
" Robi kita ke perusahaan Mark sekarang juga" titah devan..
Robi mengikuti perintah dari Bos nya dia pun melajukan mobil nya ke arah perusahaan Mark, saat ini Devan sudah begitu murka.
Devan menendang pintu ruangan mark dan langsung menarik kerah baju nya..
" kata kan di mana putra ku Mark. " teriak Devan dengan mata yang memerah..
" tuan saya belum mendapatkan keberadaan putri saya. orang suruhan saya sedang mencari nya juga. ketika saya sudah mendapatkan nya saya akan segera menghubungi anda tuan" ucap Mark bergetar..
" Mark jngan sekali kali kamu bermain dengan ku. atau kau tau sendiri akibat nya"
" dan jika sampai aku mendapat nya putra ku dengan keadaan yang tidak baik-baik saja,maka aku akan membuat mu hancur dan aku membuat mu menyaksikan Putri mu itu ku bunuh" ancam Devan..
" jangan tuan. saya mohon jangan. saya berjanji akan segera membawa anak Anda dalam keadaan baik-baik saja"
Devan melepaskan cengkraman pada baju mark dengan kasar nya." ingat baik baik perkataan ku Mark. jangan berani bermain main dengan ku" ..
Devan pergi berlalu dari hadapan Mark di ikuti oleh robi.lalu mereka masuk ke dalam mobil..
__ADS_1
" arrgkkk, di mana kamu nak. bagaimana keadaan mu sekarang. kasian mama. dia memikirkan mu terus hiks , cepat lah kembali nak kamu bilang kamu mau adik. sekarang adik mu sudah ada dia menunggu mu hiks hiks" lirih Devan menyedihkan..
Robi begitu kasian melihat Bos nya yang sangat frustasi. Robi pun menjalankan mobil entah ke mana. tujuan nya adalah segera menemukan anak Bos nya..
***
sedangkan Mark bergegas ke lokasi di mna Putri nya berada..
" Sandra cepat lepas kan dia,atau kita akan mati di tangan Devan " ucap Mark..
" apa apaan ayah ini. dengan mudah nya ayah menyuruh ku untuk melepaskan nya. tidak mungkin ayah. dendam ku belum terbalas kan"
" apa kau sudah gila Sandra. kau di perlakukan seperti itu dengan keluarga Devan karena kesalahan mu sendiri, anak ini tidak tau apa-apa tentang masalah itu. kenapa kau malah ingin membalaskan dendam mu kepada anak seperti dia " jelas Mark..
" Sandra kenapa kau menjadi anak yang seperti ini hah, ayah tidak pernah mengajarkan mu seperti ini Sandra "
" kalau ayah mau aku melepaskan anak ini,ayah harus menikah kan ku dengan Devan" ucap Sandra lantang..
Revan yang masih memiliki sedikit tenaga tak sengaja menekan tombol pada jam yang dia gunakan yang di mana itu akan terhubung dengan ponsel Devan dan Eva..
__ADS_1
**
Devan yang sedang fokus mencari putra nya lagi langsung mendapat kan sinyal dari ponsel nya..
" astaga kenapa aku sampai lupa dengan ini. jam yang di pakai Revan akan tersambung dengan ponsel ku ketika dia menyentuh nya"
" Robi jalan cepat ikuti petunjuk arah ini. ini adalah petunjuk yang Revan kirim. arrgkkk kenapa aku sampai lupa" ucap Devan begitu frustasi..
Devan dan para suruhan nya pun menuju ke lokasi yang di mana Revan berada.. pikiran nya begitu kacau ..
setelah sampai di lokasi tersebut Devan dan beberapa orang lain nya melangkah sangat pelan..
dengan sekali tendangan Devan bisa membuka pintu itu..
" jangan bergerak" ucap Devan menodongkan pistol nya dan beberapa anak buah nya...
...****************...
...----------------...
__ADS_1
...----------------...
...----------------...