
halo halo gimana sehat? amankah kos kosan?
aman aqua galon?
oke seperti biasa jauhi keramaian gunakan headset nyalakan data jangan pernah semangat tetaplah putus asa jadilah beban keluarga kita baca novel lagi ya guys ya 😂
Sang Surya sudah menampakkan dirinya,pertanda hari sudah beranjak pagi,jam weker yang di setting untuk berbunyi pun sudah mengeluarkan suaranya.
safira perlahan membuka matanya dan berusaha menerima cahaya yang masuk ke matanya.
ia baru sadar jika ia tidur tanpa sehelai benangpun,ia segera bangun dan duduk.
ia melihat bayangan tubuhnya di depan cermin.
terdapat beberapa tanpa kepemilikan di leher dan dadanya.
ia berusaha mengingat apa yang ia lakukan semalam dengan rangga,namun saat ia sudah ingat semua tiba tiba raut wajahnya berubah.
ia melihat rangga yang tidur di atas ranjang dengan tatapan sinis dan seperti akan membunuh.
ia perlahan mendekati ranjang "Hei tuan 5 detik,bangun 5 detik lagi jam 8 apa kau tidak mau ke kantor" ucap safira dengan menekankan kata 5 detik
rangga terbangun saat mendengar suara safira yang begitu keras,ia tidak pernah mendengar safira berbicara sekeras itu.
__ADS_1
"kenapa kau teriak teriak,ini masih pagi aku capek"
"ooh 5 detik semalam membuatmu lelah ya" ucap safira sembari memunguti pakaian nya yang berserakan di lantai.
mendengar itu rangga segera duduk "maaaf" ucap rangga sambil menunduk.
"maaf maaf,asal mas tau ya,setiap perempuan punya impian melepaskan harta berharga nya dengan indah,tapi apa kemarin,5 detik doang"
"i iya maaaf,aku akan memperbaiki dan menservis nya
"terserah"
"sayang jangan marah dong,aku aku janji akan sekuat Poseidon" ucap rangga dengan memelas
"barang doang gede,nyelup dikit doang langsung melempem kayak kerupuk"
"potong aja itu,tukar tambah sama pipa rucika"
mendengar ucapan istrinya nyali rangga langsung menciut dan langsung memegang bagian bawahnya "jangan gitu lah yang,ini juga aset ini"
"terserah" ucap safira sambil berlalu meninggalkan rangga pergi ke kamar mandi.
jam sudah menunjukkan pukul 8:30 pagi
__ADS_1
safira yang sudah berangkat ke sekolah untuk mengajar dan rangga yang ke kota S untuk meninjau proyek yang perusahaan nya tangani.
di mata karyawanya rangga terkenal tegas dan tak main main tentang sebuah tanggung jawab,itulah mengapa semua proyek yang di kerjakan di bawah pengawasan rangga berjalan dengan baik tanpa adanya masalah.
"Pijat pria mak rerot,sekali di tangani istri minta lagi" ucap rangga yang sedang membaca sebuah kertas iklan di tiang listrik.
"hmmm menarik" gumamnya
sementara itu di kediaman burges
"doni!!"
"ya tuan"
"cepat kubur anak kecil ini" ucap burges pada ajudanya saat keluar dari dalam kamarnya.
ajudan itupun masuk ke kamar burges,ia mendapati seorang anak berusia 5 tahun sudah tiada dengan darah bercampur cairan putih di area keramatnya.
"tak berperikemanusiaan sekali dia,tuhan sampai kapan aku harus menjadi penutup kesalahan orang itu"
"orang itu sudah tidak waras,kelainan seksualnya itu sangat mengkhawatirkan"gumam doni sang ajudan saat mengangkat tubuh anak kecil yang telah tiada itu.
*yeay akhirnya bisa upload lagi,tapi saya masih sedang melaksanakan uts,mohon doanya agar diberikan kelancaran.
__ADS_1
serta mohon maaf apabila ada salah penulisan kata
insallah di usakan update**