
ken dan jio sudah sampai di kantor .
ken masuk terlebih dahulu, menggunakan lif khusus petinggi perusahaan.
brakkkkk
" maafkan saya tuan saya benar benar tidak sengaja" ujar anaya yang tak sengaja menabrak jio.
" iya tidak apa apa" ujar jio.
" kalau begitu saya pamit tuan" ucap anaya yang hendak pergi dari area pintu masuk kantor.
jio melihat anaya tanpa berkedip. sungguh dia terpukau dengan wajah cantik anaya, dan penampilanya sangat tertutup jarang sekali ada wanita seperti anaya dijaman sekarang.
" cantik " gumam jio terus menatap punggung anaya sampai hilang dari pandangan matanya.
jio pun langsung masuk ke dalam kantor
" selamat datang tuan jio" ucap seorang wanita yang pada jio. dia adalah karin sekeretas baru jio. hari ini adalah hari pertama jio bergabung dengan kantor pusat mendampingi ken .
biasanya jio akan mengurus anak perusahaan saja. tapi sekarang jio akan bergabung menjadi asisten ken.
" pagi "
" saya adalah karin sekeretas anda tuan " karin memperkenalkan diri.
jio hanya mengangguk dan langsung masuk keruangannya .
" wahh tuan jio tah kalah kalah ganteng dari tuan ken
tuan ken tak dapat , tun jio pun jadi hahahha " ucap karin sambil membayangkan wajah jio dan dia senyum senyum sendiri.
jio melihat lihat isi ruangan kerjanya. ruangan yang lumayan luas, yang dicat berwarna abu abu dan putih sangat sesuai dengan selera jio.
jio duduk memulai pekerjaannya namun dia tak bisa berkonsentrasi. dia terus kepikiran dengan wanita yang tak sengaja bertabrakan dengannya dipintu masuk tadi pagi.
" kenapa wanita itu selalu terlintas di otakku" gumam jio yang sedari tadi memikirkan anaya
" tapi dia sangat cantik " ungkap jio sambil tersenyum membayangkan senyum anaya.
tok tok tok pintu diketuk dari luar.
" masuk "
" selamat pagi tuan , saya mau mengantar berkas yang anda butuhkan" ucap karin dengan sopan.
" baiklah letakkan saja disitu" ucap jio menunjuk meja yang ada didepannya.
" kalau tidak ada lagi yang tuan butuhkan saya pamit keluar tuan" ucap Karin pamit keluar.
__ADS_1
" is dia sangat menjengkelkan "
" lihat aja jio kupastikan kau akan mengemis cinta pada ku" ucap Karin tersenyum licik.
" hallo ada yang bisa saya bantu tuan "
....
" baik tuan " ucap karin sambil memutuskan panggilan dan menekan nomor resepsionis.
" tolong bawakan kopi keruangan asisten manajer" ucap karin.
....
karin langsung memutuskan panggilan teleponnya.
" ana "
" ada bu rita " tanya anaya yang sedang membersikan debu di meja.
" tolong kamu buatkan kopi dan antar keruangan asisten manajer ya"
" baik bu"
anaya bergegas membuat kopi . setelah anaya selesai membuat kopi , anaya langsung memasuki lif karyawan dan menekan angka 30 dimana ruangan asisten manajer berda.
lif terbuka anaya bergegas keluar dari lif dan menuju ruangan asisten manajer.
" nona saya kesini mau mengantarkan kopi " ucap anaya.
" iya sudah masuk saja kamu gak liat aku sibuk " ucap karin sewot.
anaya terkejut dengan jawaban karin. anaya bergegas mengetuk pintu ruangan asisten manajer.
tok tok tok
" masuk "
sudah tiga kali mengetuk akhirnya ada jawaban dari dalam ruangan.
" maaf menggagu tuan saya kesini mau mengantarkan minuman yang anda minta " ucap anaya sambil berdiri di depan pintu.
jio merasa pernah mendengar suara ini.
sepontan jio langsung melihat kearah Anaya.
betapa kagetnya jio melihat wanita yang sedari tadi menggangg pikiranya sekarang ada di depannya.
" kamu " ucap jio
__ADS_1
" tuan " anaya teringat kalau jio yang dia tabrak tadi pagi di pintu masuk.
"soal yang tadi pagi saya minta maaf tuan, saya benar benar tidak sengaja " ujar anaya sambil menunduk.
" ya tak apa " ungkap jio.
" minumannya letak saja di meja " ucap jio lagi sambil menatap wajah anaya terus.
"siapa nama kamu " tanya jio
" saya anaya tuan , panggil saja ana tuan"
" oo kalau tuan sendiri "
" perkenalkan saya jio " jio memperkenalakan dirinya sambil mengulurkan tangannya.
namun anaya tak membalas uluran tangan nya
" maaf " ucap anaya
" ah ya kita " ucap jio malu dia mengerti kenapa anaya tak membalas uluran tangannya.
" kalau begitu sayan pamit tuan "
" baiklah "
" cantik dan tak bisaku jangkau dengan tangan " ucap jo sambil melihat tangannya.
tak terasa sudah sore waktu semua karyawan pulang. termasuk anaya dan kania. tiba tiba handphone anaya berbunyi.
" ha tante ranti" gumam anaya yang melihat nama
ranti dilayar handphonenya.
" walaikumsalam tan"
.....
" bisa tan "
.....
" baik Tante"
.....
"walaikumsalam" panggilan terputus...
bersambung .... 💙
__ADS_1