
3 hari kemudian Eva dan para karyawan nya pun hari ini sedang bersantai,karena jadwal sedang kosong. apalagi sebelum nya banyak job yang dia dapat, sampai 5 lokasi
sementara itu juga Eva sedang memasukkan beberapa pakaian dan sarung ke dalam tas nya untuk mempersiapkan kebutuhan persalinan nya nanti..
" mbak Eva apa ingin pergi membeli beberapa pakaian bayi lagi " ucap Maya..
" hmm kayaknya iya sih tapi aku sudah mulai kewalahan jalan Maya" jawab Eva..
mereka pun kembali memasukkan beberapa pakaian bayi ke dalam tas nya.
hari ini Devan begitu sibuk dengan pekerjaan nya menumpuk, dan banyak nya meeting yang harus dia hadiri,
" Robi apa masih banyak yang harus aku kerja" ucap Devan..
" tuan sebentar lagi ada meeting yang harus anda hadiri di cafe xx"
"setelah itu" imbuh Devan lagi..
" setelah itu Anda harus mendatangi proyek yang sedang di kota Surabaya " jelas Robi..
" huhhh ,apa tidak bisa kau saja yang pergi Robi,aku tidak mau meninggal Eva sendirian, bagaimana kalau dia membutuhkan sesuatu" lirih Devan..
" kita bisa kirim kan beberapa mata mata, untuk mengawasi nya"
"baiklah,ayo kita berangkat sekarang"
Devan dan Robi pun berangkat ke cafe xx, selama 2 jam meeting, akhir nya pun selesai, setelah itu Devan mempersiapkan kebutuhan nya nanti selama di Surabaya..
Devan mengirimkan pesan singkat kepada Eva," sayang hari ini aku akan ke Surabaya, tolong jaga diri mu baik baik dan kalau ada apa-apa cepat hubungi aku"
__ADS_1
ting
pesan masuk ke dalam telfon Eva..
ada rasa berat untuk jauh dari Devan,tapi dia sadar dia tidak boleh seperti ini.
" baiklah kak hati hati di jalan" balas Eva...
***
Devan pun berangkat menuju Surabaya bersama Robi..
setelah sampai mereka pun masuk ke dalam kamar hotel yang sudah mereka pesan sebelum nya..
****
tapi dia tidak pernah mengeluu,dia terus bekerja,demi sang anak dan calon istri nya yang sedang menunggu nya..
**
"akhh perut ku,ringis Eva..
" eh mbak ada apa" ucap Maya.
" Maya sepertinya aku sudah ingin melahirkan, tolong bantu aku"
maya pun membantu Eva masuk ke dalam mobil, dan berlari cepat mengambil kebutuhan Eva,
" Aldi yuyu, cepat mbak Eva mau melahirkan"
__ADS_1
mereka bertiga pun menjadi panik dan segera berlari untuk membawa Eva ke rumah sakit..
" mbak Eva tahan yahh" ucap Aldi yang menyetir mobil..
sementara di lain tempat, Devan mendapatkan telfon dari sang mata mata, kalau Eva di larikan ke rumah sakit, sekali Devan menjadi panik,.
" Robi,kita kembali ke Jakarta sekarang" teriak Devan..
" ada apa tuan"
" Eva di larikan ke rumah sakit,aku khawatir dengan nya,ayo cepat pulang"
Devan dan Robi pun bergegas ke arah mobil dan melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi..
" semoga tidak terjadi apa-apa kepada mu Eva" batin Devan..
**
" dokter tolong kakak saya mau melahirkan" teriak maya..
aldi yaya dan maya mendorong brangkar yang membawa tubuh Eva..
" tolong tunggu di luar saja yah"
mereka bertiga akhir nya menunggu di luar dengan jantung yang sedikit was wassan..
...****************...
teman teman di sini author minta maaf yah kalau banyak episode yang selalu aku langkah, seperti hari berganti bulan berganti tahun, atau beberapa hari kemudian.. maaf yah,karena author tidak mau terlalu bertele-tele, jadi maaf yah🙏 tapi setelah ini in sha Allah, cerita nya akan semakin seru..
__ADS_1