
"Hoaaam,aaah segarnya" ucap safira sambil merenggangkan otot nya setelah tidur
kemudian safira keluar kamar dan melihat bima yang sedang main ponsel di kursi
"jam berapa ini?"
"jam 12 ma,oh iya Kak eh Ma,tadi si rangga ngechat mama,bilang kalau di tunggu di kantor jam 3" ucap bima yang masih belum terbiasa memangil safira dengan sebutan mama
"kalau begitu mama akan kesana,dan oh iya cobalah memangil papamu dengan sebutan papa"
"auch,iya iya aku akan berusaha" ucap bima sambil mengelus keningnya yang sakit akibat di sentil safira
"ya udah mama pergi dulu"
"maafin bima ya kak,bima hampir saja mau menodai kakak yang sudah baik sama Bima" ucap bima pelan saat memandang safira menutup pintu rumahnya
Beberapa jam yang lalu
Bima masuk ke kamar di mana safira tertidur karena obat tidur yang ia taruh di minumanya.
ia mendekati safira dan segera melucuti pakaian bagian bawah safira,dengan jelas ia melihat lahan gundul yang belum terjamah oleh siapapun.
saat hendak melakukan penyatuan entah malaikat mana yang lewat menghampiri bima,sehingga ia mengurungkan niatnya dan kembali merapikan pakaian safira.
Di Lobby kantor rangga
"halo ibu,ada yang bisa di bantu" sapa resepsionis ramah
"saya mau bertemu pak rangga"
"sudah membuat jadwal sebelumnya ibu,dengan ibu siapa?"
__ADS_1
"Sudah,dengan safira"
"bentar ya saya akan cek dulu"
"ummm maaf ibu di sistem tidak ada jadwal atas nama ibu safira"
"ummm bentar,aah ini silahkan di baca" ucap safira sambil menyodorkan ponsel miliknya
melihat nama kontak yang ada di ponsel safira, resepsionis itu mengernyitkan dahinya
Batu bernafas
"bisa bisanya gadis ini menamai bos dengan sebutan itu,apa dia tidak takut kalau bos tau"gumam resepsionis itu dalam hati
"ruangan pak rangga ada di lantai 30,ibu bisa pakai lift khusus tamu di sebelah sana" ucap resepsionis
"baik, terimakasih"
ruangan itu kosong tak ada seorangpun,lalu safira memutuskan untuk duduk di sebuah sofa
ping (anggap saja bunyi notifikasi pesan)
Batu bernafas: Dimana,sudah sampai?
Istri piraun:Sudah
Batu bernafas:Gak percaya,pap coba!
"apa apaan dia ini,nyuruh orang ngasih pap"
istri piraun: Send a picture
__ADS_1
Istri piraun: cepat kesini,aku malas sebenarnya bertemu denganmu,aku sibuk masih banyak nilai muridku yg belum ku rekap
Batu bernafas:👍
"cih apaan sih dia" ucap safira setelah membaca pesan dari rangga
sementara itu di sebuah kos kosan dekat jalan raya
"Pak,apa bapak tau dimana anak jalanan yang suka berkeliaran di sekitar sini" ucap seorang pria dari dalam mobilnya
"beberapa hari yang lalu semua sudah di angkut habis sama satpol PP"
"Apa salah satu dari mereka seperti ini" ucap pria itu sambil menyodorkan foto di handphone nya
"iyaa,dia yang paling berontak butuh 10 angota satpol PP untuk meringkus nya"
"baiklah terima kasih pak"
"ke kantor satpol PP kota sekarang" ucap pria itu pada sang sopir
"baik tuan"
Dengan segera mobil itu melaju menuju ketempat yang akan di tuju.
sementara itu di ruangan meeting kantor rangga
"Baiklah demikian presentasi mengenai proyek ini apa ada pertanyaan?" ucap sang ceo sanzen company
"pak rangga apa bapak atas pertanyaan?"
__ADS_1
"aaah tidak pak roy,semua sudah jelas berikan saja file kontrak kerja sama kita pada assisten saya nanti akan saya pelajari" ucap rangga yang tidak fokus karena sedari tadi melihat foto istrinya di layar ponselnya