Jodoh Dari Ibu

Jodoh Dari Ibu
episode 5


__ADS_3

"Ehh maaf buk saya gak sengaja" ujar Anaya


"Ehh tidak apa apa saya yang salah kok " ucap seseorang yang baru saja mobilnya hampir menambrak Anaya.


"Kamu yang hampir celaka saya buat kok kamu yang minta maaf sih " ujar seorang wanita yang tampak sudah berumur namun masih terlihat cantik dan modis


dengan baju gamis bewarna dark , balutan hijab yang senada dengan baju yang ia kenakan dan jangan lupa heel dan tas yang senada pula.


"Tapi saya yang salah buk karna menyebrang sembarangan " ujar Anaya sambil memegangi kepalanya.


"Kok aku enggak asing gini ya sama wajah gadis ini" ucap Ranti dalam hati karna merasa tak asing dengan wajah Anaya. familiar itulah yang dirasakan Ranti melihat wajah Anaya.


"Kepala aku kok makin pusing ya " berlahan pandangan Anaya buram dan.


" Brakkkkk "..


Anaya pun terjatuh tak sadarkan diri di pinggir jalan.


"Ya allah nak kamu kenapa "


"Bangun nak bangun nak " ucap Ranti yang panik melihat Anaya yang tak sadarkan diri.


" Iya allah panas" ucap Ranti pada saat memegang tubuh Anaya.


"Pak ujang tolong pak " Ranti memanggil pak ujang yang sedang duduk di dalam mobil

__ADS_1


"Iya nya " saut pak Ujang yang lekas turun dari dalam mobil.


"Iya Allah nyonya gadis ini kenapa "


"Nanti saja saya jelasin pak sekarang kita harus bawa dia kerumah sakit " jawab Ranti yang langsung dianggukin oleh pak Ujang.


Tiba dirumah sakit Anaya langsung ditangani oleh pihak rumah sakit dengan cepat karena Ranti.Siapa yang tak mengenal keluarga Atmaja.Keluarga Atamaja adalah pemilik saham terbesar di rumah sakit ini.


Hampir 78% saham yang mereka tanam dirumah sakit ini.


" Mohon nyonya Ranti dan bapak tunggu disini dulu " ucap dokter yang segera masuk kedalam ugd .


" brakk " isi tas Anaya yang dipegang ranti berjatuhan kelantai. Ranti langsung memunguti barang barang Anaya yang beserakan dilantai.


"Apa ini "


Ranti teringat kalung yang sedang ada digenggamanya, dia langsung membuka liotin kaling itu yang berbentuk sebuah hati.


"Iya Allah apa mungkin ini kalung yang dulu ku hadiahkan untuk Yasmin.


"Iya ini tak salah lagi ini kalung Yasmin"


"Berarti gadis itu adalah anak Yasmin yang selama ini aku cari iya Allah akhirnya aku menemukan anak mu Yasmin " ucap Ranti sambil menangis mengingat kenangan dirinya dulu bersama Yasmin.


Pintu ugd pun terbuka menampak seorang dokter wanita yang tidak lain adalah dokter yang menangani Anaya.

__ADS_1


"Gimana dok keadaannya" tanya Ranti sambil menahan tangisnya.


"Dia baik baik aja kok nyonya, hanya butuh istirahat yang cukup" terang dokter kepada Ranti.


"Apa saya bisa masuk dok " tanya Ranti kepada dokter.


" Iya bisa nyonya tapi pasien belum sadar " jawab dokter tersebut.


"Iya tak apa dok terimakasih " ucap Ranti.


"Iya sama sama nyonya kalau tidak ada lagi yang anda butuhkan saya pamit nyonya" pamit dokter pada Ranti. Ranti pun menganggukkan kepalanya petanda tak membutuhkan apapun .Dokter tersebut segera berlalu dari hadapan Ranti.


Ranti pun langsung membuka pintu ruangan.


Ranti berjalan berlahan menuju ranjang tempat Anaya berbaring tak sadarkan diri.


Ranti menatap wajah yang begitu mirip dengan almarhum sahabat nya itu. Wajah yang pucat namun masih menampakkan kesan cantik alami.


Tidak terasa air mata Ranti jatuh begitu saja membanjiri wajahnya.


"Aku terlambat menemukannya Yasmin aku gagal


lihatlah kondisi nya sekarang " ucap Ranti di sela sela tangisnya.


"Maafkan aku Yasmin".

__ADS_1


bersambung ... 💖


__ADS_2