Jodoh Dari Ibu

Jodoh Dari Ibu
episode 28


__ADS_3

Jio dan Mira sudah sampai di kediaman Mira. Rumah yang tampak gelap menandakan tidak ada orang didalam rumah.


Rumah yang sederhana namun terlihat rapi dari luar saja.Itulah kesan pertama Jio sampai didepan rumah Mira


" Terimah kasih kak udah nolong dan mau antar Mira "


ucap Mira pada Jio.


" Iya sama sama" ucap Jio.


" Iya sudah kalau begitu saya pamit "


" Tapi kak tangan kakak luka gak mau diobatin dulu" tanya Mira yang melihat luka ditangan Jio akibat menolongnya tadi.


" Ah iya " ucap Jio yang baru sadar tangannya terluka.


" Iya sudah kalau gitu masuk dulu kak" ucap Mira mempersilahkan Jio masuk kedalam rumah.


Jio yang masuk kedalam melihat di lemari hias terdapat foto Mira dan Anaya dengan melihat potonya saja membuat hati Jio terasa sakit.


" Duduk dulu kak biar Mira ambil dulu kotak p3knya " ucap Mira berlalu. Beberapa saat Mira kembali membawa kotak p3k dan secangkir teh hangat untuk Jio.


" Diminum dulu kak" ucap Mira sambil menaruh secangkir teh di hadapan Jio.


" Terimakasih kasih Mira" ucap Jio sambil menyeruput teh buatan Mira.


" Sini tangan kakak biar Mira obatin"


Jio menurut dengan perkataan Mira ia langsung mengarahkan tanganya yang luka ke arah Mira.


" Iya ampun lukanya besar banget kak" ucap Mira yang tak menyangka luka Jio sebesar itu.


" Apa iya " ucap Jio.


" Iya liat deh apa Kaka gak kesakitan" tanya Mira yang melihat ekspresi Jio yang biasa saja.


Bukan luka luar yang terasa sakit melain kan luka hatinya Jio yang terasa sangat pedih melihat wanita yang ia cintai menikah dengan kakanya sendiri. Luka luar tak ada apa apanya dibandingkan luka hatinya saat ini.


" Gak kok" ucap Jio santai.

__ADS_1


Tiba tiba ada suara rusuh diluar rumah mengagetkan Jio dan Mira yang ada didalam rumah.


" Mira buka pintunya " ucap orang yang lebih dari satu di luar menggedor pintu rumah Mira dengan sangat kasar.


" bentar ya kak Mira buka pintu dulu" ucap Mira.


Jio hanya menganggukkan kepala saja.


" Ada apa ya buk pak" ucap Mira yang merasa keheranan melihat orang berombongan kerumahnya.


" alah Gak usah pakek acara nanyak kamu Mira mana laki laki itu" ucap seorang ibu ibu.


" laki laki"


" iya laki laki yang kamu umpetin "


"tapi saya"


" Gak usah mengelak kamu Mira saya udah curiga dari dulu sama kamu yang sering pulang tengah malam apa lagi kalau tidak"ucap seorang ibu ibu dengan sinis memandang mira.


"Saya tidak seperti apa yang ibu pikirkan" ucap Mira membela diri.


"Saya gak nyangka kamu kayak gitu penampilan kamu aja yang alim ternyata perempuan gak bener toh" ucap seorang lagi.


" ada apa ini" Jio yang keluar karena penasaran kenapa ada ribut ribut didepan.


" Ini dia kalian ya bikin sial kampung kami aja"


" bikin sial " ucap Jio. Ia tidak mengerti mengapa banyak orang yang menghakimi Mira.


"Kamu gak bisa mengelak lagi Mira udah ada buktinya "


" tapi saya" ucap Mira yang sudah mulai menangis.


" ini tidak seperti yang ibu ibu dan bapak bapak pikirkan bisa kami jelaskan"


ucap Jio mencoba menenangkan orang orang diluar .


" alah gak usah banyak omong kamu dah jelas kalian berbuat zina di kampung kami tidak mau mengaku pula"

__ADS_1


" tapi Mira hanya mengobati tangan saya yang luka" ucap Jio sambil menunjukkan luka dilengannya.


" kami gak percaya "


" udah kita arak aja keliling kampung biar mereka kapok" ucap seorang yang memberi saran.


" iya kalau tidak nikahkan saja mereka"


" tapi kami tidak berbuat apa apa " ucap Mira yang panik mendengar ia dan Jio akan diarak keliling kampung.


"sudah tenang semuanya masalah ini bisa kita selesai secara kepala dingin tak perlu emosi atau main hakim sendiri" ucap pak RT yang baru datang karena ada salah satu warga melapor padanya. Ia mencoba melerai orang orang yang mengkimi Mira dan Jio.


Mereka semua pun duduk diruang tamu. Semua orang diam tidakk ada yang mau angkat bicara karena sudah ada pak RT. Mira yang sudah menangis sejak tadi ia tidak menyangka hal ini akan terjadi.


" iyasudah coba jelaskan apa yang terjadi coba pihak bapak bapak dan ibu ibu dulu" ucap pak RT mempersilahkan perwakilan untuk bicara.


" begini pak tadi saya lewat sama istri saya, kami melihat mira dan laki laki ini masuk kedalam rumah padahal kita tau Mira tinggal sendirian semenjak kakaknya menikah dan kami juga mulai menaruh curiga sejak lama kepada Mira karena ia sering pulang tengah malam begitu pak"


" iyasudah kalau nak Mira dan siapa"


" Jio pak"


" Dan nak Jio coba jelaskan apa yang terjadi"


" Begini pak tadi saya hanya mengantar Mira pulang karena tidak mungkin ia pulang sendirian ditengah malam seperti ini dan saya masuk karena ingin mengobati tangan saya yang luka" ucap Jio sambil menunjukkan lengannya yang luka.


" Baiklah kalau begitu"


"alahhh alasan itu mana ada maling yang mau ngaku"


ucap seorang ibu ibu .


" sudah tenang tenang" ucap pak RT karena suasana mulai ricuh kembali.


" Begini nak Jio dan nak Mira sebagai mana kita tau peraturan kampung ini yang tidak memperolehkan laki laki berada dirumah perempuan yang bukan mahramnya pada malam hari apa lagi hanya berdua saja" ucap pak RT.


" Tapi pak kami tidak berbuat apa apa" ucap Mira sambil terus terisak.


" Siapa yang tau kalian tidak berbuat seperti itu" ucap seorang lagi.

__ADS_1


" Maka dari itu nak Jio dan nak Mira harus memilih diantara diarak keliling kampung atau dinikahkan sekarang juga" ucap pak RT.


bersambung ..... 🖤


__ADS_2