
"Astaga ternyata tuan muda bisa tergila* akan cinta. Sampai* membiarkan tangannya terluka" ucap hengki. "Luka itu tidak seberapa sakitnya, Tapi aku kagum pada rendi yang mampu mengandalkan situasi untuk mendapatkan perhatian dari dokter zahra" ucap yudha.
"Haha… siapa dulu gurunya" ucap kenzo bangga. Kenzo dikenal sebagai member THE LION yang punya banyak wanita atau sering di sebut **** boy tapi kalau di indo sering di sebut buaya.
"Maaf" ucap rendi lirih.
"Hmm…" jawab zahra yang masih tampak kesal dengan sikap kekanak-kanakan rendi.
"Oh ayolah luka ini hanya kecil kau tidak harus marah seperti itu" bujuk rendi.
"Hey… tuan muda rendi wijaya asal anda tau mau sekecil apa pun luka bagiku jika pasienku terluka maka itu sudah menjadi tanggung jawabku. Dan aku marah karena sikap kekanak-Kanakan mu. Mungkin bagimu itu hanyalah luka yang kecil tapi bagaimana jika luka itu dapat menyebabkan infeksi jika tidak di tangani hah!" ucap zahra meninggikan suaranya.
Rendi hanya menundukkan kepalanya, ia benar* sangat takut saat zahra memarahinya. pasalnya zahra memarahi rendi terkesan seperti ibu yang memarahi anaknya yang pulang dengan baju kotor.
__ADS_1
'Ya tuhan selamatkan hamba mu ini dari kemarahan singa betina' batin rendi.
Rendi pun memberanikan diri untuk memegang tangan zahra dan tak lupa ia memasang wajah memelas khasnya. "Maaf kan aku, aku janji tidak akan berbuat seperti itu lagi" ucap rendi menenangkan zahra.
Zahra hanya membuang nafasnya berat. "Baiklah sekarang kau harus tidur" ucap zahra.
Rendi yang tak mau mengambil resiko pun hanya menuruti perintah zahra. 'Seumur hidupku tak pernah aku meminta maaf bahkan aku takut kepada seorang wanita. Bahkan ibuku saja jika ia marah aku akan mencari sebuah alasan dan membuat ibuku yang terlebih dahulu meminta maaf. Namun sekarang zahra berhasil membuatku meminta maaf bahkan membuatku menurut semua perkataanya' batin rendi yang masih tidak percaya akan sikapnya setelah bertemu dengan zahra.
'Apakah aku di guna* olehnya? tapi tidak mungkin ataukah aku jatuh cinta padanya?. Aku juga tidak tau apakah aku mencintainya atau tidak tapi yang pasti aku tidak akan membiarkannya pergi dari hidupku' batin rendi.
Zahra pun beranjak pergi. Zahra kembali kaget saat melihat kondisi menyedihkan anak buah rendi beserta sahabat* rendi yang tertidur di lantai depan ruangan rendi. Mereka seperti anak jalanan yang numpang tidur.
"Astaga ini kenapa mereka bisa tidur di sini" gumam zahra sambil terkekeh sendiri.
__ADS_1
Zahra pun melangkah secara pelan* agar tidak mengenai badan orang* tersebut. Namun karena jalan yang zahra lewati begitu banyak orang sehingga membuat zahra menginjak telapak tangan yudha. "Aaa telapak tanganku tolong" teriak yudha histeris namun masih menutup matanya.
"Shuud… diam lah maaf aku tidak sengaja" ucap zahra sambil melompat.
Yudha membuka matanya setelah mendengar suara zahra yang begitu lembut.
"Lain kali hati* ini tangan orang bukan robot" ucap yudha sedikit manja. "Iya* aku minta maaf, ya sudah tangannya tidak kenapa* kan aku permisi dulu" pamit zahra.
Hay guys makasih yang sudah baca novelku ya😊
Jangan lupa buat vote dan like🙏🥰
Tuliskan juga kesan dan saran kalian di kolom komentar😍❤😊
__ADS_1
Selamat membaca🌈🤗🥰😍❤