Jodoh Dari Ibu

Jodoh Dari Ibu
episode 39


__ADS_3

02:00


pekerjaaan jio selesai ia segera menutup laptopnya dan segera masuk kekamar untuk merebahkan tubuhnya. rasanya ingin segera beristirahat.


sebelum ia naik keranjang ia menatap wajah Mira yang sedang tertidur.


"nyeyak sekali tidurnya" gumam jio.


ia segera naik keranjang dan mulai tidurnya. tidak butuh waktu lama Jio benar benar tertidur karena sangat lelah hari ini.


azan subuh berkumandang membangunkan Mira dari tidur nyenyaknya. rasanya sangat nyaman tidurnya kali ini. bagaimana tidak nyaman ia tidur memeluk guling yang hangat dan wangi.


" hm gulingnya kok hangat ya " dalam hati Mira yang belum sepenuhnya sadar.


"tunggu hangat" ia segera membuka matanya lebar-lebar. betapa kagetnya ia ketika yang ia peluk sajak tadi adalah tubuh seseorang.


" astaghfirullah"'ucap Mira sepontan langsung bangkit dari tidurnya. ia menelisik siap laki laki itu betapa terkejutnya dia pada saat ia tau laki laki itu adalah jio.matanya tidak berkedip sekalipun ia terus menatap jio.


" kak jio" ucap mira.


" ternyata kak jio tampan seperti aktor Korea itu, manis lagi dan berapa usia kak jio ya kira kira 24 25 atau 30 hahaha tidak mungkin usia kak jio 30 " ucap mira dalam hati.


" hm sudah selesai mengagumi wajahku" ucap jio yang masih terpejam.


" hah kak sudah bangun ya " ucap mira kaget.


" bagaimana saya tidak bangun kamu berisik sekali" ucap jio membuka matanya ada senyum diujung bibir ketika melihat Mira yang tengah malu seperti anak anak yang ketahuan berbohong.


" ha enggak kok kak " ucap mira gelagepan. wajah Mira sekarang jangan ditanya lagi sudah merah seperti tomat. ia sudah seperti maling yang ketahuan mencuri.


" hm hati hati muka kamu merah tuh" ucap jio beranjak turun dari ranjang.

__ADS_1


" hah masak sih " ucap Mira sepontan memegang kedua pipinya. mira ladung bercermin ia memperhatikan wajahnya sekarang. jio langsung pergi kekamar mandi rasanya ia ingin tertawa melihat sikap istri kecilnya ini sangat menggelikan baginya.


"kamu tidak shalat" tanya jio yang sedang mengenakan sarung.


" hah kakak aja duluan" ucap mira.


" ambil wudhu sana" ucap jio. Mira yang mendengarkan perkataan Jio langsung menuju ke kamar mandi.


setelah selesai mengambil wudhu Mira langsung menyambar mukenanya.jio dan Mira pun shalat subuh berjamaah. setelah selesai shalat Mira langsung ingin membuka mukenanya namun jio berbalik menghadapnya.mira diam menatap jio yang ketika mengulurkan tangannya.


" enggak salim sama suami" tanya jio yang melihat Mira hanya diam saja.


" eh iya" ucap Mira pelan pelan mir mencium tangan jio.


" iya Allah malunya " ucap Mira dalam hati.


setelah selesai shalat Mira langsung bergegas pergi kedapur. ia sudah terbiasa dari dulu untuk bangun pagi dan mengerjakan pekerjaan rumah.


" eh non pagi non bikin bibik kaget aja " ucap bik ati yang keget dengan kemunculan istri majikannya ke dapur dipagi buta seperti ini.


" he he he kaget ya bik " ucap Mira cengengesan menampilkan deretan giginya yang rapi.


" iya non kok non dah turun masih subuh non" ucap bik ati.


" Mira itu dah biasa bik ngerjain kerjaan rumah kalau jam segini " ucap Mira memang ia sudah terbiasa mengerjakan pekerjaan rumah karena Anaya mengajarkannya.


" dan gak mungkin aku satu kamar sama kak jio itu akan sangat memalukan " ucap Mira dalam hati. ia tidak mungkin satu ruangan bersama jio apalagi karena peristiwa tadi Mira yang ketahuan mengamati wajah jio pasti akan sangat canggung.


" kok non melamun sih pagi pagi " ucap bin ati yang melihat Mira tengah melamun.


" he he enggak kok bik Mira cuman mikir kak jio kalau pagi gini lagi ngapain ya bik" ucap Mira sambil berpikir.

__ADS_1


" loh non masak enggak tau kebiasaan suami sendiri" ucap bik ati .


" kan Mira baru 2 hari jadi istrinya kak jio bik jadi belum tau " ucap Mira.


" biasanya tuan " tampak bik ati tengah berpikir menjeda ucapanya


" bibik juga enggak tau non " ucap bik ati sekenanya melanjutkan ucapannya.


" hah bener bik" tanya mira yang tidak percaya.


" iya non biasanya tuan jio itu pulangnya kerumah utama" ucap bik ati.


" hah rumah utama" beo Mira.


" iya rumah tuan besar dan nyonya besar " jelas bik ati


" OOo " ucap Mira membulatkan mulutnya.


" apa itu rumah orang tua kak ken secara gitu kak jio kan saudaranya kak ken ya kali" ucap Mira dalam hati.


" tuh kan non melamun lagi" ucap bik ati.


" eh enggak kok bik mana bik yang bisa Mira bantu" tutur Mira pada bik ati.


" enggak usah non nanti bibik kena marah lagi sama tuan " Tutur bik ati ynag menolak bantuan Mira secara halus bukan apa apa ia takut bila majikannya melihat istrinya mengerjakan pekerjaan yang seharusnya ia yang mengerjakannya akan marah padanya.


" iyasudah Mira liatin bibik dari sini aja ya kalau ada yang perlu Mira bantu ngomong aja ya bik" ucap Mira yang mengalah karena bik ati tidak mengizinkannya membantu pekerjaannya.


" tenang aja non bibik bisa kok " ucap bik ati.


" hmm jadi kak jio enggak tinggal disini ya jadi kangen kak ana pasti kak ana udah bangun juga " pikir Mira.

__ADS_1


bersambung .... 💙


__ADS_2