
kini kandungan Eva sudah memasuki bulan ke 7. Dan saat ini Eva mulai kesulitan untuk bergerak ke sana kemari..
" mama.kapan adikku datang" ucap Revan duduk di sebelah Eva..
" kamu sisa menunggu 2 bulan lagi . baru adik mu akan lahir di dunia" ucap Eva
" kenapa lama sekali ma. aku sudah tidak sabar ingin bermain dengan nya"
" yang sabar yah sayang"
kini Revan dan Eva memilih untuk bersantai di dalam kamar saja. rasa nya Eva begitu malas untuk keluar dan hanya ingin berbaring di tempat tidur saja.
sedangkan Devan begitu sibuk di kantor.
" Robi setelah dari sini kita ke markas" ucap Devan tiba tiba..
" tentu saja tuan" jawab Robi..
setelah pekerjaan nya semua selesai kini Devan melangkah kan kaki nya menuju ke arah mobil di ikuti oleh Robi dari belakang..
sekitar 15 menit dia pun sampai di markas.. saat ini keadaan Sandra sangat berantakan.walaupun selama 8 bulan ini Devan mengurung Sandra dia tetap memberikan nya makan. karena Devan tak mau melihat Sandra mati begitu saja. dia ingin menyiksa nya sampai merasa puas.
begitu pun dengan mark dan istri nya. keadaan nya juga saat ini begitu memprihatinkan..
walaupun lama terkurung Sandra tak ada kapok kapok nya. dia masih saja berani dan tetap menganggap diri nya adalah calon istri Devan..
__ADS_1
" apa kau masih punya banyak kekuatan, untuk menghadapi penderita yang cukup besar lagi" ucap Devan sinis..
" hahahaha kenapa aku harus takut suami ku." ucap Sandra..
Devan tersenyum sinis melihat Sandra yang masih begitu angkuh nya..
"Rico laksanakan" pinta Devan..
Rico masuk ke dalam ruangan sel yang di mana Sandra berada.
Rico kembali memukul kan cambuk yang berada di tangan nya ke tubuh Sandra berulang kali sampai sang empu meringis kesakitan.
tak hanya cambuk Rico juga menggoreng kan sebuah pisau kecil ke setiap inci tubuh Sandra..
srett
Srrett
"akhhk dasar bodoh." timpal Sandra..
tapi Rico tetap melakukan tugas nya. dan kembali memukul kan cambuk itu ke tubuh Sandra lagi..
" stop" ucap Devan..
" hahahah kenapa. apa kau kasihan melihat calon istri mu ini di siksa hah" ucap Sandra..
__ADS_1
" aku tau kau pasti kasihan melihat ku. kau tidak usah menyembunyikan nya calon suami ku hahahah"
Devan begitu geram dengan keangkuhan Sandra..
" Rico siksa dia terus sampai dia menyesali semua apa yang telah dia perbuat.dan buat dia kehilangan sifat angkuh nya itu" ucap Devan dan berlalu dari sana.
Rico pun kembali melakukan tugas nya ,tanpa belas kasih Rico terus menyiksa Sandra. bahkan tubuh nya sudah di penuhi dengan darah segar..
sedangkan Devan memilih untuk kembali ke rumah. karena beberapa hari ini Devan selalu saja di buat rindu oleh sang istri yang sedang hamil..
sesampai nya mobil yang di tumpangi Devan di depan rumah keluarga Erlangga Devan langsung turun dan bergegas untuk mencari keberadaan sang istri nya..
" mama di mana istri ku" ucap Devan..
" ada di kamar mu kata nya dia lagi malas untuk keluar jadi memilih untuk beristirahat saja di kamar" ucap Manda.
Devan kembali melangkah kan kaki nya ke arah kamar. Devan membuka pintu kamar nya..
pemandangan yang begitu indah terlihat jelas di depan nya. Devan tersenyum melihat pemandangan itu..
...****************...
...----------------...
...----------------...
__ADS_1