Jodoh Dari Ibu

Jodoh Dari Ibu
episode 21


__ADS_3

Keesokan paginya Anaya terbangun dari tidur yang bisa dikatakan tidak nyenyak. Bagaimana ia bisa tidur nyenyak ia takut bila Ken tiba-tiba masuk kekamar mereka. Seperti biasa dia akan melaksanakan kewajiban para muslim di pagi hari tepatnya disubuh. Anaya terdiam melihat ranjang yang tadi malam ditiduri nya. Entah mengapa tiba tiba pria itu terlintas dibenaknya pria yang sudah berstatus suaminya itu. Dimanakah laki laki itu sekarang itulah yang ada dibenak Anaya.


Anaya pun tersadar lamunannya ia segera pergi kekamar mandi untuk mengambil wudhu.


Setelah selesai shalat subuh Anaya beranjak kedapur ingin membantu bik Inah menyiapkan sarapan pagi.


" pagi bik" ucap Anaya masuk kedapur


" sini bik Anaya bantu" ucap Anaya menawari diri untuk membantu bik Inah.


" gak usah atuh non nanti saya kena marah tuan Ken lagi" tolak bik Inah ia takut kalau Ken mengetahuinya dia akan dimarahin dan bisa jadi langsung dipecat


membayangkannya saja bik Inah sudah merinding.


" gak kok bik" ucap Anaya .


" gak mungkin dia marah bik ini bukan pernikahan pada umumnya" ucap Anaya dalam hati.


" non duduk aja disitu biar bibik yang kerjain semuanya" ucap bik Inah.


" gak deh bik aku itu dah biasa ngerjain ini jadi gakpapa bik " ucap Anaya yang tetap kekeuh dengan pendiriannya.


Melihat nona mudanya bersikeras bik Inah pun mengalah mengizinkan Anaya membantunya membuat sarapan. Anaya bukan hanya membantu bik Inah saja tapi dialah yang memasak kali ini.


Mama Ranti pun turun dari lantai atas.


Melihat menantunya sedang menyusun sarapan diatas meja.


" eh sayang kok kamu yang ngerjain sih" tanya mama Ranti.


" iya ma gakpapa kok" ucap Anaya sambil terus menata sarapan di meja makan.


" iyaudah sini mama bantu deh" ucap mama Ranti.


" Ken mana sayang sudah bangun kan " tanya mama Ranti. Seketika Anaya jadi panik apa yang harus ia katakan jangankan tau dia sudah bangun atau tidak tadi malam saja ia tak tidur bersama Ken.


" mm itu ma .... " ucap Anaya bingung harus menjawab apa pasalnya dia tidak tau Ken dimana sekarang. Ia tak mengetahui kemana Jio membawa Ken tadi malam.


" Ken dah bangun kok ma" ucap Ken tiba tiba entah sejak kapan Ken ada disitu.


" iyasudah duduk sayang " ucap mama.


Dengan santainya Ken menarik kursi dan mendudukan bokongnya.

__ADS_1


Anaya hanya diam mematung ia terlalu kaget melihat Ken yang tampak biasa saja dengan jelas melihat keadaan Ken yang sangat kacau tadi malam. Ken sekilas menatap Anaya tatapan yang diberikan Ken kepada Anaya adalah tatapan tak suka.


Anaya yang mengetahui itu hanya menundukkan wajahnya saja tidak berani menatap Ken.


" pagi semua" ucap papa Ben yang sudah rapi dengan pakain kantornya.


" pagi pa" ucap mereka bersamaan.


" lo mana Jio " ucap papa Ben pasalnya yang tidak melihat anak keduanya.


" dia sudah berangkat pa" ucap Ken santai.


" tumben sekali " ucap mama Ranti pasalnya dia tidak mengetahui kalau Jio sudah berangkat bekerja tak biasa Jio seperti ini. Sesibuk apapun Jio tidak pernah sekalipun ia melewatkan sarapan bersama keluarga.


Tapi kali ini berbeda mama Ranti sangat mengenal sifat sifat anaknya. Kalau pun ia hendak pergi bekerja pasti ia pamit terlebih dahulu pada mama Ranti.


" ada apa dengan Jio " tanya mama Ranti dalam hati dia merasa ada yang tidak beres pada putra keduanya itu.


" mungkin dia buru buru kali ma " ucap papa Ben ia tau istrinya pasti mencemas Jio.


" iyasudah kita mulai sarapannya aja " ucap Ken yang sudah kelaparan.


Mama Ranti pun langsung mengambil nasi goreng kepiring papa Ben. Mama Ranti pun memberikan kode kepada Anaya agar Anaya melakukan hal yang sama seperti dia lakukan. Anaya yang ngeh dengan kode kode mama Ranti hanya bisa pasrah ia harus melakukanya.


" cukup " ucap Ken yang melihat Anaya ingin terus mengisi piringnya.


" ehh iya" ucap Anaya tiba tiba .


" pakai telurnya" tanya Anaya. Ken hanya menganggukkan kepalanya saja.


Anaya pun meletakkan nasi gorengnya didepan Ken .


" ambil nasi kamu juga sayang " ucap mama Ranti.


" iya ma"


Ken langsung memasukan sesendok penuh nasi goreng kemulutnya.


" kok rasanya beda ya " ucap Ken dalam hati.


"nasi goreng nya enak banget ma" ucap papa Ben sambil terus menyuapkan nasi goreng kemulutnya.


" iya pa" mama Ranti membenarkan pernyataan papa Ben.

__ADS_1


" iya nya soalnya yang masak kan non Anaya " jawab bibik yang sedang mengisi air minum keteko.


" rupanya mantu mama yang masak gimana Ken enakkan" ucap mama sambil melirik Ken yang masih asik melahap nasi gorengnya.


"biasa aja" ucap Ken ia terlalu gengsi mengakui kalau masakan Anaya sebenarnya enak.


Anaya mendengarnya hanya diam tak tau harus bagaimana. Padahal tidak ada salahnya memuji masakan Anaya toh Ananya kan istrinya.


"itu memang lidah kamu aja yang salah orang jela-jelas enak kok masakan Anaya" ucap mama Ranti yang tak terima dengan jawaban Ken. Pasalnya ia melihat raut kekecewaan di wajah Anaya. Ken hanya diam tak menjawab lagi. Merekapun sarapan dengan diam tidak satupun berbicara.


" Ken " ucap mama Ranti


" iya ma" ucap Ken yang hendak masuk kedalam mobilnya.


" ini mama titip untuk Jio " ucap mama Ranti sambil menyerahkan kotak bekal ke Ken.


" iya ma" ucap Ken menerima kotak bekal yang diserahkan mama.Setelah itu pun Ken berpamitan kepada mama Ranti.


" ini sarapan dari mama " ucap Ken sambil menyerahkan kotak bekal kepada Jio.


" iya " hanya itu jawaban yang keluar dari mulut Jio. Ia tak menyangka mama akan menitipkan sarapannya kepada Ken.


" lo telpon deh mama soalnya mama cemas banget" ucap Ken sambil keluar dari ruangan Jio.


Jio yang mendengar mama menghawatirkan nya langsung begegas mengambil handphone nya disaku celananya.


" assalamualaikum ma"


" Jio gakpapa kok ma tadi cuman mendadak ada kerjaan yang harus Jio selesai kan aja ma"


" iya pasti Jio makan kok"


.....


" iyaudah Jio tutup telponnya ya ma"


" assalamu'alaikum "


" Maafin Jio ya ma" gumam Jio.


setelah memutuskan saluran teleponnya.


jio duduk membuka kotak bekal dan memakan sarapan paginya.

__ADS_1


bersambung .......🤍


__ADS_2