
pagi pun datang kembali menyinari bumi..
" papa. mama" teriak anak kecil itu dari arah kamar nya berlari ke kamar orang tua nya"
bocah itu terus menggedor pintu kamar orang tua nya. sampai terlihat lah orang yang dia panggil tadi..
" Revan ada apa. kenapa teriak teriak sayang" ujar Eva yang membuka pintu kamar nya"
" mama. Revan sudah terlambat. ini sudah jam 8 mama" ucap Revan begitu panik..
Eva rasa nya ingin tertawa.
" astaga. kenapa kamu bisa terlambat. aduhh" jawab Eva yang ikut panik..
" yasudah Revan cepat lah mandi" anak itu mengangguk dan segera berlari ke arah kamar nya".
" hahahaha " Eva tak mampu menahan tawa nya saat sang anak sudah pergi.
" kenapa tertawa sayang, apa ada yang lucu" ucap Devan yang tiba tiba muncul..
" mas .anak mu itu masa iya dia mau ke sekolah hari minggu.hahahah" jelas Eva yang kembali tertawa..
" terus di mana Revan "
" akhir suruh dia pergi mandi, dan berpura-pura panik juga " ujar Eva yang jail .
" astaga sayang, kasian Revan. kamu ini jail sekali dengan anak"
" hmm maaf mas. soal nya dia lucu sekali saat sedang panik"
__ADS_1
Eva dan Devan saking asik nya mengobrol sampai di kaget kan oleh teriakan Revan lagi..
" mama ayo cepat. Revan nanti kena hukum guru"
Devan langsung berjongkok di hadapan putra nya.
" sayang. ini kan hari Minggu, kenapa mau ke sekolah " ucap Devan. Dan itu membuat Revan terdiam..
" hari Minggu " ucap Revan mengulangi. Devan mengangguk..
Revan menatap mama nya dengan tatapan yang sulit di artikan..
" mama. kenapa tidak bilang" ucap Revan merajuk..
Eva hanya menutup mulut nya dan tertawa.
" maaf sayang,habis nya kamu lucu ucap sekali"
" eh sayang. maaf kan mama" ujar Eva..
tapi Revan keburu menutup pintu nya.
" mas . bagaimana ini Revan marah dengan ku" lirih Eva sedih..
" tidak kok sayang. Revan tidak marah.sudah tidak usah di pikir. nanti dia akan keluar"
Devan dan Eva menuruni anak tangga dengan perlahan..
setelah selesai sarapan, Revan tak kunjung keluar dan membuat Eva begitu khawatir..
__ADS_1
1 jam lebih akhir nya Revan pun keluar tapi dia tak melirik Eva sedikit pun. dan itu membuat Eva merasa bersalah..
Eva pun mempunyai ide untuk mendapatkan perhatian anak nya lagi..
" aduhh perut ku auhkk" ringis Eva ..
Revan yang melihat mama nya kesakitan Langsung berlari ke arah nya. " mama ada apa" ucap Revan..
" perut mama sakit" ucap Eva berpura-pura sedih..
Revan mengelus perut mama nya dengan lembut." adek jangan nakal yah kasian mama"
" adek marah. karena mama sudah membuat kakak Revan kesal hiks hiks hiks"
" tidak kok adek. Kaka tidak marah dengan mama" ucap Revan..
" kakak janji yah tidak marah dengan mama" lirih Eva.
Revan mengangguk dan memeluk mama nya. Devan yang menyaksikan dua orang yang dia sayangi hanya tersenyum bahagia..
" mama , Revan bosan di rumah.ayo kita pergi berlibur" ajak Revan antusias. Eva sejenak berfikir..
" ayo . mama juga sudah lama tidak kemana-mana"
" baiklah kalau kalian mau pergi liburan segera lah bersiap.karena ayah akan mengajak kalian untuk pergi" imbuh Devan dari belakang..
anak dan mama nya pun merasa bahagia. jadi mereka segera pergi bersiap ..
...****************...
__ADS_1
...----------------...