Jatuh Cinta Dengan Gadis Desa

Jatuh Cinta Dengan Gadis Desa
mengalah


__ADS_3

" nak Devan tante setuju kalau kau ingin menikahi Eva, tapi biarkan Eva menyelesaikan kuliah nya dulu,karena Tante baru mendaftar kan Eva kuliah , hanya 2 tahun " ucap yuyun..


" Tante aku tidak sanggup menunggu selama 2 tahun, bagai mana kalo Eva meninggalkan ku Dan pergi bersama lelaki lain"


" kau boleh mengirimkan mata mata kalau kau takut Eva berselingkuh " imbuh Manda..


" nak devan. Eva sudah ku anggap seperti putri ku sendiri,makanya aku mendaftar kan nya kuliah di jurusan bisnis, karena aku mau dia yang mengambil alih perusahaan yang di tinggalkan oleh suami ku, ,jadi biarkan lah dia melanjutkan kuliah nya dulu Tante sangat berharap besar kepada Eva, jadi nanti setelah kau menikah buat lah cucu yang banyak untuk ku agar nanti salah satu dari dia akan mengambil alih perusahaan yang Eva pegang" jelas yuyun tersenyum menggoda Devan..


" Eva kau harus janji kepada ku yah kalau kau tidak akan meninggalkan ku lagi " ucap Devan..


" aku berjanji kau cepat lah sembuh agar nanti bisa ke sana melihat ku heheheheh "


" tentu sayang aku akan ke sana nanti untuk bertemu dengan mu" Eva yang di panggil sayang jadi merinding, dan jangan tanyakan ekspresi kedua wanita tua itu dia sangat terkejut..


" ehmm yuyun kayak nya kita lagi jadi obat nyamuk deh di tengah tengah orang yang sedang kasmaran" ucap Manda, Eva jadi merasa malu..


****


2 hari kemudian Devan pun sudah pulang dan hari itu pula Eva akan kembali di Bandung..


di kediaman tuan Erlangga terjadi perdebatan yang singkat..


" mama pokok nya aku mau ikut mengantar Eva ke stasiun " ucap Devan..


" tapi Devan kau baru saja keluar dari rumah sakit,kan kemarin seharian Eva sudah bersama mu dan berpamitan dengan mu"


" tapi ma Devan mohon, Devan bukan anak kecil lagi. lagian Devan cuma sakit biasa " Devan terus memohon..

__ADS_1


" hahh baik lah terserah kau saja, walaupun mama berapa kali melarang mu kau tetap memaksa " akhir nya nyonya manda pun mengalah berdebat dengan putra nya,..


****


di kediaman yuyun..


" nak apa kau sudah siap " tanya yuyun..


" sudah bu,ayo kita berangkat..


saat Yuyun dan Eva akan keluar,devan manda dan Erlangga datang..


" assalamualaikum" ucap mereka


" waalaikum salam" jawab Eva dan yuyun..


" nak Eva tante sudah melarang nya tapi dia tetap memaksa ingin ikut mengantar mu" jelas Manda..


" mama seperti tidak pernah muda saja " imbuh tuan Erlangga..


Meraka pun akhir nya berangkat menuju ke stasiun..


" Devan mengajak Eva terlebih dahulu untuk membeli beberapa jajanan untuk eva saat di perjalanan..


" kak Devan ini semua tidak perlu"


"shttt sudah lah, nanti kau lapar di jalan kau bisa memakan nya sayang"

__ADS_1


begitu lah Devan sekarang, tidak ada kata penolakan..


***


" astaghfirullah devan apa kau baru saja memborong supermarket". ucap yuyun..


" ibu aku sudah bilang agar tidak perlu membeli ini semua tapi kak devan terus saja mengambil nya" jelas Eva..


" biar lah nak Devan seperti itu karena peduli dengan mu" ucap Manda..


" tapi bu , Eva menjadi tidak enak"


**


eh itu Eva kereta yang kita akan naikki


sudah akan jalan..


"Eva pun bersiap dan berpamitan dengan Devan dan orang tua nya..


" kak Devan,jaga kesehatan yah Eva pamit dulu" ucap Eva berpamitan dengan Devan..


...****************...


...****************...


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2