
"Huh… hari ini adalah hari yang melelahkan, dan semoga saja tuan muda rendi itu segera pulang dari rumah sakit. Baru satu hari saja aku sudah seperti ini apalagi kalau misalnya dia menginap di rumah sakit selama seminggu bisa* aku mengalami stres" umpat zahra.
Zahra pun melesatkan mobilnya membelah keheningan jalan di malam hari.
pip-pip
anggap aja suara klakson mobil ya😆
setalah membunyikan klakson mobilnya tak lama kemudian seorang lelaki paruh baya membukakan gerbang.
"Malam nona muda" sambut mang jaja
"Malam juga mang jaja" jawab zahra sambil tersenyum.
"Kok pulangnya udah malam banget nona pasiennya banyak ya?" tanya mang jaja heran karena zahra tidak pernah pulang selarut ini.
"Huh… pasiennya cuman 1 tapi maunya yang banyak" keluh zahra kepada mang jaja.
"Sabar ya nona, dan fighting" kata mang jaja menyemangati zahra.
zahra yang mendengar kata fighting pun terkekeh.
"Ahh… mang jaja ini udah sering nonton drakor ya?" tanya zahra sambil terus tertawa.
__ADS_1
"Gak kok mang cuman ngikutin gaya nona" kata mang jaja.
"Yaudah* aku masuk dulu ya mang" pamit zahra.
Dan dibalas senyuman ramah oleh mang jaja.
"Uja udah pulang kamu? kok pulangnya telat sih? bukannya kamu sip siang ya? harusnya kan sebelum maghrib udah di rumah?" tanya mama zahra secara bertubi-tubi.
sekedar info ya uja itu adalah nama kecil zahra dan kedua orang tua atau orang* terdekat zahra sering memanggil zahra dengan sebutan uja.
"Aduh mah kalau mau nanya satu* dong aku jadi bingung mau jawab yang mana dulu" jawab zahra malas.
zahra mengambil nafas dalam* lalu mengeluarkannya.
"oh gitu" kata mama dan papa zahra.
"Astaga aku jelasin panjang lebar dari kutub utara sampai kutub selatan dan jawaban mama sama papa oh doang" protes zahra yang tidak percaya akan jawaban kedua orang tuanya.
"Lah terus mau di jawab apalagi" kata papa zahra.
"Au ah aku mau ke kamar mau istirahat" jawab zahra sambil memonyongkan bibirnya satu meter ke depan.
"Eh tunggu dulu kamu gak mau makan?" tanya mama zahra.
__ADS_1
"Udah kok aku udah makan tadi" jawab zahra sambil memencet tombol life.
Biasa rumah orang kaya pasti ada lifenya😌🤣
saat pintu life terbuka zahra sempat kaget karna ada orang di dalam life tersebut yang tak lain adalah abang zahra beserta istri dan keponakan kecil zahra yang baru berumur 2 tahun.
"Ahh… bibi ara kok pulangnya telat sih?bili kan kangen" kata bili lirih lalu berlari memeluk zahra.
"Maaf ya bibi lagi banyak banget pasien jadinya pulang telat. Terus kenapa bili belum tidur ha?" tanya zahra.
"Bili nungguin bibi ara" kata bili
Zahra pun mengangkat bili lalu tersenyum manis.
"Lain kali kalau udah larut malam terus bibi belum pulang bili gak boleh nungguin bibi ya, bili harus tidur biar gak sakit, oke" kata zahra sambil menyubit pipi bili gemas.
Hayy semua makasih buat yang udah setia baca novel aku😊😊🙏
Jangan lupa buat vote dan like novelku ya😊
Dan tuliskan kesan dan saran kalian di kolom komentar😘
selamat membaca🙌🌈😊
__ADS_1