
malam telah tiba mama ranti sibuk menyiapkan makan malam bersama calon menantunya.
" bik udah sini biar saya yang taruh di meja " mama ranti mengambil alih sayur sop dari tangan bi inah.
" baik nya " bibi segera kedapur.
" ma banyak sekali menu makan malamnya" ucap papa ben yang melihat ada sayur sop , ayam goreng , ikan goreng, capcai, asam manis ikan nila, dan ada makanan penutup yaitu cake dan buah-buahan dalam porsi yang banyak.
" iya dong pa kan kita mau makan malam bareng sama calon mantu" ucap mama ranti dengan antusias.
" mama bisa aja" ucap papa ben yang geleng kepala melihat kehebohan sang istri.
" dah beres " ucap mama ranti
" iya udah ma papa mandi dulu ya " ucap papa berlalu dari ruang makan.
mama ranti pun lekas ke depan memanggil mang ujang untuk segera menjemput anaya. setelah itu mama ranti naik ke atas untuk membantu papa ben bersiap.
....
" rasanya malas pulang malam ini " gumam ken didalam mobilnya yag sedang menuju pulang kerumah.
setelah menempuh perjalanan sekitar 30 menit akhirnya ken sampai dirumah . ken langsung memasukkan mobilnya kebagasi dan langsung naik keatas untuk segera membersihkan tubuhnya yang lengket.
....
" udah dek "
" udah kak"
tok tok tok
anaya mendengar suara pintu depan diketuk .anaya lekas membuka pintu benar saja mang ujang sudah sampai dirumah Anaya.
" sudah siap non" tanya mang ujang
" sudah mang "
" yuk dek "
anaya dan mira pun mengikuti mang ujang masuk ke dalam mobil. anaya dan mira tak ada yang berbicara mereka hanya fokus dengan pikirannya masing masing.
mereka pun sampai dikediaman keluarga atmaja.
"sudah sampai non"
__ADS_1
anaya dan mira pun turun dari mobil . anaya dan mira takjub denagn rumah yang bak seperti istana , halaman yang luas, gedung yang berdisain indah.
"pak apa benar ini tempatnya" tanya anaya sambil memandang rumah mewah.
" iya non "
"non tunggu disini biar saya panggil nyonya dulu " ucap mang ujangmeninggalan anaya dan mira didepan.tak berapa lama mama ranti muncul.
" hai sayang " ucap mama ranti.
" assalamualaikum tante" ucap anaya dan mira.
" walaikumsalam sayang "
" iya udah sekarang kita ke ruang makan aja ya sayang yuk" ujar mama ranti.
dimeja makan sudah ada papa ben dan ken. papa menyambut anaya dan mira dengan senyum.
anaya terkejut ternyata laki laki yang akan dijodohkan dengannya adalah pemilik perusahaan tempat dia bekerja. ken tak mengenali anaya karena ken tak pernah melihat anaya walaupun mereka pernah bertemu namun ken tak melihat wajah anaya secara detail.
" apa dia laki laki yang dijodohkan denganku "
" dia kan ahh kenapa dunia ini sempit sekali". gumam anaya dalam hati dia takut ken mengenalinya.
" mana perempuan ya akan dijodohkan denganku" tanya ken dalam hati.
" apa yang memakai jilbab merah muda ini tapi dia masih terlalu muda apa yang ini " tanya ken dalam hati yang bingung melihat ada dua perempuan di depannya.
" ken kenalin ini anaya calon istrimu " mama memperkenalkan anaya pada ken.
" cantik bukan "ucap mama sambil tersenyum centil kearah ken. ken hanya tersenyum kecut.
" anaya ini ken calon suami kamu" ucap mama memperkenalkan ken pada anaya.
ken mengulurkan tangannya namun tak disambut anaya . anaya hanya mengatupkan tangannya saja.
" maaf " ucap anaya.
ken menarik lagi tanganya "munafik " batin ken.
" kalau ini mira adiknya anaya "
" salam kenal kak ".
" iya "
__ADS_1
" gimana ken masih tersegel bukan " mama membisiki ken. ken hanya diam tak menjawab
" kau kira bisa menipuku seperti kau menipu papa mama kau salah besar" ucap ken dalam hati.
makan malam berlangsung dengan hening tak ada pembicaraan hanya ada suara dentingan sendok dan piring yang beradu.
" ma pa " jio yang baru pulang dari meeting diluar mewakilkan papa ben.
" ana " ken terkejut melihat anaya.
". tuan jio" ucap Anaya tak kalah tekejut.
" kalian sudah saling kenal " tanya mama ranti yang terkejut melihat reaksi mereka berdua.
" iya ma "
" oo baguslah kalau begitu " ucap mama.
" iya udah sayang kamu duduk dulu " ajak mama pada jio.
" iya ma "
" apa anaya yang dijodohkan dengan kak ken "
" kenapa aku seperti tak rela" gumam jio dalam hati.
makan malam berlanjut sama seperti sebelumnya tak ada pembicaan. setelah selesai makan malam mereka berkumpul diruang tamu.
" papa sama mama mau pernikahan kalian secepatnya diadakan " ujar papa ben.
tak ada jawaban maupun bantahan dari anaya dan ken.
mereka sama sama diam membisu.
" oke diam kalian papa anggap setuju" ucap papa ben.
" bagaimana ini apa aku harus mundur tapi ini adalah janji bunda "
"mudah mudahan tuan ken tak mengenali aku di perusahaan " anaya dalam hati.
mereka mengobrol panjang tak terasa sekarang sudah jam 10 malam. anaya pamit pulang diantar oleh ken.
ken terpaksa mau mengantarkan anaya dan mira pulang karena dipaksa oleh mama ranti. tak ada pembicaraan didalam mobil ken fokus denagn jalanan sedangkan anaya sibuk dengan lamunannya dia menatap ke arah jendela mobil. kalau mira sibuk dengan buku yang ia bawa. mira harus belajar karena sebentar lagi akan ada ujian sekolah.
bersambung .... 💛
__ADS_1