
" ini adalah putri saya tuan Devan, anda bisa berbicara kepada nya,. siapa tau kalian cocok dan bisa melanjutkan hubungan di jenjang yang lebih serius" ucap mark dengan percaya diri nya..
" maaf tuan mark, saya sudah punya istri dan anak" imbuh Devan.
" ah maaf tuan saya tidak mengetahui itu. saya pikir anda belum mempunyai istri, kalau begitu selamat untuk anda"
" tidak masalah tuan mark, saya permisi dulu" ucap Devan dan berlalu meninggalkan Mark dan Putri nya..
" ayah aku tidak mau tau,aku mau jadi istri Devan, walaupun jadi yang kedua" ucap Sandra Putri Mark..
" apa kau mau membuat ayah jadi gelandangan, mending kau carilah pria lain dan jangan macam-macam dengan tuan Devan" jelas Mark dan keluar dari ruangan rapat dan menuju ke mobil nya..
" aku akan mendapatkan mu tuan Devan. kau sangat tampan dan aku tidak akan melepaskan mu" batin Sandra..
***
" Robi Tolong handel perusahaan yah,aku ingin pulang lebih awal, kau tau sendiri kan putraku baru saja keluar dari rumah sakit, .
" baiklah tuan serahkan saja semua nya kepada saya" balas robi..
Devan keluar menuju ke arah mobil. dia tau pasti Eva sangat kelelahan menjaga Revan,karena selama di rumah sakit Eva tak sedikit pun beristirahat dan senang tiasa berada di samping Revan..
__ADS_1
mobil sudah memasuki pekarangan rumah besar itu Devan memarkirkan mobil nya dan berlari masuk ke dalam rumah..
terlihat Eva yang akan turun bersama Revan di gendongan nya .
" mas kau sudah pulang" ucap Eva saat melihat suami nya..
" sudah sayang,aku kan sudah berjanji akan pulang lebih awal" ujar Devan dan mendekati istri nya..
" kau mau ke mana"
" aku ingin ke dapur mengambil beberapa cemilan,agar ASI ku semakin lancar buat Revan"
" baiklah sayang,sini Revan biar aku yang menjaga nya"
tapi Devan tetap mengambil Revan daru gendongan Eva..
" halo jagoan papa, bagaimana kabar mu sayang,apa kau sudah sehat" Devan terus berbicara kepada anak nya, Eva yang menyaksikan itu hanya tersenyum bahagia..
dia merasa beruntung bisa di pertemukan dengan Devan,sudah tampan baik hati lagi. bahkan Eva mengingat saat masih di kampung.devan lah yang selalu membantu nya..
" Cepat lah tumbuh dewasa yah nak, agar kamu bisa ganti kan papa nanti di
__ADS_1
perusahaan" Revan hanya membalas nya dengan senyuman..
***
pagi pun datang kembali,kini Eva akan bersiap siap untuk ke salon,karena sudah berapa hari dia tidak masuk. dan dia juga sangat rindu dengan para karyawan nya..
" nak Eva mama ikut saja yah,agar nanti bisa membantu mu menjaga Revan " ucap Manda..
" boleh juga ma, Eva tidak masalah kok, justru Eva suka kalau mama ikut "
kini dua wanita itu pun pergi menuju salon,dan dua pria lain nya pun menuju ke perusahaan masing-masing..
setelah sampai di salon,maya Aldi dan yaya langsung berlari ke arah Revan dan menggendong nya..
" aduh aku kangen banget dengan ponakan ku ini" ucap maya. Aldi dan yaya tak kala semangat nya melihat sang ponakan datang..
" mbak Eva aku rindu banget " ujar Maya..
" aku juga. merindukan kalian, bagaimana keadaan salom selama aku tidak ada..
" Sanga ramai pengunjung.kami sampai kewalahan melayani nya" ucap mereka bertiga..
__ADS_1
...****************...
...----------------...