Jodohku Bos Mafia

Jodohku Bos Mafia
Eps 26 Usulan


__ADS_3

"Oh begitu, jangan lupa buat shalat asar" ucap rendi mengingatkan. Walau pun rendi seorang mafia tapi dia tak pernah melupakan siapa tuhannya dan ia paling tidak suka dengan orang yang lalai dalam beribadah.


Wah mafianya alim ya bund😇


"Haha… apakah kau lupa tuan rendi. Aku ini sedang menstruasi jadi tidak mungkin bagiku untuk melaksanakan shalat" jawab zahra terkekeh.


"Oh iya aku lupa akan hal itu" seru rendi sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.


"Cek… cek… seharunya aku yang mengingatkanmu, jangan lupa untuk shalat asar. Lalu makan malam, oh ya makan malamnya usahakan makanan yang bergizi dan jangan lupa minum obatmu agar luka luarnya berangsur sembuh" sahut zahra mengingatkan rendi.


"Siap bu dokter" seru rendi.


Tampa rendi ketahui ada beberapa pasang mata sedang memperhatikannya dari cctv yang di pasang di kamarnya. Mereka adalah pak yahya, bu wina, dan farah. Sejak rendi memasuki kamarnya ketiga orang itu bergegas ke ruangan pengawas dan memperhatikan aktifitas rendi. "Benar apa kata ayah tanpa kita jodohkan mereka berdua memang sudah berjodoh" ucap bu wina girang.


"Maksud nenek paman dan kak dokter zahra di jodohin tanpa sepengetahuan mereka" tanya farah.


"Farah kok bisa tau nama dokter itu dokter zahra?" tanya pak yahya balik tanpa menjawab pertanyaan farah.


"Ya iyalah farah tau karena kan selama farah di rawat di RS gara* jatuh dari sepeda kak dokter zahra yang nanganin farah" jawab farah.

__ADS_1


"Oh begitu, nenek sama kakek berencana menjodohkan pama kamu sama kak dokter zahra. Eh taunya mereka berdua memang sudah berjodoh" ucap bu wina sambil senyum*.


"Hore akhirnya farah punya bibi dokter" seru farah kegirangan.


"Hehe… nenek juga sudah gak sabar buat punya mantu dokter apalagi kalau mantu nenek bisa buat paman kamu berubah" sahut bu wina.


"Yah… besok ayah ke rumah pak yusuf untuk membicarakan hal ini. Bilang bahwa kita ingin mempercepat perjodohan antara mereka berdua biar mereka bisa secepatnya menikah" Kata bu wina.


"Iya* besok ayah ke rumah pak yusuf" jawab pak yahya.


Keesokan harinya


"Assalamualaikum pak yusuf" salam pak yahya.


"Eh om bukannya ayahnya rendi ya?" seru zahra.


"Eh nak zahra baru pulang kamu. Ia ini pak yahya ayahnya rendi" jawab pak yahya.


"Oh iya soalnya saya sip malam. Ada apa kesini?" tanya zahra.

__ADS_1


"Uja kamu kenal sama pak yahya?" tanya pak yusuf


"Iya pah, om yahya ini adalah ayah dari salah satu pasien zahra" jawab zahra mengganti kata pak menjadi om.


"Oh begitu om yahya ini adalah sahabat papa dan juga rekan bisnis" sahut pak yusuf.


"Oh… ya sudah zahra tinggal ya, zahra mau ke atas mau istirahat" pamit zahra lalu meninggalkan kedua laki* paruh baya tersebut.


Tak lama zahra pergi kini ibunya zahra, bu yolan datang membawakan 2 cangkir kopi. "Silahkan diminum pak, ada perlu apa pagi* sudah datang kesini" sahut bu yolan


"Terima kasih bu… ini saya mau mengatakan bahwa saya dan istri saya ingin bahwa perjodohan zahra dan rendi segera di percepat. Karena di lihat-lihat zahra dan rendi sudah sangat akrab. Jadi kita bisa sangat mudah menjodohkan mereka" usul pak yahya.


"Baik, bagaimana jika acara pertunangan antara zahra dan rendi kita lakukan 3 hari lagi. Karena zahra 5 hari lagi akan berangkat ke korea untuk tugas dari RS selama 2 minggu. Jadi bagaimana bapak setuju?" tanya bu yolan


"Saya setuju, untuk pendapat istri saya sudah di pastikan dia juga setuju. Karena dia sendiri yang meminta saya untuk ke sini agar pernikahan zahra dan rendi segera di percepat" ucap pak yahya.


Hay guys makasih yang sudah baca novelku ya😊


Jangan lupa buat like dan komen🙏😙

__ADS_1


Tuliskan juga kesan dan saran kalian di kolom komentar😍🥰❤


Selamat membaca🌈🤗😙✌


__ADS_2