
"permisi apa aku boleh duduk di sini juga" ucap Devan yang baru datang..
"eh tuan devan silahkan saya dan Eva baru saja ingin makan siang" jawab Rehan..
" ayo ke ruangan saya saja tuan Rehan nanti Robi yang akan memesan kan kita makanan"
" ah tidak usah tuan Dev saya di sini saja " imbuh Eva..
"betul kata Eva tuan lebih baik kami di sini saja terasa lebih nyaman saja " jawab Rehan pelan takut devan tersinggung dengan perkataan nya..
bukan nya Rehan tidak mau makan di ruangan devan tapi dia hanya mau makan di sini berdua dengan Eva..
" hmm baik lah tapi tidak apa apa kan kalo saya juga ikut makan di sini" ucap Devan..
" silahkan tuan tidak apa-apa,ini perusahaan milik anda kenapa tidak boleh" jawab Rehan yang sedikit kecewa karena tidak jadi makan berdua dengan Eva..
mereka pun makan bersama sambil sesekali mengobrol tentang kerja sama mereka,tapi tidak dengan gadis cantik itu, dia hanya memikirkan perkataan wanita tadi yang mengatakan calon istri devan..
__ADS_1
" Eva kau harus sadar kau hanya gadis desa yang biasa biasa saja,di banding kan dengan wanita tadi dia sangat sempurna"Eva berbicara dengan batin nya sendiri saat ini dia tidak bisa konsentrasi..
" aku harus mengikhlaskan kak devan dengan wanita itu,aku tidak boleh egois,dan aku harus mengubur dalam dalam rasa cinta ku ini" lagi lagi Eva terus berbicara dalam hati nya..
" Eva" panggil Rehan,tapi sang empu yang di panggil tidak menggubris perkataan Bos nya.
" Eva" panggil Rehan lagi..
" ah i..y..iya pak" jawab Eva langsung sadar..
" kau kenapa,apa kau baik baik saja" ucap Rehan khawatir..
" Eva maaf kan aku, nanti aku mohon dengar kan penjelasan ku,ini tidak seperti apa yang kamu liat" batin devan..
" ah tidak pak saya hanya kurang enak badan" jawab Eva..
" kalau begitu kita pulang saja kau istirahat yah" ucap Rehan yang berdiri di samping Eva..
__ADS_1
" eh tidak apa-apa pak kita lanjutkan meeting yang tertunda tadi saja" "Eva jangan pikirkan dia lagi kau harus iklhas " Eva menarik nafas panjang dan membuat nya..
" kau yakin tidak apa-apa kan " lagi lagi Rehan khawatir"
" bapak tenang saja aku kuat kok hehehe" Eva berusaha tersenyum agar menutupi semua kegelisahan nya..
" Eva kau memanggilku bapak lagi, memang nya aku ini bapak mu hah " ucap Rehan mencubit hidung Eva..
Devan sangat panas melihat itu semua dia bergegas pergi dari sana. " maaf tuan Rehan saya permisi dulu ingin kembali ke ruangan saya, nanti kita bertemu lagi di ruangan rapat stenga jam lagi" devan pergi dengan hati yang panas , meninggal kan Eva dan Rehan..
Devan masuk ke dalam ruangan nya dan menghancurkan semua barang yang ada di sana..
" Argggggghh, Evaaa!!!!! setelah kau di tangan ku jangan harap kau bisa dekat dengan pria mana pun,kau hanya lah milik ku tidak ada orang lain yang bisa memiliki mu" teriak devan devan murka..
di ruangan devan pun seperti kapal pecah tidak ada yang utuh semua nya hancur tak tersisa
...****************...
__ADS_1
...****************...
...----------------...