
Malam berganti pagi Anaya terbangun dari mimpi indahnya. Ia lekas pergi kekamar mandi untuk membersihkan diri.
Seperti biasanya sebelum memulai harinya Anaya akan melaksanakan kewajiban para muslim dipagi hari.
" apa aku bangunkan saja" tanya Anaya yang melihat Ken masih tidur di ranjangnya.
" ah kurasa tak perlu kalau aku bangunkan pasti dia mengamuk " ucap Anaya yang takut kena amukan Ken yang kesekian kalinya. Akan hendak memakai mukenanya Anaya terpikir lagi bila tidak membangunkan Ken dia juga akan berdosa bukan tidak mengingatkan suaminya. Bagaimana pun Ken itu adalah suaminya.Anaya pun memutuskan untuk membangunkan Ken.
" mas bangun "
" mas gak shalat subuh" ucap Anaya sambil terus menguncang tubuh Ken.
" hmm " ucap Ken yang terbangun karena terusik tidurnya.
Kemudian Ken pun duduk memulihkan kesadarannya yang belum sepenuhnya kembali.
"mas gak shalat" tanya Anaya.
" ha iya" ucap Ken sambil terus mengucek matanya.
Ken mendongah melihat jam dinding ia langsung masuk kekamar mandi.
Anaya pun lekas melaksanakan shalatnya. Ia tak mau berharap Ken akan mengajaknya shalat subuh berjamaah. Jangankan untuk melakukan itu melihatnya saja Ken sudah seperti ingin memakannya saja.
Setelah selesai shalat subuh Anaya mengaji.
Setelah selesai shalat anaya langsung menyediakan pakain kerja Ken. Kemudian menyediaan Anaya langsung turun kebawah untuk membantu bik Inah membuat sarapan.
" wah non masih pagi kok dah bangun aja" tanya bik Inah.
" iya bik Anaya dah biasa bangun pagi " jawab Anaya.
" iya deh non " kata bik Inah.
" iyaudah bik mana yang bisa ana bantu" tanya Anaya yang melihat bik Inah sedang memotong wortel.
__ADS_1
"iya non bantu potong sayuran aja" kata bik Inah. Ia tidak ingin Anaya melakukan pekerjaan berat bagaimanapun Anaya adalah menantu dirumah ini.
" iyaudah deh bik sini"
.....
Ken yang sudah selesai shalat tak lagi melihat Anaya di sekeliling kamar.
" kemana wanita itu " gumam Ken.
" tapi apa peduliku mau dia kemana pun aku gak akan peduli juga" ucap Ken dalam hati pada saat ia tersadar ia memikirkan Anaya.
Ia langsung mengambil laptopnya dan melanjutkannya pekerjaannya yang belum selesai tadi malam.
Tidk terasa jam dinding menunjukkan pukul 06:30 Ken bergegas menyambar pakain yang sudah Anaya siapkan.
Setelah selesai Ken langsung turun kebawah untuk sarapan sebelum pergi bekerja.
" ma Ken mau pindah " ucap ken setelah selesai sarapan.
" kok pindah sih sayang " tanya mama Ranti.
" Ken mau mandiri aja ma" ucap Ken beralasan.
" tapikan sayang mama baru aja ada temanya dirumah" ucap mama Ranti.
" tapikan ma Ken dan ana harus belajar mandiri" ucap Ken berharap mama akan mengerti.
" tapi sayang mama nanti gak ada temannya kamu taukan Ria belum balik dari studynya di Jerman papa sibuk dan Jio jarang pulang akhir akhir ini" ucap mama memelas agar Ken membatalkan niatnya.
" udah ma biar aja kan gak ada salahnya mereka belajar mandiri" ucap papa Ben menyutujui keinginan Ken.
" tapi kan pa Anaya belum setuju jugakan" ucap mama tetap bersikukuh agar Ken dan Anaya tak pindah.
Ken pun menatap Anaya dengan tajam seolah olah mengancam Anaya agar mengatakan iya.
__ADS_1
" ana ikut mas Ken aja ma pa" ucap Anaya sambil meremas ujung jilbabnya.
setelah perbincangan yang agak panjang Ken pamit bekerja. Anaya mengikuti Ken hingga pintu depan.
" Aku jemput nanti siang " ucap Ken tanpa melihat kearah lawan bicaranya.
" ha " ucap Anaya melongo ia tak mengerti dengan perkataan Ken.
" apa kau tuli" ucap Ken dengan pedas.
" maaf"
" kita akan pindah nanti siang" ucap Ken.
" tapi aku belum membereskan barang-barang ku" ucap Anaya.
" kau punya waktu dari sekarang" ucap Ken meninggal Anaya masih melongo.
" mas tunggu " panggil Anaya Ken yang dipanggil pun membalikkan badannya.
Anaya pun mengambil tangan Ken dan mencium tangan laki laki yang baru dua hari ini menyandang sebagai suaminya.
" walaikumsalam mas" ucap Anaya sambil tersenyum tulus.
Ken yang mendapat perlakuan seperti itu dari anaya tertegun.
" ah assalamualaikum " ucap Ken berlalu meninggalkan Anaya yang masih setia dengan senyum manisnya.
" kok aku deg degan ya" ucap Anaya terus tersenyum.
" aku akan berusaha merebut hatimu mas karna aku percaya seiring berjalannya waktu kamu akan terima aku mas" ucap Anaya dalam hati.
.......
bersambung ....💝
__ADS_1