
Hari Semakin larut,dan rangga memaksa safira untuk semobil denganya,ya meskipun harus dengan sedikit paksaan mengingat betapa keras kepalanya safira.
perjalanan berlangsung sekitar 30 menit,tak ada obrolan hanya suasana senyap dan rangga harus menahan sesuatu yg di bawah sana agar tidak bangun.
bagaimana tidak,dia juga laki laki normal dan harus berdua dengan safira yg pakaianya menyuguhkan pemandangan tubuhnya.
"sa sayang" ucap rangga sambil tetap fokus menyetir
"ha sayang? ucap safira
"iya,aku tau kau gadis keras kepala,makanya aku memangilmu dengan kelembutan"
"hahahah,helloooo gini ya om,pertama kita menikah tanpa cinta, jadi gak usah urus urusanku,apa yg aku pakai dan apa yg aku lakukan" ucap safira meninggikan suaranya
rangga menepikan mobilnya dan menoleh ke arah safira
"dengar aku tidak suka berbagi sesuatu yg kumiliki dengan orang lain,dengar kau akan jadi istriku dan setiap inci tubuhmu itu adalah miliku paham"
"dengar ya tuan pikun,kita menikah di jodohkan tanpa cinta,dan soal tubuhku bukankah kau tidak ada hak dan tidak akan bisa menyentuh nya karena perjanjian ini" ucap safira sembari menunjukan map berisi surat perjanjian
"di situ juga tertulis kau harus bersikap selayaknya istri pada umumnya,artinya kau juga harus menjaga kehormatan mu dan suamimu"
__ADS_1
rangga mendekatkan dirinya pada safira.
Rangga pov
aku mendekatkan wajahku padanya hingga jarak mulai terkikis dan menjadi sangat dekat,kudekatkan wajahku pada telinga nya,sungguh lucu saat melihat dia menutup matanya karena ketakutan.
"dengar ya,kau itu milikku,meskipun tubuh ini tidak bisa rusakan setidaknya biarkan hanya aku yg dapat melihat keindahannya"bisiku pada telingganya
safira pov
melihat rangga yg mendekat ke arahnya safira hanya bisa diam dan dia seakan tak berdaya,ia hanya mampu bergumam dalam hatinya
"apa apaan dia,knapa dia mendekat"
"tapi kalau itu terjadi dia juga sendiri yg akan rugi,karena 80% saham perusahaan nya akan jadi miliku"
"tapi itu akan terjadi jika kita sudah menikah,sedangkan sekarang?"
"tuhaaan tolong aku dia benar dia benar tidak seharusnya aku berpakaian seperti ini"
"aaaah dia semakin mendekat
__ADS_1
"dengar ya,kau itu milikku,meskipun tubuh ini tidak bisa rusakan setidaknya biarkan hanya aku yg dapat melihat keindahannya" ucapnya dengan lembut kearah telinggaku
ada perasaan hangat menjalar di dadaku setelah ia mengatakan hal itu,apalagi saat mengatakan bahwa aku miliknya "oh tuhan apa aku mulai suka padanya"
"tidak tidak,kau tidak boleh jatuh cinta padanya ingat kau menikah dengannya tanpa cinta"
Author pov
setelah kejadian hal itu,rangga maupun safira sama sama memikirkan tentang perasaanya
perasaan kenapa rangga sangat perhatian pada safira,bukankah ia harusnya tidak peduli pada apa yg akan dilakukan safira.
dan juga safira kenapa dia begitu marah saat melihat rangga makan berdua dengan seorang wanita,iya ia melihat rangga duduk makan berdua di dalam sebuah cafe dengan seorang wanita,ada perasaan bergemuruh dalam hatinya,bukankah ia harusnya tidak cemburu bukan?
--------------------
hari ini adalah hari paling bersejarah bagi safira,hari ini ia harus menikah dengan orang yg bahkan lebih tua darinya,dan hari ini juga hari patah hati bagi semua pengemarnya di sekolah,bagaimana tidak,safira menikah dengan pengusaha kaya.
"Ku kira apa yang kau katakan waktu itu benar,ternyata semua bohong,yang kau katakan semua waktu itu bohong rangga"
ucap seseorang remaja berambut jabrik dan baju oversize nya.
__ADS_1
jeng jeng hayoloh