
waktu sore hari menjelang malam pun tiba,suara suara adzan di surau surau terdekat sudah mulai terdengar,sebagai penanda sebagai umat muslim untuk menunaikan ibadah.
terlihat rangga beserta keluarganya secara khusyuk dalam melaksanakan sholat secara berjamaah walaupun di waktu yang bersamaan terdengar bunyi lonceng dan mantra weda yang di bunyikan dan di baca safira.
saat selesai sholat rangga sedikit melirik sang istri yang tampaknya masih belum selesai beribadah.
sedikit terbesit di pikiran rangga untuk membawa sang istri memeluk agama islam,namun di sisi lain ia ingat janjinya sendiri untuk tidak memaksa sang istri menganut apa yang ia percaya.
rangga berdiri dari duduknya,dan menghampiri safira dan di peluknya Safira dari belakang.
"selesaikan ibadahmu,aku mau bicara di teras belakang"ujar rangga.
Teras belakang.
safira datang dengan segelas kopi dan beberapa camilan,ia menghampiri rangga yang duduk di kursi di depan sebuah pohon mangga.
"mas ini kopinya di minum dulu"
"duduk,taruh aja di situ"
"ada apa mas...kok kayaknya yang mau di omongin serius banget"
rangga menatap safira dengan tatapan yang sulit di artikan,cukup lama ia menatap sang istri sehingga membuat Safira sedikit was was akan apa yang akan di sampaikan sang suami.
"ke kenapa mas? apa aku melakukan kesalahan?"
"tidak.."
__ADS_1
"kamu sudah baik sebagai seorang istri, melayani ku baik jasmani ataupun batin ku,serta mengandung anak dari benihku"
"lantas?"
"kamu seperti daging babi yang pernah aku makan,lezat namun di haramkan oleh agamaku"
"lantas? mas mau bercerai?"ujar safira dengan derai air mata yang mulai menetes.
ia sedikit paham tentang hukum agama islam,dan tentang status pernikahannya.
rencana awal adalah setelah rangga menang kasus hak asuh,ia akan di ceraikan,namun tuhan berkata lain.
allah memberikan rasa cinta hadir dalam hati rangga.
sedangkan dewa kama sang dewa cinta dalam mitologi hindu juga memberikan rasa cinta dalam hati safira.
"aku juga tidak mau...tapi aku masih belum punya alasan untuk berpaling dari Krishna ku"
"burges sialan..."
flashback on.
seminggu sebelumya,saat rangga di kantornya tiba tiba sekertaris nya memberitahu kalau investor perusahaan minyaknya di dubai datang.
ia mengira sang investor hanya berkunjung seperti biasa memeriksa laporan mengenai uang yang ia investasi kan.
namun tidak,ia membawa kabar buruk,ia mengetahui pernikahan lintas agama yang di lakukan rangga,dan sang investor yang seorang ulama besar itu tidak menyukainya dan mengancam akan menarik seluruh investasinya.
__ADS_1
ia begitu panik,karena perusahaan cabang itu baru ia buka,dan jika investasi itu di tarik maka bisnis baru nya akan terancam bangkrut.
dan setelah di selidiki,orang yang memberitahukan pernikahannya pada sang investor adalah mantan partner nya yaitu burges.
flashback off.
"tak apa...kita jalani saja dulu, biarkan maut yang memisahkan kita"
apartemen burges.
di apartemen mewah miliknya,burges sedang duduk bersantai mengenakan piyama sambil mendengarkan musik klasik.
"sebentar lagi kau akan menjadi milik ku sayang"ujar burges sambil memandangi foto safira dengan perut mulai besar di sosial media nya.
"iyaa.. sebentar lagi... aaah bibir itu sebentar lagi akan aku miliki"
"dan kau...tidak akan memiliki apa apa selain rasa sakit"makinya pada foto rangga yang satu frame dengan safira.
praaang.
"siapa itu?"ujar burges sembari menoleh ke arah sumber suara.
perlahan terlihat sesosok muncul dari kegelapan dan....
bersambung
like nya dong 😂
__ADS_1