
pagi pun tiba.
dari dapur safira berjalan ke ruang keluarga, terlihat agnes sedang menonton sinetron dengan soundtrack nya yang khas ya itu "ku menangis membayangkan" oke lanjut...
"udah gak mual mual nak?"
"udah mah,mual nya lumayan berkurang karena obat dan vitamin dari dokter"
"ya udah,jaga baik kandungan kamu,kalau bisa kamu jangan ngajar lagi"
"hmmm gimana ya ma..."
"udah tenang aja, insyaallah rangga rangga bisa menghidupi kamu, tabungan mama juga ada"
"buat apa di simpan kalau gak buat anak cucu"
"ya udah deh mah,aku izin mas rangga dulu kalau sekiranya boleh,aku nganut aja"
"berita terkini,di temukan mayat seorang polisi dan perempuan di sebuah gang pertokoan"
"mayat perempuan di konfirmasi bernama Karina Sanches,dan seorang anggota kepolisian bernama agung wardana"
"keduanya di temukan dengan kondisi yang mengenaskan,dan dugaan sementara kedua orang ini di habisi dengan sebuah senjata tajam berukuran besar"
"sekian berita terkini,saya Kartika izin undur diri"
"mah..itu kan mantan istri mas rangga?"tunjuk safira pada layar tv.
"iya sayang..gak nyangka ya"
"mas rangga kira kira tau gak ya?"
"kamu gak usah ngomong apa apa lagi tentang dia,dan dia pasti udah tau tentang berita ini"ujar agnes.
"ya udah ma,fira mau mandi dan siap siap mau ke sekolah"
"langsung pulang loh,mama baca di internet,kalau yang bunuh karina itu pria bertopeng babi"
"iya ma,paling telat dikit"
"orang tuamu kapan bisa pulang?"
"apa kita ke Singapura aja? sekalian liburan dan ngehindari psychopath"
"mama sama papa rencana mau menetap di sana deh kayaknya,dan untuk kesana kayaknya mas rangga gak bisa"
"hmmm ya udah"
"oh iya nanti berangkat di antar bima aja,sekalian dia ke kampus kan?"
"tapi ma...fira bisa bawa mobil sendiri"protes safira.
"gak ada tapi tapian,kamu lagi hamil,pamali!!"
"hmmm ya udah deh"
singkat cerita,safira sudah berada di sekolah.
dan karena suasana masih suasana hari raya,tidak ada proses belajar mengajar namun di gantikan dengan acara halal bihalal.
meskipun safira non muslim,ia tidak keberatan mengikuti agenda tahunan di sekolah tempat ia mengajar.
saling memaafkan adalah hal baik,karena pada dasarnya manusia memang tempatnya salah,baik itu guru ataupun murid.
__ADS_1
singkat cerita halal bihalal sudah selesai,safira enggan membahas topic kematian karina memutuskan untuk pergi ke kantin untuk menyantap semangkok bakso.
saat di tengah perjalanan menuju kantin safira berpapasan dengan pak Robert guru kebugaran jasmani,robert diam diam menaruh hati pada safira dan berniat memilikinya, walaupun ia tau kalau Safira sudah menikah bahkan saat ini tengah mengandung anak rangga.
"bu safira mau kemana?"
"mau ke kantin pak,bapak mau ke juga?"
"iya sih bu,mau nyari minum hehehe"
"oh kalah gitu bareng aja sama saya dan bu putri"
"ha..bu putri?"
"iya,beliau masih di kantor"
"eh itu orangnya"
"jadi bu safira?"ujar bu putri yang baru sampai.
"jadi dong bu...sudah lama bukan kita gak bakan bakso mang amin"
"iya udah ayo"
singkat cerita sore hari pun tiba,kini safira sudah berada di rumah di dalam kamar bersama sang suami.
"mas..kamu udan melayat ke rumah almarhum mantan istri kamu?"
"udah tadi"
"iih kok aku gak di ajak"ujar safira merasa kesal.
"ya gapapa,di sana banyak orang,siapa tau pembunuh nya ada di antara mereka"
auch!!
"tapi kan mas....motif pelaku apa ya kok setega itu?"
"di kampak loh bunuh nya"
"ya awuwywujdkdk"gumam rangga tidak jelas.
"ih lepas dulu,kita ngobrol dulu,lagian mau maghrib malah minta *****"ujar safira sambil menutupi dadanya dengan kedua tangannya.
"ih kamu mah gitu,dosa loh nolak keinginan suami"
"iya tapi nanti kan bisa...udah jawab!!"ujar safira yang mulai kesal.
"ya ndak tau kok tanya saya...kan dia model pasti ada ajalah saingannya"
"hmmm gitu ya...tapi kan..."
"udah kamu jangan bahas itu lagi,mending kamu servis mas"ujar rangga sembari melirik adik kecil di balik celana miliknya.
"ih kamu mah fikiranya selalu ke arah sana...aku ngambek!!"
"ayolah sayang....bentar aja sambil nungguin adzan maghrib"
"ih orang mah nungguin adzan ngapain kek, ngaji kek sana,ini enggak".
setelah di bujuk rayu oleh rangga,akhirnya safira mau,dan karena waktu tak lama,safira mengeluarkan teknik baru yang ia pelajari di YouTube biru tadi siang agar sang suami cepat keluar.
"kok gak kamu lepas?"
__ADS_1
"pakek mulut dong sayang"ujar safira dengan suara yang menggoda.
mari kita tinggalkan safira yang akan karoke mengunakan microphone tapi bukan microphone pelunas hutang.
microphone apa tuh? fikir aja sendiri malas mimim mikir.
oke lanjut.
di sebuah rumah di jalan melati,ada seroang pria seusia rangga tengah membuat kopi sendiri di dapur.
dia adalah rohman,seorang duda yang di tinggal mati istri dan anak anaknya karena sebuah insiden kecelakaan.
saat asyik menyeruput kopi buatannya,rohman mendengar sesuatu dari arah ruang tamu.
di fikir itu maling atau penyusup,rohman keluar dengan membawa sebuah gagang sapu senjata emak emak.
saat sudah sampai di ruang tamu,rohman tidak mendapati sesuatu, semuanya tampak baik baik saja,dan ia memutuskan untuk pergi ke kamarnya.
dan saat tiba di kamarnya,betapa terkejutnya dia saat menyalakan lampu kamar ia melihat seorang pria tinggi besar bertopeng babi yang tak lain adalah sikopet.
rohman yang mantan siswa polisi namun tidak jadi karena tidak ada dana untuk mempermulus semuanya terpaksa harus mengubur dalam-dalam impiannya.
namun keberanian dan pengetahuan tentang bela dirinya tak perlu di ragukan,itu terbukti dari ia menantang sang sikopet yang membawa kampak kopetnya dengan seonggok sapu.
namun mau bagaimana lagi,kampak besar melawan sebatang sapu,tentu saja hasil bisa di tebak.
rohman kalah telak,dan berakhir dengan tersungkur penuh luka di sekujur tubuhnya.
dengan nafas terengah-engah rohman pun bertanya "siapa kau?"
tentu saja sikopet tidak menjawab,dan malah memfataliti rohman dengan cara mencolok mata romah dengan patahan gagang sapu.
dan alhasil rohman pun modar terkena gagang sapu miliknya.
scene berpindah ke kamar rangga lagi,dimana safira yang telah usai membuat sang suami keluar dengan servis mulut yang ia berikan.
"kamu gak jijik kamu telan gitu?"tanya rangga.
"gak tuh,malahan enak asin asin gimana gitu"
"kamu bisa melakukan hal ini belajar darimana? dan kenapa?"
"oh itu...aku belajar dari situs di internet,ya karena kemarin mas minta aku melakukan itu tapi aku gak mau karena gak bisa dan jijik"terus terang safira.
"lalu?"
"ya aku belajarlah apalagi?"
"tapi aku kan gak maksa kamu sayang"ujar rangga sembari membelai rambut istrinya.
"ya gapapa,aku hanya mau memberikan yang terbaik...kan aku pernah bilang pas mas dulu mau unboxing aku"
"kalau semua tubuhku bisa mas minta untuk memuaskan hasrat biologis mas"
"tapi kan..."
"gapapa mas,aku iklash...udah sana mandi lalu sholat"
BERSAMBUNG
ada kuis nih,siapa yang bisa nebak siapa sikopet itu sebenarnya akan mimin kasih pulsa 5k all operator untuk 2 orang pemenang.
syaratnya:
__ADS_1
1.bagikan novel ini sama like aja
terus komen deh.