduk," maaf kan aku" lirih Eva..
__ADS_1
Devan menepikan mobil nya,lalu merai Eva dan memeluk nya, "kumohon jangan berpikiran seperti itu lagi,dan jangan coba-coba untuk pergi dari ku lagi, dan ketika ada masalah,kita harus duduk berdua dan membicarakan nya dengan baik baik bukan malah mengambil keputusan untuk pergi "
" maaf kan aku kak Devan " lirih Eva lagi dan membalas pelukan Devan..
" kak Devan apa ibu yuyun akan datang" ucap Eva tiba-tiba..
" tentu saja sayang,aku sudah menghubungi nya, bahkan dia sudah tau semua nya" ucap Devan dan melanjutkan perjalanan nya yang tertunda tadi..
...****************...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...****************...
...----------------...
__ADS_1