Jodohku Bos Mafia

Jodohku Bos Mafia
Eps 28 Aku setuju


__ADS_3

Waktu menunjukan pukul : 11.30 waktu setempat. Zahra pun terbangun karena suara alarm yang ia pasang.karena hari ini ia sif siang jadi ia sengaja memasang alarm jam 11.30.


Zahra duduk sambil mengumpulkan nyawanya. Setelah itu ia beranjak dari ranjangnya menuju kamar mandi. 15 menit berlalu zahra pun keluar dari kamar mandi dan mengganti pakaiannya. Setelah ia bersiap-siap zahra pun turun.


Zahra sengaja menggunakan tangga katanya biar bisa olahraga. Zahra menggunakan lift hanya jika ia sedang lelah dan malas menggunakan tangga.


Orang kaya mah bebas🤣


"Assalamualaikum selamat siang mamah" sapa zahra. "Wa'alaikum'salam selamat siang juga uja anak mamah" jawab bu yolan.


Zahra pun langsung ke meja makan dan mengambil posisi. "Abang bakal pulang makan siang kan mah?" tanya zahra.


"Gak abang kamu ada tugas yang gak bisa di tinggal jadi dia gak makan siang bareng kita hari ini" jawab bu yolan


"Oh gitu yah" seru zahra.


"Halo bibi selamat siang" seru bili yang baru keluar dari lift bersama rina kakak ipar zahra.


"Halo juga bili. Sini* duduk di samping bibi" pinta zahra. Bili yang mendengar pinta dari zahra pun langsung berlari dan duduk di pinggir zahra. Zahra mencubit pipi bili gemas. "Kak, bagaimana apakah kakak kesusahan dalam mengurus perusahan sekaligus dengan butik kakak?" tanya zahra.

__ADS_1


"Eh… itu sedikit masalah tapi untungnya kakak punya beberapa orang* yang bisa di percaya jadi kakak bisa mengandalkan mereka" jawab rina.


Rina adalah seorang desainer terkenal ia memiliki beberapa butik besar. Namun karena rina menikah dengan rezal yang seorang kapten angkatan darat sekaligus seorang pembisnis. Mengharuskan rina untuk membantu rezal dalam mengelolah perusahannya.


"Huh… tapi masih padetan aku kak. Aku harus selalu siap saat ada pasien dan tak ada dokter yang menangani, lalu aku juga harus mengurus perusahan ZR yang di beri papah. Sungguh kalau tidak ada asisten alisah pasti aku kecolongan" keluh zahra.


"Sudah* saling mengeluh ayo makan dulu" ucap pak yusuf mengakhiri obrolan zahra dan rina.


mereka pun makan dengan tenang hanya ada suara sendok dan garpu yang saling beradu. sampai akhirnya bu yolan angkat bicara. "Zahra jangan lupa nanti malam kita ada makan malam bersama keluarga rendi jadi mama harap kamu hadir dan memberi jawaban yang mama inginkan" ucap bu yolan mengingatkan zahra.


Seketika zahra teringat akan hal di mana mamahnya membujuknya untuk menerima perjodohan. Zahra menghela nafas berat "iya mah zahra tau" ucap zahra pasrah.


"Aku masih sangat nyaman sendiri, tapi… umur ku memang sudah seharusnya menikah. Tapi… kenapa harus rendi sih walau aku bisa dibilang nyaman dengannya namun dia itu sangatlah menyebalkan" gumam zahra lagi.


"Tapi… menikah dengan rendi itu bisa jadi jalan keluar ku. Dengan menikah dengannya aku pasti akan menunaikan ibadahku ya itu menikah. Dan aku yakin pasti dia tidak akan menyentuhku" Ucap zahra yakin sambil menyungging senyuman yang tak bisa diartikan.


Di lain tempat


"Rendi ayah mau bicara" ucap pak yahya.

__ADS_1


"Ada apa yah?" tanya rendi.


"Ayah mau menjodohkan kamu dengan dokter zahra" ucap pak yahya langsung tanpa basa-basi.


"Zahra? ayah mau menjodohkan ku dengan zahra?" tanya rendi meyakinkan.


"Iya, kamu setuju kan?" tanya balik pak yahya.


"Aku setuju, jadi kapan kita menikah?" tanya rendi dan berhasil membuat kedua orang tuanya terkejut.


"Tunggulah kita akan membicarakannya malam ini. Jadi kau bersiap-siaplah malam ini kita akan malam bersama keluarga zahra" ucap pak yahya.


Hay guys makasih yang sudah baca novelku ya😊


Jangan lupa buat vote dan like ya🙏😁


Tuliskan juga kesan dan saran kalian di kolom komentar😘❤😍


Selamat membaca🌈🤗🥰😇

__ADS_1


__ADS_2