
Rehan dan Eva sedang di dalam perjalanan menuju ke perusahaan Erlangga group..
Eva berjalan di belakang Rehan dan sesekali mengecek berkas berkas kerja sama mereka..
" sesampai nya di ruangan rapat Eva terkejut melihat Devan, begitu Pun dengan Devan..
" Rehan menjabat tangan devan, selamat pagi tuan devan , seorang CEO terkenal di seluruh dunia " ucap Rehan,dan lagi lagi Eva terkejut..
" apa jadi selama ini kak devan membohongi ku kalau dia hanya karyawan biasa" batin Eva..
" perkenalkan tuan ini sekretaris saya Eva" ucap Rehan memperkenalkan Eva..
dengan ragu ragu Eva menjabat tangan devan" salam kenal tuan" ucap Eva..
" tangan ini aku sangat merindukan nya " batin Devan..
" nyonya anda tidak boleh masuk di dalam tuan devan sedang rapat" ucap Robi yang menghalangi Amel masuk..
" kau berani menghalangi istri bos mu" ucap Amel sombong..
brakk
yang berada di dalam ruangan itu pun kaget dengan kedatangan Amel..
__ADS_1
" sayang Robi melarang ku masuk ke sini aku ini adalah calon istri mu" ucap Amel..
duarrrr bagai di sambar petir di siang bolong, Eva terkejut dengan pengakuan wanita di depan nya ini, dia menatap devan seakan-akan meminta penjelasan dengan semua ini, Devan pun menatap Eva..
" Eva pasti kau berfikir yang tidak tidak tentang ku, ya Allah aku sangat takut kalau sampai dia meninggal kan ku karena salah paham" batin Devan..
" kenapa kau masuk ke sini aku sedang rapat apa kau tidak mengerti" sinis devan..
Amel langsung memeluk devan dan itu membuat hati Eva sangat sakit..
" eemm maaf tuan kalau begitu rapat bisa kita lanjutkan nanti saya akan menunggu " ucap Rehan dan keluar dari ruangan rapat..
setelah Rehan dan Eva keluar Devan langsung mendorong tubuh Amel..
" asal kau tau aku tidak sudi menikah dengan perempuan ular seperti mu" ucap Devan dengan rahang yang mengeras..
Devan memutar sebuah rekaman video yang menunjukkan adegan panas Amel dan seorang pria dan itu membuat Amel sangat terkejut..
" dev a..k..aku bisa jelasin ini semua" ucap Amel gugup..
" kalau kau tidak mau video ini tersebar cepat kau katakan kepada orang tua ku dan mama mu kalau kau tidak mau menikah dengan ku" ucap devan dengan emosi..
" keluarrr!!!!!!" teriak devan..
__ADS_1
Amel langsung keluar dengan wajar yang sangat pucat, dan itu di liat oleh Robi..
" haha rasakan tuh dasar wanita ular berbisa hahahaha" kekeh Robi..
***
" bagaimana aku harus menjelaskan semua ini ke Eva aku takut dia membenciku " ucap devan berbicara kepada diri nya sendiri..
"dan kenapa Eva bisa sampai di sini dan menjadi sekretaris Rehan,aku harus mencari tahu semua ini" devan langsung keluar dan menemui Robi..
" Robi cepat cari tau kenapa Eva bisa sampai di sini dan menjadi sekretaris Rehan" Pinta devan langsung..
" baiklah bos" ucap Robi dan bergegas menjalankan tugas yang di perintahkan devan..
Robi yang ingin keluar Langsung terhenti oleh panggil lan devan lagi..
" Robi apa Eva masih ada di sini"ucap devan.
" iya tuan tadi aku melihat nya dengan tuan Rehan sedang makan siang di kantin" ucap Robi, devan langsung berjalan keluar dan menyusul Eva ke kantin..
****************
****************
__ADS_1
****************