
Devan melangkah kan kaki nya masuk ke dalam jeruji besi itu.
" ambil kan aku cambuk" pinta Devan.
salah satu dari mereka pun mengambil kan benda yang di minta Devan,lali memberikan nya..
" ini tuan"
Devan mengambil cambuk itu. dan mulai mengarahkan nya ke Sandra..
plak plak plak. suara cambukan itu begitu nyaring, di iringi dengan suara kesakitan yang sandra keluar kan.
" tuan Devan. aku mohon jangan lakukan itu pada putri ku. cambuk lah aku tuan .biarkan aku yang menanggung semua nya" teriak tuan Mark yang begitu kasian melihat putri nya..
tapi Devan hanya menghiraukan nya dan tetap memukul kan cambuk itu ke Sandra.
" ahhkk " ringis Sandra..
Devan pun mengeluarkan pisau nya dari saku nya dan mulai mengasah nya pada tubuh Sandra..
srettt . satu goresan pada bagian lengan nya..
" aaaakkkkkk"
__ADS_1
srettt
"arrrkkkkk, berhenti. aku akan membunuh anak dan putra mu. liat saja nanti pembalasan ku Devan" ucap Sandra, dengan sombong nya..
Devan menatap nya dengan tatapan yang sangat sulit untuk di artikan. Devan kembali mengarah kan pisau itu ke arah wajah nya..
srettt
" aaakhhh dasar bodoh" teriak nya..
" ternyata kau masih punya keberanian yah" sinis Devan dan kambali menggores wajah Sandra.. dara segar mengalir di tubuh putih Sandra..
tuan mark dan istri nya tak kuasa menahan air mata nya kala melihat putri nya yang di perlakukan seperti itu.
dengan rasa amarah Devan langsung menebas tangan Sandra tanpa rasa takut...
" aaahhhhkkkk. " teriak Sandra..
" tangan mu ini lah yang sudah berani menyentuh tubuh anak ku dan menyiksa nya.dan ini lah akibat nya..
" apa kau sudah gila" teriak istri Mark..
Devan menoleh dan menatap nya dengan tajam. yang membuat istri mark itu bungkam.. Sandra tak sadar kan diri. tapi dia masih hidup.
__ADS_1
Devan keluar dan berjalan ke arah ruangan nya. sebelum melangkah lebih jauh Devan berhenti tepat di depan jeruji Mark..
" inilah akibat nya . jika ada yang berani bermain main dengan ku" ucap Devan mengulangi lagi perkataan nya..
" tuan tolong maafkan kesalahan putri ku. biarkan aku sendiri yang mengajari nya tuan hiks hiks. Tolo berikan aku 1 kali kesempatan lagi tuan" ucap mark memohon kepada Devan..
tapi Devan malah pergi meninggalkan nya dan masuk ke dalam ruangan nya yang tersedia di markas itu. Devan membersihkan tubuh nya dari percikan darah Sandra tadi dan mengganti pakaian nya...
begitu selesai mengganti pakaian nya Devan keluar dan menuju ke arah mobil.
" Robi ke rumah sakit sekarang" tita Devan..
Robi melakukan perintah Devan dan melajukan mobil ke arah rumah sakit..
" sayang. maafkan aku. tangan ku sudah kotor kembali dengan darah. tapi percayalah ini ku lakukan demi membalaskan dendam ku terhadap apa yang dia lakukan pada putra kita. dan jika suatu saat nanti kamu tahu yang sebenar nya,aku harap kamu tidak pergi lagi" batin Devan..
Devan hanya menghayal, sampai mobil masuk ke area parkiran . Devan langsung turun dan masuk ke dalam. dia pun menuju ke arah kamar di mana istri dan anak nya berada..
...****************...
...----------------...
...----------------...
__ADS_1