Jodoh Dari Ibu

Jodoh Dari Ibu
episode 31


__ADS_3

" sayang hari ini ada film bagus loh kita nonton ya" ucap Rania sambil memeluk tangan Ken dengan manja.


" iya sayang" ucap Ken.


Setibanya di mall Ken langsung memesan tiket. Mereka pun msuk ke bioskop.


Ken dan Rania duduk di samping kanan urutan ketiga sedangkan urutan kedua samping kiri ada Anaya, Kania dan Agam.


" kita makan dulu ya gue dah laper nih" ucap Agam. sambil keluar dari bioskop.


" iya gue juga laper"


Anaya, Kania dan Agam memutuskan makan di lestoran yang ada di mall tersebut sebelum mereka pulang. Setelah memesan makanan mereka duduk berbincang bincang.


" gue toilet dulu ya kebelet " ucap Kania setengah berlari karena sudah tidak tahan lagi.


" ada ada aja si Kania" ucap Anaya sambil tertawa kecil.


" iya ya an gak berubah tu anak, loe ingat gak waktu kita di hukum gara-gara telat masuk pas pelajaran pak Wanto sumpah itu lucu banget tau gak " ucap Agam mengingat kenangan mereka dulu .


" iya aku ingat Kania hampir nangis waktu itu" ucap Anaya sambil terus mengingat kejadian itu.


" ha ha ha ha " mereka tertawa karena mengingat masa mereka sekolah dulu.


Anaya dan Agam tak menyadari ada sepasang mata yang menatap mereka. Dengan kemarahan Ken terus melihat ke arah Anaya dan Agam yang tengah asik mengobrol.


"Ana awas kamu berani beraninya kamu bohongin saya" ucap Ken mengempalkan tangannya menahan emosinya. Ingin ia rasanya menyeret snya sekarang juga .


" sayang kamu liat apa sih" ucap Rania yang sedari tadi dicuekin oleh Ken.


" ha gak liat apa apa kok sayang" ucap Ken yang mengalihkan matanya dari Anaya dan Agam.


" kita gak usah makan disini ya"


" Lo kenapa sayang " ucap Rania.


" aku gak suka aja sama makanannya" ucap Ken beralasan. Ia sebenarnya tidak ingin ketahuan oleh Anaya kalau dia juga ada di mall tersebut.


" tapikan sayang kita sering makan disini lo" ucap Rania yang 😕 pasalnya mereka sering makan dilestoran tersebut.

__ADS_1


" aku lagi gak pengen makan disini sayang" ucap Ken sambil bangkit dari duduknya.


" iyaudah yuk" ucap Rania


Ken dan Rania pun keluar dari lestoran tersebut.


" ha lega juga " ucap Kania duduk dibangkunya.


" iyaudah kita makan yuk " aja Anaya.


Mereka bertiga pun makan dengan mengobrol kecil sesekali mereka tertawa.


.....


jam 2 pagi


"leukimia" gumam Jio, mengingat apa yang dikatakan dokter Arya padanya.


" apa ini alasan dia bekerja " gumam bertanya pada dirinya sendiri lagi.


Ia pun masuk keruangan dimana Mira berbaring tidak sadarkan diri. Ia duduk menatap wajah gadis kecil yang sudah resmi menjadi istrinya beberapa jam yang lalu.


Sesaat setelahnya Jio tertidur dengan posisi duduk kepalanya menyender di ranjang Mira.


" akhh aku dimana " ucap Mira yang kaget ia mencoba meneliti setiap sudut ruangan yang asing baginya dan mengingat kejadian kemarin.


Mata ia terhenti ketika melihat seorang pria tertidur disampingnya.


" kak ji6o " gumam Mira.


" ehmm " Jio yang mulai terusik tidurnya karena jendela dibuka oleh suster membuat sinar matahari masuk keruangan.


" sudah pagi" gumam Jio sambil mengucek matanya.


Mira yang melihat Jio sudah bangun hanya diam tak ada pergerakan atau sepatah kata keluar dari mulutnya.


" kamu sudah sadar " Jio bertanya pada Mira.


Mira pun mengangguk kepalanya.

__ADS_1


" maaf tuan ini waktunya nona Mira sarapan" ucap seorang suster membawa sarapan untuk Mira.


" ah iya" ucap Jio yang melihat jam yang ada fipergelagsn tangannya.


" baiklah saya harus pergi, nanti saya akan kembali lagi" ucap Jio berlalu di hadapan Mira.


Mira hanya melihat Jio sampai hilang dari balik pintu.


"nona Ini sarapannya " ucap suster menyadarkan Mira dari lamunannya.


" ah iya " ucap Mira.


." apa perlu saya suapin non"


" tidak saya saja" ucap Mira mengambil alih semangkuk bubur dari tangan suster.


" apa kak Jio tau penyakitku aku harus tanya nanti" ucap Mira dalam hati. Pasalnya ia takut Jio akan mengatakan nya pada Anaya, ia tidak ingin Anaya mengetahui tentang penyakitnya sekarang.


" aku harus cepat pulang " gumam Jio sambil terus menginjak pedal gasnya. Setelah menempuh waktu tiga puluh menit akhirnya Jio sampai di kediaman Atmaja.


" assalamu'alaikum " ucap Jio langsung membuka pintu utama.


mama Ranti yang sedari tadi menunggu Jio melihat pintu dibuka ia langsung melihat ke arah Jio yang berjalan menujunya.


"walaikumsalam Jio kamu dari mana aja nak" ucap mama penuh tandanya tanya diwajahnya. Ia merasa aneh dengan sikap Jio akhir akhir ini.


" Jio nginep di rumah Farel ma" ucap Jio bohong ia tak ingin memberi tahu mama Ranti kejadian yang semalam yang ia alami. Dimana ia menolong seorang gadis dan pada akhirnya harus menikahi gadis itu juga.


"maaf ma Jio harus bohong, ini bukan waktu yang tepat untuk mama tau semuanya" ucap Jio dalam hati.


" maaf ya ma, Jio gak kabarin mama dulu" ucap Jio meminta maaf pada sang mama.


" iyasudah, sekarang kamu mandi gih terus sarapan " ucap mama.


Jio pun langsung menaiki tangga menuju kamarnya.


Ia sudah merasa gerah dari tadi karena tidak mandi dari kemarin.


Setelah mandi dan sarapan Jio langsung pergi ke kantor. Karena pagi ini Jio ada metting dengan klien penting untuk mewakilkan papa Ben yang sedang sibuk di luar kota.

__ADS_1


.......


bersambung .... 🤎


__ADS_2