
Matahari sudah bergantikan bulan.Jam sudah menunjukkan pukul 19:30. Ken baru sampai dirumah hari ini dia harus pulang telat banyak berkas yang harus dia periksa.
....
Selepas shalat Anaya tak henti hentinya berpikir tentang perjodohan itu .
" Apa aku harus terima atau aku tolak "
" Aku sangat bingung ya Allah tolong hambamu ini"
" Bismillah " Anaya memantapkan hatinya lalu menghubungi seseorang.
" Assalamualaikum tan"
.....
" Ini aku Anaya tante "
....
" Soal perjodohan itu aku ... "
....
" Aku mau tan "
.....
"Ya sudah tan aku tutup telponnya"
." Assalamu'alaikum "
....
disisi lain....
__ADS_1
Mama Ranti mengembangkan senyumnya setelah menerima panggilan yang masuk di handphonenya.
" Ken sudah pulang sayang"
" Iya sudah kamu mandi dulu aja ya setelah itu kita makan malam" ujar mama Ranti pada Ken.
Ken pun lekas naik keatas untuk membersihkan tubuhnya yang terasa lengket dan bau keringat. Setelah selesai mandi Ken langsung turun kebawah untuk makan malam bersama. Pada saat mereka tengah makan malam.
" Assalamualaikum pa ma " Jio menyalami papa Ben mama ranti.
" Sayang kamu sudah pulang " ucap mama Ranti memeluk Jio.
" Kamu sudah makan " tanya mama Ranti.
" Belum ma" jawab Jio.
" Iya sudah yuk makan kita juga baru mulai"
" Kamu mau lauk apa sayang " tanya mama Ranti pada Jio.
Setelah selesai makan malam mereka berbincang bincang di ruang keluarga.
"Gimana Jio apa semua beres disana" tanya papa Ben pada Jio.
" Semua beres pa " jawab Jio.
" Bagus kalau begitu" papa Ben bersyukur karena Jio dapat diandalkan menangani masalah anak perusahaan mereka. Jio dididik oleh Ben menjadi anak yang jenius dalam hal bisnis. Jio sangatlah tegas dalam menangani musuh dia tak segan segan menghancur musuh mereka dengan tangannya sendiri sama halnya dengan Ken.
" Ken papa mau pernikahan kamu cepat dilaksakan" ucap papa yang membuat Ken terkejut mau tak mau Ken tidak dapat menolak keinginan sang papa.
" Baik lah itu terserah kalian aja " ucap Ken yang pasrah.
" Tapi Ken mau tidak ada pesta pa" ucap Ken lagi.
" Kenapa begitu Ken" tanya papa Ben yang tidak setuju dengan keinginan Ken.
__ADS_1
" Apa kak Ken menikah dengan Rista "
" Apa mama sama papa udah ngerestui mereka" Jio bertanya tanya dalam hati.
" kak Ken kan menikah" tanya Jio.
" Iya sayang " jawab mama yang membawa kue dan teh.
" Tapi bukan dengan wanita ular itu " sanggah mama yang mengerti tatapan Jio yang penuh tanya.
" Lalu dengan siapa kak Ken akan menikah. " tanya Jio penasaran.
" Nanti kamu tau sendiri kok " jawab mama dengan senyum.
" Ya sudah papa setuju tidak ada pesta pernikahan" ucap Ben menyutujui keinginan putranya.
" Minggu depan adalah hari pernikahan kalian" ujar papa Ben sambil meminum teh hangat buatan istrinya.
" Tapi pa apa itu gak terlalu cepat" Ken yang terkejut dengan keputusan papanya.
" Tak ada tapi tapian Ken " ucap papa Ben yang tak mau dibantah.
" Baiklah pa " ucap Ken pasrah.
" Iya sayang turuti aja apa kata papa ya " bujuk mama Ranti pada Ken.
Setelah pembicaraan mereka Ken langsung masuk ke kamarnya dalam keadaan kesal. Dia bertanya tanya dalam hati siapa perempuan itu .Kenapa papa sama mama ingin sekali Ken menikah dengannya.
" Siapa pertempuan sialan itu"
" Berani beraninya dia mengganggu ketenanaganku"
" Aku akan membuat perempuan itu menderita " ucap Ken dalam hati.
bersambung ....🤎
__ADS_1