
Halo,semoga kalian sehat semua nya serta selalu dalam lindungannya
buat yg muslim semangat puasanya jangan bolong bolong,dan buat yang non muslim apapun agama kalian salam sejahtera buat kalian semua,oke gk usah banyak cing cong yok mulai**
Di kediamam burges
"nona dimana tuan berada?" tanya sang assisten burges dengan wajah cemas
"dia ada di ruang kerjanya" ucap seorang wanita sembari memakaikan cat kuku
mendapat informasi itu,sang assisten bergegas menemui tuanya
"tuan,ada sedikit masalah di anak cabang perusahaan kita di paris"
tidak ada jawaban dari burges yang sedang sibuk menatap layar ponselnya dengan posisi membelakangi nya
"tuan kita sedang dalam masalah"
burges memutar kursinya dan berbalik menghadap sang assisten "shttt diam lah,jangan membahas pekerjaan dulu,kemari lah" ucap burges dengan sedikit tersenyum
burges orangnya sangat jarang sekali tersenyum,semua orang yang mengenalnya dengan baik akan sedikit takut jika melihat ia tersenyum " a ada apa tuan"
"apa kau sudah mengirimkan bunganya?"
"su sudah tuan" jawab sang assisten semakin bercucuran keringat
"kau berikan pada siapa hmmm" sahut burges dengan suara di buat lembut namun terkesan menyeramkan
"saya berikan ke art rumah itu tuan pasalnya..."
bruak
burges membenturkan kepala assisten nya ke meja
"bunga itu untuk safira ku tersayang,bukan untuk pembantunya" bisik burges pada telinga sang assisten
"maaf tuan"
"lain kali kalau kau mengulangi kesalahan lagi,bukan hanya meja lagi,tapi sebuah kereta yang melaju dengan cepat"
"ooh lihatlah ini,bukankah dia sangat nikmat dan lezat" ucap burges sambil menunjukan gambar di ponselnya
"ta tapi tuan,nona itu sekarang menjadi istri pak rangga"
"shttt apa yang tidak bisa kurebut darinya"
"lalu bagaimana dengan nona karina"
"aku akan membuangnya,lagipula kita tidak ada status apa apa,aku selalu berhasil membodohi dia dengan janji akan menikahinya"
"lagipula dia sekarang sudah seperti tisu yang habis di pakai,jadi tinggal buang"
__ADS_1
"dan lihat ini,coba bayangkan jika si jepri berada di tengah tengah dua benda ini,aku tidak bisa membayangkan betapa luar biasa rasanya" ucap burges sambil berhalu.
"tapi tuan,ada masalah di anak cabang perusahaan kita di paris,kita harus kesana"
"shttt sudahlah lagipula itu hanya perusahaan kecil,bangkrut pun tidak ada efeknya bagiku"
"tapi tuan.."
"pergi!!"
"baik tuan"
sang asisten pergi keluar ruangan milik burges,saat di ruang tamu,ia tidak sengaja menabrak karina.
"kamu!!"
"maaf nona,saya tidak sengaja"
plak
"kalau jalan pakai mata,lihat kau sudah menghancurkan cat kuku miliku"
"sekali lagi maaf nona"
"aku tidak menerima maaf,kau harus ganti,dasar rendahan"
"cih yang rendahan itu kau,kau itu pelakor "
"kau merebut posisi nyonya diana,dan sejak awal aku tidak suka kehadiranmu" gumam bisma
puncak kenakalan karina saat ia tertangkap saat menjadi kurir,penjual sekaligus bandar benda haram.
namun karena pamanya adalah petinggi polisi,dengan mudahnya karina lolos dari jeratan hukum.
rangga di nikahkan dengan karina karena saat itu rangga terpaksa karena ia sedang terlilit hutang yang cukup besar.
setelah menikah bukanya berubah,karina malah makin menjadi,ia semakin manja dan hidup semakin Hedon,setiap gaji dari rangga ia selalu habiskan untuk foya foya.
akhir dari pernikahan rangga dan karina pada saat rangga menangkap basah ia sedang bercinta dengan burges walaupun saat itu ia sedang hamil mengandung anak dari rangga
karina begitu terobsesi dengan kehidupan mewah dan hidup enak,hingga ia menghalalkan segala cara untuk mewujudkannya.
termasuk dengan mendekati burges, menyingkirkan Diana dengan cara menyewa beberapa preman untuk menghamilinya sehingga burges akan menceraikan nya.
karina juga sangat tidak menginginkan anaknya,terbukti ia meninggalkan anaknya dengan cara memalsukan kematiannya dan membuat surat wasiat palsu.
di kediaman rangga
rangga berjalan memasuki ruamahnya
"di mana nyonya bi" tanyanya pada bi jum
__ADS_1
"nyonya sedang berendam tuan"
segera rangga segera menuju tempat yang di maksud.
rangga memasuki kolam dengan pelan tanpa menimbulkan suara.
safira terkejut saat ada seseorang yang memeluknya dari belakang "kamu,bukanya tadi sudah kubilang aku marah"
"shtt,aku punya oleh oleh buatmu"
mendengar kata oleh oleh,safira sedikit luluh"
"mana,apa itu makanan yang ku minta tadi pagi?"
"bukan,itu lebih bagus lagi dan aku sudah menaruhnya di kamar"
"gak mau ah,pasti aneh aneh,inget ya jatahmu masih ku blokir dari anggaran kewajiban istri"
mendengar hal itu rangga hanya terkekeh dan langsung mengendong istrinya keluar dari kolam
"lepassin,lepasin ah malu ini masih polos"
ia tidak memperdulikan safira dan tetap membawanya ke kamar dalam keadaan polos
yap bisa di tebak selanjutnya adalah rangga langsung mencoba iron man miliknya yang sudah di upgrade dan di betulkan oleh mak rerot.
jam 11 malam
"tahaan sebentar lagi sayang" ucap rangga mempercepat gerakanya
dan akhirnya...
"kyaaaaa" teriak safira
"aaaaaa" teriak rangga
syuuurrr keduanya mencapai pelepasan.
"terimakasih sayang,ayo ronde ke 6" bisik rangga pada telinga safira
"mas,jika kamu mau ada ronde 6,jangan sedih jika mas harus jadi duda untuk kedua kalinya" ucap safira dengan nafas tersengal-sengal.
rangga hanya terkekeh,dan langsung bangkit
ya rangga masih terlihat bugar berbeda dengan safira yang terkulai lemas,pasalnya 5 ronde safira harus meladeni rangga,dan setiap ronde berdurasi 1jam jadi bisa di bayangkan betapa lelahnya dia.
"mas buatin mie instan dulu ya,kamu istirahat aja dulu"
cup kecup rangga pada kening istrinya.
to be continue...
nah guys udah semakin banyak kata yang author ketik,jadi tolong jempolnya itu di klik dan bagekan novel ini ke grub keluarga,grub RT RW,grub mak mak rempong,grub kelas,grub keluarga ya,agar semakin banyak pengangguran di indonesia.
__ADS_1
oke itu aja,ingat tetap jauhi keramaian gunakan headset nyalakan data jangan pernah semangat tetaplah putus asa jadilah beban keluarga kita baca novel lagi ya guys ya
salam dari author,selamat beraktifitas jaga kesehatan,yang muslim semangat puasanya dan jangan lupa bagi bagi thr ke saya hehe:v