
" Apa ma "
" Mama mau jodohin aku " ucap Ken yang tidak percaya dengan apa yang dia dengar.
" Iya kenapa kamu keberatan " ucap Ranti.
" Tapi ma aku punya Rista ma " bantah Ken.
" Apa kamu lupa sama janji kamu sama mama kalau kamu akan ngelakuin apapun yang mama mau " ucap Ranti penuh penekanan menggungkit janji Ken yang kemarin.
" Tapi ma bagaimana dengan Rista " tanya Ken.
" Iya tinggal kamu putuskan "
" Kan gampang " ujar Ranti dengan entengnya.
" Ken gak bisa ma Ken sayang sama Rista "
" Kamu sayang sama dia tapi dia tidak Ken, kamu sadar gak sih dia itu gak tulus sama kamu " ucap Ranti yang tidak habis pikir dengan anak sulungnya ini.
" Pokoknya mama gak mau tau Ken kamu harus mau" ucap Ranti yang tidak mau dibantah.
Bukan tanpa alasan Ranti tidak merestui hubungan mereka.
Ranti pernah melihat Rista pergi dengan seorang laki laki mereka terlihat sangat mesra. Dan ranti tak sengaja mendengar pembicaraan mereka yang ingin menghancurkan anaknya.
Dari kejadian itu Ranti mengutus anak buahnya untuk menyelidiki dan mengawasi Rista dan selingkuhannya itu.
" Terserah mau mama" ucap Ken sambil berlalu naik kelantai dua meninggalkan mamanya.
Brakkkk
Suara barang yang dibanting oleh Ken ,dia sangat kesal dengan mamanya yang memaksa dia untuk menikahi gadis pilihannya.
" Akhhhhhhh " teriak Ken prustasi.
__ADS_1
Tidak terasa malam sudah tiba mama Ranti dan papa Ben sudah duduk di meja makan .
" Mana Ken " tanya papa Ben yang tidak melihat putra sulungnya.
" Masih dikamarnya pa " jawab Ranti.
" Bi tolong panggikan tuan muda " perintah Ben kepada bibi Inah.
" Baik tuan "
.....
Tok tok tok
" Tuan muda "
Ceklek pintu terbuka " ada apa bi " tanya Ken yang tidak bersemangat.
" Ditunggu tuan dan nyonya untuk makan malam tuan"
" Iya sudah bik "
" Baik tuan "
Mau tidak mau Ken pun turun dari lantai dua.
Ken menapaki anak tangga dengan wajah yang ditekuk.
dia masih tidamak tau harus bagaimana menerima perjodohan ini atau memilih kekasihnya. Masalah
itu membuat dia sangat pusing.
Ken duduk dimeja makan di hadapan papa Ben dan mama Ranti. Tidak ada percakapan diantara mereka karena papa b6en membiasakan pada saat makan tidak mengobrol karena itu tidak baik.
hanya ada suara dentingan sendok yang beradu dengan piring.
__ADS_1
Setelah selesai makan malam Ken hendak bangkit namun sebelum bangkit.
" Papa tunggu di rungan kerja papa "
" Ada yang mau papa omongin sama kamu Ken "
Ken tak menjawab dia langsung meninggalkan meja makan.
" Lihat anak kita itu pa "ujar Ranti yang kesal melihat sikap Ken.
"Sudah ma" jawab Ben .
Ceklek pintu ruangan kerja Ben dibuka.
" Ada apa papa manggil aku " tanya Ken.
" Kamu harus menerima perjodohan ini Ken " jawab Ben langsung pada intinya.
" Tapi pa Ken ada Rista, Ken sangat menyayangi Rista pa tolong ngertiin Ken kali ini " bantah Ken.
" Kalau itu pilihan kamu, kamu harus siap jadi gembel " ujar Ben penuh penekanan.
Ken membulatkan matanya terkejut dengan perkataan sang papa. Dia tidak menyangka papanya tega terhadapnya.
" Papa kasih kamu waktu satu hari untuk kamu berpikir Ken " ucap Ben yang kemudian berlalu keluar dari ruang kerjanya menyisakan Ken sendiri
" Akhhhhhh " teriak prustasi Ken sambil mengacak ngacak rambutnya.
Dia tidak mau hidup susah karena sejak lahir Ken selalu dimanja oleh Ranti dan Ben dan fasilitas yang mewah.
" Semua pasti gara gara perempuan sialan itu pasti dia udah nyuci otak mama sama papa"
" Awas kamu ****** "
bersambung .... 💝
__ADS_1