Jodoh Dari Ibu

Jodoh Dari Ibu
episode 30


__ADS_3

" mas sarapan dulu" ucap Anaya melihat Ken keluar kamarnya dengan pakaian rapi sudah siap pergi ke kantor. Tanpa niat menjawab ajakan Anaya, Ken langsung duduk untuk memulai sarapannya.


" mas "


" hmm"


" Ana boleh gak izin keluar sebentar, Ana mau ketemu Mira" tanya Anaya takut takut pada suaminya.


" lakukan apapun yang kamu mau tapi jangan pernah melibatkan saya dan lagipula saya gak peduli juga " ucap Ken dengan santainya tanpa memikirkan perasaan Anaya.


" i- iya mas makasih " ucap Anaya pergi meninggalkan Ken. sakitlah yang dirsakan saat Ken mengatakan ia tidak peduli padanya.


" sabar an " ucap Anaya di dalam hati mencoba menyamangati dirinya sendiri.


Anaya sudah rapi dengan baju gamis berwarna nude dengan hijab yang senada juga dan dengan balutan makeup yang sederhana.


Ia segera memesan ojek online dan menunggu didepan apartemen.


Ojek pun datang Anaya langsung naik ke atas motor. Perlu menempuh waktu setengah jam agar sampai kerumah yang dulu Anaya temapati bersama Mira sang adik. Ia sudah tidak sabar bertemu dengan Mira ia sangat merindukannya. Entah mengapa ia punya firasat tidak baik sejak tadi malam.


" assalamu'alaikum Mira"


" Mira ini kakak dek" ucap Anaya tapi tidak ada sautan dari dalam rumah.


" apa Mira pergi, tapi kemana" ucap Anaya.


Ia bergegas menelepon kontak Mira namun berulang kali Anaya meneleponnya tak juga kunjung ada jawaban.


" kamu kemana sih dek jangan bikin kakak kewhatir" ucapa Anaya yang mulai cemas.


Dretttttt


Tiba tiba ponsel Anaya berbunyi menandakan ada yang meneleponnya. Melihat nama yang tertera dilayar handphonenya senyum Anaya seketika merekah.


" Walaikumsalam dek kamu dimana" tanya Anaya dengan antusias tidak lupa dengan senyumnya yang terus mengembang.


.....


" kakak lagi ada didepan rumah "


......


" iyasudah dek walaikumsalam" ucap Anaya lesu. Ada rasa kecewa dirasakan Anaya sekarang, bagaimana tidak jauh jauh ia datang hanya untuk bertemu dengan sang adik sia sia karena sang adik nyatanya tengah sibuk bekerja sekarang. Tapi apa boleh buat Anaya tidak boleh egois sekarang ia juga harus mengerti keadaan Mira sekarang. Tidak mudah bagi Mira untuk mengurus dirinya sendiri sekarang karena Anaya sudah menikah Mira harus mandiri itulah pikir Anaya.


" aku harus kemana ya " gumamnya sendiri.


Anaya pun memutuskan pulang ke apartemennya Ken karena ia bingung mau kemana.

__ADS_1


Ditengah jalan Anaya bertemu dengan Kania sahabanya.


" An ini bener kamu kan " ucap Kania sambil memeluk Anaya seolah tidak ingin Anaya lari darinya.


" Aku kangen banget sama kamu tau" ucap Kania terus memeluk sahabatnya itu.


" ya aku juga kangen sama kamu Kania" ucapa Anaya membalas pelukan sahabatnya itu. Ia juga merasa rindu samahalnya dengan Kania rasakan.


" ngomong-ngomong kamu mau kemana An" tanya Kania penasaran.


" aku sebenarnya mau ketemu sama Mira tapi dia ada kerja kelompok dirumah temannya jadi aku balik aja lagi" jawab Anaya.


" gimana kalo kita jalan jalan aja An" ajak Kania.


" tapi kamu emang gak sibuk"


" enggak dong kalau untuk sahabat aku apasih yang enggak" ucap Kania tersenyum tulus kepada Anaya.


" iyadeh kamu memang sahabat aku yang paling baik" ucap Anaya. Mereka pun hendak pergi ke mall mereka memutuskan menonton bioskop bersama sudah lama mereka tidak menghabiskan waktu bersama lagi. Tiba tiba ada yang memanggil mereka.


" Anaya, Kania tunggu gua" ucap laki laki yang tak lain adalah Agam sahabat Anaya dan Kania.


" Agam " ucap mereka berdua kompak karena dipanggil oleh Agam setahu mereka Agam masih di Singapura untuk melanjutkan studynya. Agam adalah sahabat mereka sejak duduk dibangku sekolah.


" huhhh capeknya " ucap Agam sambil terus menghirup oksigen sebanyak banyaknya.


"kalian mau kemana" tanya Agam.


" iya bener gua napa lu kayak gak pernah liat orang ganteng aja" ucap Agam dengan pedenya. Ia memang suka menjaili Kania sejak mereka duduk dibangku SMA.


" iss pede banget lu" ucap Kania.


" kamu kapan balik gam" tanya Anaya.


" gua balik semalam An rencananya gue mau ke rumah loe sama kerumah kutu kupret ni " ucap Agam menunjuk jania dengan mulutnya yang manyun manyun.


" apaan Lo gue punya nama ya Gam " ucap Kania penuh penekanan .


" iya deh Kania" ucap Agam merasa takut dengan tatapan Kania sepertinya ia mulai emosi.


" ngapai"


" pakek nanyak lagi yang jelas gue rindu sama kalianlah" ujar Agam dengan tulus.


" oo" ucap Anaya dan Kania berbarengan sengaja mengerjai Agam.


" kok cuman o sih emang kalian gak kangen sama gue" tanya Agam dengan setengah dongkol.

__ADS_1


" hahahaha" Anaya dan Kania tertawa melihat ekspresi kesal Agam.


" kangenlah"ucap Anaya dan Kania berbarengan setelah puas mengerjai Agam.


" iyaudah kalau kangen peluk dong" ucap Agam sambil merentangkan tangannya.


" iss apaan sih gak muhrim keles" ucap Kania.


" iya Agam udah deh bercandanya" ucap Anaya.


" iya deh An loe gak berubah juga ya tetep cantik " ucap Agam sambil mengedipkan sebelah matanya.


" Agam " ucap Anaya mulai prustasi dengan kedua sahabatnya.


" iyaudah iya An gue mau ngajak kalian nonton" ucap Agam mulai serius.


" pas banget kita juga mau nonton Gam ya kan An" ucap Kania diangguki oleh Anaya.


" iyaudah yuk sebelum kita kehabisan tiket" ucap Kania dengan sumbringah. Pasalnya ia sangat rindu momen momen saat mereka bersama.


" iyaudah naik mobil gue aja biar cepet" aja Agam.


Agam yang paling beruntung diantara mereka bertiga. Selain mempunyai keluarga yang lengkap ia juga serba berkecukupan. Tapi Agam tidak pernah memilih milih teman. Ia dengan tulus berteman dengan Anaya dan Kania . Mereka bertiga pun berangkat menaiki mobil Agam, mereka pun tiba di mall terbesar dikota Jakarta.


" gue pesen tiket dulu ya" ucap Agam dianggukin oleh Anaya dan Kania.


Disisi lain.


" sayang "


" Rania" panggil Ken kaget melihat Rania masuk ke ruangannya secara tiba tiba


" ihh sayang kok ekspresi kamu gitu kamu gak seneng ya aku datang " ucap Rania dengan manja kepada Ken.


" gak kok sayang aku kaget aja kamu tiba tiba datang " ucap Ken.


" iyaudah kalau kangen peluk dong" ucap Rania menghambur kepelukan Ken.


" kamu ngapai kesini" ucap Ken membalas pelukan kekasihnya itu. Ken sudah tau bukan tanpa alasan Rania datang ke kantornya.


" aku mau kita jalan jalan hari ini mumpung aku gak ada pemotretan" ucap Rania.


" iyaudah yuk kamu mau kemana emang" tanya ken.


" Aku mau ke mall sayang" ucap Rania manja.


" iyaudah yuk " ucap Ken mengandeng tangan Rania keluar dari ruangannya . Di pintu masuk tidak sengaja Farel melihat adegan mesra Rania dan Ken.

__ADS_1


" Ken dan Rania " ucap Farel. Ia yang ingin membahas masalah kontrak kerja pun mengurungkan niatnya untuk menemui Ken.


bersambung ..... ❤️


__ADS_2