Jodohku Bos Mafia

Jodohku Bos Mafia
Eps 36 Lepas Landas


__ADS_3

Zahra memutar bola mata malas. 'Kenapa dia bisa sebucin ini sih, seharusnya kan aku yang bucin. Setara aku ini perempuan, tapi kok malah dia yang nge bucin sih?. Apa dunia udah mau kiamat sampai* semuanya menjadi serba terbalik seperti ini' batin zahra.


Melihat zahra yang melamun membuat rendi tamba kesal. Zahra pun menyadari situasi sekarang. "Baiklah ayo kita berangkat aku akan terlambat nanti" ajak zahra memecah situasi yang tegang tersebut.


"Yang… kamu berangkat sama aku. Bolehkan om, tante?" pinta rendi pada kedua orang tua zahra.


Kedua orang tua tersebut saling menatap lalu menganggukkan kepala secara bersamaan.


Zahra menghela nafasnya berat, "Jadi mana mobil mu?" tanya zahra yang sudah malas menunggu.


"Ayo" ajak rendi, rendi menarik zahra ke mobilnya. Ia membukakan pintu untuk zahra, rendi memperlakukan zahra bak seorang putri.


Zahra pun masuk kedalam mobil, dan betapa terkejutnya ia melihat bunga* menghiasi mobil tersebut. Zahra terpukau dengan dekorasi yang si buat oleh rendi. Rendi tau bahwa zahra sangat menyukai bunga lavender ungu, jadi ia sengaja menaruh beberapa tangkai bunga lavender asli dan menggantung bunga lavender hiasan.


"Bagaimana apa kau suka sayang?" tanya rendi sambil tersenyum. "Bukan suka lagi tapi sangat* suka" jawab zahra senang.

__ADS_1


"Baiklah ayo kita berangkat" ucap rendi, lalu menyalakan mobilnya. Zahra hanya mengangguk sambil terus melihat bunga* lavender.


Rendi mengambil tangan kanan zahra untuk di genggamnya. Ia mencium tangan zahra berulang-ulang. "Yang… saat di sana kamu gak boleh nakal. Ingat! kamu sudah menyandang status tunangan rendi wijaya, jadi jangan kau macam*. Jangan lupa untuk makan dan istirahat, jika ada yang mengganggumu kau langsung saja meneleponku aku akan segera ke sana. Dan oh ya satu lagi, kau harus selalu mengabari ku, entah kau habis dari mana atau apa yang sedang kau lakukan, kau harus melapor padaku" ucap rendi terlihat seperti emak* yang sedang menasehati anaknya ya bund🤭.


"Siap bos… insya allah aku tidak akan macam-macam" jawab zahra sambil cengengesan.


Rendi melepas genggaman tangannya dari tangan zahra lalu mengelus-elus kepala zahra. Setelah puas mengelus kepala calon istrinya ia kembali menggenggam tangan zahra.


Tak terasa mereka telah sampai di bandara. Zahra turun dari mobil dan mengeluarkan segala barang-barangnya.


"Mah… pah… jaga diri kalian baik* ya, doain uja biar selamat sampai tujuan" ucap zahra.


"Ia mama pasti doain kamu, kamu jangan nakal ya di sana ingat! kamu udah bertunangan, jaga kesehatanmu" ucap bu yolan mengingatkan dan di balas anggukan kepala oleh zahra.


Zahra memeluk semua orang hingga tibalah satu manusia yang belum ia peluk yaitu calon suaminya rendi wijaya.

__ADS_1


Zahra dan rendi saling menatap satu sama lain. Hingga akhirnya rendi membawa zahra kedalam pelukannya. "Kamu baik-baik ya di sana, jangan lupa untuk mengabari ku, aku akan menunggumu di sini, oke" ucap rendi lirih.


"Hmm… kamu juga jaga kesehatan mu, jangan begadang melulu, jaga pola makan mu" seru zahra mengingatkan rendi.


Zahra pun melepas pelukan rendi dan berjalan menuju pesawatnya.


Pesawat pun lepas landas, zahra yang duduk di dekat jendela melihat ke arah keluarganya ia melambaikan tangannya begitu pula mereka.


Hay guys makasih yang sudah baca novelku ya😊


Jangan lupa buat vote dan like ya🙏❤


Tuliskan juga kesan dan saran kalian di kolom komentar🥰😚😘


Selamat membaca🌈🤗😉😌

__ADS_1


__ADS_2