
sudah sekitar 5 jam Devan di perjalanan, dan kini awan sedikit mendung,pertanda hujan akan turun..
kini mobil yang Devan kendarai sudah memasuki area parkiran rumah sakit, tanpa menunggu lama devan turun dan lari memasuk ke dalam rumah sakit. dia berkeliling mencari ruangan persalinan,sampai mata Devan terfokus kepada tiga karyawan istri nya..
" aldi,Maya ,Yaya" panggil Devan ketiganya pun menoleh dan mendapati suami bos nya berdiri..
" ada apa dengan Eva"
" tuan mbak Eva sudah ingin melahirkan,tapi kata nya,mbak Eva harus menunggu pembuka 10,tapi selama kurang lebih 5 jam kita menunggu belum ada tanda tanda" ucap Aldi..
" di dalam ada maya yang menemani mbak Eva, anda masuk saja" Devan pun masuk ke dalam kamar bersalin itu di sana ada banyak wanita yang menunggu kelahiran sang anak nya,devan membuka gorden yang menutupi brangkar Eva , Devan melihat mata Eva yang sembab karena menangis..
" apa ada yang sakit sayang" ucap Devan..
" eh bukan nya kak Devan sedang di Surabaya"
" iya aku langsung pulang saat mendapat kan telfon dari orang suruhan ku untuk mengawasi mu"
" apa ada yang sakit" ucap Devan lagi..
" tadi sangat sakit tapi sekarang sudah mendingan kok"
__ADS_1
" maaf ya sayang, karena aku,kamu seperti ini, aku menyesali perbuatan ku" lirih Devan..
" sudah lah kak Devan ini sudah terjadi dan tidak bisa di putar kembali"
tak lama suara nyonya manda terdengar dari luar. Eva mengetahui suara itu, Eva meremas kuat tangan Devan. Devan pun tersadar akan kegugupan Eva..
" tidak usah takur sayang,mama sudah tau semua nya dan dia sangat bahagia "
" nak Eva " nyonya manda langsung memeluk tubuh Eva,dan memberikan nya semangat..
" yang kuat yah nak, maaf kan mama, karena kesalahan anak mama kamu seperti ini" ucap Manda.
" Tante ini sudah takdir,jadi kita tidak boleh menyalakan siapapun, dan maaf kan Eva juga yang pergi dari jauh dari kalian "
tak lama perut Eva terasa keram,darah keluar dan turun di samping kaki nya,.
" astaga Eva kau sudah mau melahirkan nak"
Devan memanggil dokter,dan membantu Eva berbaring di atas brangkar..
setelah Eva berbaring dia kedua kaki nya di angkat naik,.
__ADS_1
" ibu siap yah,dan berkuat lah"
" 123 dorong" ucap dokter..
" eakkhh, lenguhan Eva, eakkhh "
" lagi yah Bu, yang kuat " ucap dokter lagi..
, Eva pun terus berusaha, Devan yang melihat nya menjadi sedih dan meneteskan air mata nya..
" ternyata seperti ini wanita mempertaruhkan nyawa nya saat melahirkan" batin Devan.
Devan sesekali memberikan semangat kepada Eva..
sampai beberapa menit, akhir nya Eva berhasil melahirkan anak nya..
eakk eakk eakkk tangis sang bayi pecah pasca keluar dari rahim sang ibu nya..
bayi itu pun di taruh di atas tubuh Eva. Eva menangis tak karuan dia sangat bahagia,bisa merasaka menjadi seorang ibu, walaupun ini karena sebuah kecelakaan yang tak di sengaja..
Devan pun ikut menetes air mata nya tak kala melihat bayi mungil itu berada di atas sang istri..
__ADS_1
" terima kasih sayang,. aku menyayangimu mu" ucap Devan lalu mencium seluruh wajah Eva..
...*** jangan lupa beru like comen dan vote nya teman teman ***...