Jodoh Duda Anak 1

Jodoh Duda Anak 1
BAB 15


__ADS_3

Halo,semoga kalian sehat semua nya serta selalu dalam lindungannya


buat yg muslim semangat puasanya jangan bolong bolong,dan buat yang non muslim apapun agama kalian salam sejahtera buat kalian semua,oke gk usah banyak cing cong yok mulai


sang surya telah menampakkan dirinya,muncul dari arah timur dan memberi kehidupan baru untuk bumi tercinta.


di sisi lain kesibukan sang surya,ada seorang manusia yang masih meringkuk di bawah selimutnya.


ya dia adalah safira,pagi itu seluruh badanya seakan remuk.


bukan tanpa sebab hal itu bisa terjadi,itu di sebabkan karena semalam ia harus melayani suaminya yang seakan seperti monster.


5 ronde dan di setiap rondenya berdurasi sekitar 1jam membuat wanita berumur 20 tahun itu harus mengalami kelelahan yang berarti.


di tambah lagi rangga yang meminta tambah 3 ronde lagi dengan terpaksa harus mengunakan metode prasmanan,ya prasmanan,sebuah metode jika di restoran seseorang bisa mengambil sendiri apa yang ia mau sepuasnya.


"sayang,bangun udah pagi kamu gak ke sekolah?" ucap rangga sembari mengelus kepala istrinya


"aku gak enak badan,capek semua badanku dan tolong izinin ke sekolah aku gak bisa ngajar ya"


"ya udah,nanti aku suruh bi jum mijitin kamu okeh"


"dah aku ke kantor dulu,banyak yang harus di selesaikan sebelum bulan puasa tiba" ucap rangga mengecup bibir istrinya sekilas.


setelah itu rangga turun dan siap berangkat ke kantor.


"bi jum,nanti ke atas ya bawain sarapan buat nyonya terus pakaian kotor bawa ke belakang ya"


"siap pak"


segera rangga keluar dan langsung pergi ke kantor dengan supirnya


hari itu suasana hati rangga sangat senang bahkan para karyawan nya heran kenapa bosnya yang pelit senyum itu tiba tiba sangat murah senyum hari ini.


Sementara itu di sekolah tempat safira mengajar


"pak rudi,bu safira kemana ya" ucap brian pada rudi guru matematika


"oh itu tadi Wakasek bilang kalau bu Safira tidak bisa mengajar karena sakit,dan saya di suruh mengantikan jam beliau"

__ADS_1


"sakit apa pak?"


"saya kurang tau,sudah dulu ya pak sudah bel soalnya"


"sakit apa ya bu safira,coba aku jenguk ah siapa tau bisa jadi jalanku mendekati dia" gumam Brian dalam hatinya


brian adalah guru baru,ia tidak tau kalau sebenarnya safira sudah bersuami.


pukul 12 siang


berberkal alamat yang di ia dapat dari data sekolah brian mengendarai motor bebeknya menuju rumah safira.


"Rupanya dia anak orang kaya,apa bisa aku mendapatkanya" gumamnya merasa minder pasalnya ia hanya guru honorer biasa.


teng nong(anggap aja bel rumah)


"nyari siapa mas?" ucap mang udin


"nyari bu safiranya ada? saya di suruh kepala sekolah meminta file di bu safira soalnya hp bu safira offline kayaknya"


"ooh mari masuk"


"siapa mang?"


"tidak tau nyonya,katanya guru baru"


"ya sudah mang saya akan kebawah,ini tolong bantu pasangkan bohlam,barusan pecah"


"baik nya"


safira berjalan menuju ruang tamu,dan saat ia sampai ia melihat brian sudah duduk sambil melihat sekeliling rumahnya.


"sudah lama pak brian?"


"eeh bu safira,baru aja bu"


"emm ada apa ya kemari?"


"itu bu saya mau minta file nilai mata pelajaran ibu,sama sekalian jenguk ibu yang katanya sakit"

__ADS_1


"ooh ndak saya lagi kurang enak badan saja,ndak perlu repot repot"


brian merogoh saku celananya "umm bentar bu ada yang mau..."


belum sempat brian melanjutkan bicaranya seseorang berbicara dari belakang Brian.


"sayang,kamu udah baikan?" ucap seseorang yang tak lain adalah rangga


"eh mas sudah pulang,kenalin ini pak brian guru baru penganti pak Cipto guru seni budaya,dan ini mas rangga suami saya"


rangga mengulurkan tangannya "rangga"


"brian" ucap brian sambil menjabat tangan rangga.


"aku ganti baju dulu,habis ini ayo cari makan siang,tadi kamu bilang mau makan di restoran all you can eat kan"


"aaah iya,makasih ya mas muach" ucap safira dengan sekilas mengecup pipi rangga


sungguh apes nasibmu brian,ibarat jatuh ketimpa gajah haha,coba bayangkan ia sebelum ke rumah safira membeli cincin dengan menjual laptop miliknya eh yang mau di tembak sudah terikat dengan pria lain.


"eeeh maaf bu saya harus kembali ke sekolah" ucap brian merasa canggung


"eeh sebentar saya ambilkan flashdisk nya"


rangga duduk di kursi depan brian


"aku tau kamu menyukai istri saya,dan asal kamu tau dia tidak mengajar hari ini karena terlalu lelah kemarin malam meladeni saya" ucap rangga sambil terkekeh


"ingat itu,jika kamu masih berniat mengganggu nya,akan kupastikan mentri pendidikan sendiri yang akan mencabut gelar guru milikmu,paham!!"


"i iya pak,maaf saya tidak tau" ucap brian ketakutan.


bukan tanpa sebab,siapa sih yamg tidak mengenal rangga yang mempunyai banyak koneksi di pemerintahan.


di kediaman kantor perusahaan milik burges


"aaaaa kurang ajar, ternyata si rangga sudah menikmati wanita itu" ucap burges setelah mendengarkan rekaman suara yang di kirim mata mata milik burges.


to be continue..

__ADS_1


__ADS_2