
"kak Devan ini tidak pantas untuk ku" ucap Eva..
" ini adalah hadiah dari ku untuk mu, tolong jaga dengan baik"
"tapi kak Devan " belum sempat Eva melanjutkan perkataan nya Devan sudah memotong nya..
" tidak ada tapi tapian,terima dan pakaian lah ,ini adalah tanda cinta ku kepada mu,aku menyayangimu Eva " ucap yuda dan membuat bulu kuduk Eva merinding..
" tolong jaga hati ku yah aku berjanji akan secepat nya pulang menemui mu" ucap Devan terus mengulangi perkataan nya,dia takut Eva akan pergi meninggalkan nya.
" kak, Eva janji akan menunggu kakak walaupun sampai Eva tua" kekeh Eva..
" baiklah mari aku antar pulang"
Devan pun mengantar kan Eva pulang dan berpamitan kepada Eva, rasanya berat sekali untuk Devan meninggalkan Eva di sini, ingin rasanya Devan mengajak Eva ke Jakarta tapi itu tidak mungkin dia ingin merahasiakan dulu hubungan nya dengan Eva..
****
Devan pun sudah berada di bandara. dia dan Robi bergegas untuk menuju ke pesawat yang akan dia naik karena sebentar lagi akan meleset..
" bos kau jangan gelisah, dia pasti akan menunggumu, Eva perempuan yang baik kita kan juga sudah menyuruh mata mata kita untuk mengawasi nya,jadi kau tidak perlu cemas" ucap Robi menenangkan Devan..
" rob rasa nya sangat sulit haru jauh dari nya"lirih Devan..
__ADS_1
" aku mengerti kau yang sabar yah"
selama 1 jam lebih Devan dan Robi samapi di bandara Soekarno-Hatta Jakarta , di sana sudah ada pak Bowo sang supir untuk menjemput nya..
" selamat siang tuan Devan dan tuan Robi" sapa pak Bowo..
"selama siang juga pak bowo " ucap Devan dan Robi..
mereka pun masuk ke dalam mobil Dan melanjutkan perjalanan nya menuju rumah kediaman Erlangga..
"Assalamualaikum" ucap Devan
" waalaikum salam nak Devan" jawab sang tuan Erlangga..
tok.tok.tok.
"masuk lah Dev"
" ibu" panggil Devan..
" anakku ke marilah nak ibu sangat merindukan mu" ucap sang mama..
Devan mendekat ke arah sang ibu dan memeluk nya..
__ADS_1
"nak berjanjilah kepada ibu untuk menuruti permintaan ibu untuk yang terakhir kali nya"lirih sang mama..
" ibu jangan berkata seperti itu Devan tidak suka" ucap Devan..
" berjanjilah nak" ucap sang ibu lagi..
" Devan berjanji ma "
" nak menikah lah dengan amel anak ibu Mira, dia adalah anak yang baik" ucap sang mama tiba tiba..
Devan pun terdiam dan membisu tidak mungkin dia akan menikah dengan Amel, sedangkan Eva sang pujaan hati nya sedang menunggu nya di sana..
" ma tolong jangan paksa Devan untuk menikah, Devan sudah memiliki kekasih " ucap Devan yang membuat mama nya terkejut..
" nak Devan jangan bilang kekasih mu berasal dari kampung wanita ular itu lagi" ucap sang mama..
" mama betul dia berasal dari sana tapi dia wanita baik baik" jelas Devan..
" tidak mama tidak akan setuju dia pasti hanya menginginkan harta mu, pokok nya mama hanya ingin kau menikah dengan Amel" pinta sang mama.
" mama Devan mohon jangan paksa Devan terus Devan yakin wanita pilihan Devan sekarang adalah yang terbaik " bantah Devan lalu keluar dari kamar sang mama..
****************
__ADS_1
----------------