Jodohku Bos Mafia

Jodohku Bos Mafia
Eps 9 Manja


__ADS_3

Setelah 15 menit menunggu akhirnya pesanan zahra datang.


"Bos ini bakso pedasnya" sahut aris.


"Kasih saja sama dokter zahra" jawab rendi.


"Ouh… jadi bakso ini pesanan mu dokter" kata aris. Dan dibalas anggukan kepala oleh zahra.


"Hmmm… yumi…" seru zahra.


Rendi yang melihat hal itu pun tersenyum simpul. "kau menyukainya? " tanya rendi.


"Iya, terima kasih banyak bos" seru zahra sambil menghormat.


"Haha… makan saja makananmu dokter" sahut rendi sambil mengelus-elus kepala zahra yang berbalut hijab itu.


zahra yang mendapat perlakuan manis itu sedikit terkaget karena sejak pertama kali bertemu dengan rendi, rendi selalu menunjukkan wajah dinginnya. Zahra hanya tersenyum manis kepada rendi karena dia sangat baik hari ini.


Zahra pun makan dengan sangat lahap. "hmm… bakso ini sangat enak terima kasih sudah mau mentraktirku tuan rendi" sahut zahra.


"Hmm… sama*" seru rendi.


"Oh iya tidurlah, kau harus tidur sekarang. Katamu kau akan tidur setelah aku selesai makan malam" kata zahra.

__ADS_1


"Hmm… baiklah-baik, tapi aku ingin kau mengelus-elus kepalaku agar aku bisa tidur" pinta rendi dengan manja.


"Ahh… kau sudah seperti kucing saja" kata zahra sambil memutar bola mata malas.


pletak


"Ayolah boleh kah kau tidak menjitak kepalaku" omel zahra.


"Dan boleh kah kau tidak membantah ku sekali saja. Aku hanya ingin kau mengelus-elus kepalaku sampai aku tertidur. Aku tidak memintamu untuk memberikan ginjal mu" rendi balik mengomeli zahra.


" Baiklah-baik sekarang sikap tidur oke" jawab zahra


Rendi pun menurut dia mengganti posisinya yang awalnya duduk di ranjang sekarang merebahkan tubuhnya di ranjang.


Zahra pun mulai mengelus-elus kepala rendi. "Tuan apakah aku bisa memanggil mu dengan nama mu?" tanya zahra ragu*.


Pernyataan rendi membuat zahra langsung kaget dan secara tidak sengaja menarik rambut rendi. "Auu… zahra sakit" rendi berpura-pura meringis kesakitan. "Maaf, aku tidak sengaja lagi pula itu semua gara* dirimu" sahut zahra sambil mengelus-elus rambut rendi yang tidak sengaja di tarik zahra.


Rendi tersenyum penuh kemenangan saat zahra mengelus-elus kepalanya lagi. 'Hahah… dia terlalu polos, aku menyukai mu dokter dan aku tidak akan pernah melepaskan mu' batin rendi.


zahra yang melihat senyuman rendi pun angkat bicara. "Heyy… ada apa di balik senyuman mu itu" seru zahra yang mulai curiga dengan rendi.


"Tidak ada, lanjutkan tugasmu untuk membuatku tertidur" jawab rendi.

__ADS_1


Zahra hanya menghela nafasnya. Lalu kembali mengelus-elus kepala rendi.


'Sabar zahra sabar, ini satu-satunya cara agar kau bisa pulang cepat' batin zahra.


Zahra mengelus-elus rambut rendi sampai akhirnya rendi tertidur. "Huh… kau itu sangat tampan namun ke tampananmu itu tertutupi oleh sikap dingin mu andai saja kau itu orang yang ramah pasti aku sudah jatuh hati padamu" gumam zahra.


Zahra pun berdiri dari kursinya dan beranjak pergi.


ceklek


"Eh dokter anda mau kemana" tanya hengki


"Pulang lah aku sudah sangat lelah hari ini, tuan muda kalian sudah tertidur sangat pulas di dalam" seru zahra dan beranjak pergi meninggalkan aris dan hengki beserta anak buah rendi.


"Hey… coba kau pikirkan jika tuan rendi dan dokter zahra menikah" seru aris.


"Sudah di pastikan dokter zahra akan pusing 7 keliling menghadapi tuan rendi" jawab hengki.


mereka berdua pun tertawa terbahak-bahak.


Hayy semua makasih yang udah baca novelku ya🙏🙏


Jangan lupa buat vote dan like novel ku ya😊

__ADS_1


Tuliskan juga kesan dan saran kalian di kolom komentar.


Selamat membaca🙌🌈🙏😊


__ADS_2