
kini mereka sudah dalam perjalanan menuju ke rumah sakit jantung Eva begitu berdetak kencang dan dia juga sudah tak sabar untuk bertemu dengan putra nya dan..
setelah mobil memasuki area parkir rumah sakit Eva langsung turun dan berlari masuk ke dalam rumah sakit itu.
" mbak saya sedang mencari pasien yang bernama Revan Erlangga" ucap Eva ke resepsionis..
" iya bu, sekarang pasien berada di ruangan melati no 38 di lantai 2" jawab sang resepsionis..
Eva langsung berlari meninggalkan suami nya yang baru masuk. Devan pun ikut berlari mengikuti langkah sang istri..
" Revan " ucap Eva saat membuka pintu kamar itu..
hati Eva begitu menciut melihat sang buah hati sedang terbaring lemas dan di pakai kan alat bantu pernapasan. bahkan tangan nya juga di infus.kasian sekali di usia nya yang masih kecil dia sudah merasakan kesakitan..
Eva mendekati putra nya dan langsung menggendong nya..
__ADS_1
" sayang ,kamu kenapa, maafkan mama yah, yang meninggal kan mu" lirih Eva..
Devan baru masuk ke dalam ruangan itu,dia begitu pilu melihat sang istri yang menangis. Devan mendekati istri nya dan mengelus rambut nya. " sayang sabar yah, kita tidak boleh menangis seperti ini,nanti Revan akan sedih juga. kamu harus kuat sekarang, untuk menjaga Revan sampai sembuh..
" tapi mas,aku sayang kasian melihat nya seperti ini"
" nak maaf kan mama yang tidak becus menjaga Revan " lirih manda.
" tidak ma,ini bukan kesalahan mama,tapi ini kesalahan Eva yang meninggal kan Revan, hiks hiks"
" betul yang di katakan oleh papa, kita tidak boleh seperti ini, sudah yah sayang jangan menangis, nanti kamu sakit juga siapa yang akan menemani Revan " ucap Devan yang berusaha menyemangati istri nya..
waktu begitu cepat berlalu kini Revan sudah 3 hari berada di rumah sakit,dan sekarang juga kondisi nya sudah mulai membaik.daj sekarang Eva sedang memberikan ASI nya kepada anak nya, mungkin karena tidak di beri ASI dan hanya di minum kan susu formula Revan menjadi sakit..
" apa mungkin, Revan hanya cocok dengan ASI mu yah nak, " ucap Manda..
__ADS_1
" mungkin saja ma, karena waktu pertama melahirkan Eva langsung memberikan nya ASI dan tidak pernah di bantu dengar susu formula" jelas Eva..
" maafkan mama yah nak, yang selalu meminta mu pergi berlibur bersama Devan,dan berimbang kepada Revan " lirih manda yang merasa bersalah..
" mama ,sudah lah, sekarang kan Revan juga sudah mulai membaik. jadi kalau nanti kita sudah balik ke rumah,nanti Eva akan menyiapkan stok ASI Eva yang banyak untuk Revan ..
bahkan Revan tersenyum sekilas dan membuat dua wanita itu pada gemes..
kini Eva hanya berdua dengan mertua nya di rumah sakit,karena Devan sedang ada urusan di kantor dan begitu pun dengan tuan Erlangga. Eva tak sedikit pun meninggalkan anak nya, walaupun dia begitu lelah,tapi rasa lelahnya akan hilang ketika melihat sang buah hati yang tertidur pulas..
" sayang , kalau kau besar nanti kau harus jadi anak yang berbakti kepada orang tua yah,dan kamu juga harus menyayangi keluarga mu" ucap Eva sambil mengelus rambut anak nya.
...****************...
...----------------...
__ADS_1