Jodohku Bos Mafia

Jodohku Bos Mafia
Eps 33 Pertunangan


__ADS_3

Zahra mencubit perut rendi yang menyebabkan rendi berteriak kesakitan.


"Auu sakit tau" rengek


"Shudd diam lah" ucap rendi sambil menaruh jari telunjuk di bibir rendi.


Akibat teriakan rendi mengundang perhatian semua orang, mereka menatap zahra dan rendi dengan tatapan seolah bertanya 'apa yang sedang terjadi'.


Zahra yang mengerti situasi akhirnya angkat bicara. "Hehe… tadi ada semut yang menggigit perut rendi, ya kan rendi" ucap zahra mencari alasan lalu menatap rendi memberi isyarat agar ia mengiyakan apa yang zahra katakan.


"Eh… iya* tadi ada seekor semut yang memanjat ke tubuhku dan menggigit perutku" jawab rendi.


"Oh ibu kira ada apa. Ayo sekarang kita pulang" ajak bu wina.


"Eh… iya bu" jawab rendi.


Mereka pun pergi dari mansion orang tua zahra. "Mah uja pulang ke mansion ku ya" ucap zahra.


"Lah kenapa gak nginep di sini aja?" tanya abang zahra.

__ADS_1


"Mansion ku udah lama gak aku tempatin. Jadi aku berpikir untuk ke mansion ku sebelum aku akhirnya menyandang status seorang istri" jawab zahra.


Pak yusuf, bu yolan, rezal, dan rina saling memandang, mereka sebenarnya tak tega melihat zahra yang terpaksa harus menerima perjodohan ini. Namun niat mereka baik, mereka tak ingin zahra menjadi perawan tua.


Karena sejak remaja zahra tak pernah tertarik dengan yang namanya hubungan percintaan. Itulah mengapa kedua orang tua zahra sepakat menjodohkan zahra.


Zahra pun pamit dan melajukan mobilnya ke mansion miliknya.


1 hari berlalu, tibalah hari di mana zahra dan rendi akan bertunangan. Zahra memakai kebaya berwarna putih. Sedangkan rendi menggunakan kemeja batik.Pertunangan zahra dan rendi bernuansa white and gold sesuai dengan kesepakatan mereka berdua.


Pesta pertunangan zahra dan rendi berjalan dengan sangat baik hingga tibalah penukaran cincin. "Baiklah sekarang adalah acara intinya kepada kedua pasangan rendi dan juga zahra silahkan saling bertukar cincin" seru MC.


Tepuk tangan para tamu terdengar sangat meriah memenuhi gedung yang di sewa zahra dan rendi.


Gedung yang di sewa zahra dan rendi bukanlah gedung biasa. Gedung tersebut hanya bisa di gunakan oleh para pengusaha terkenal dan juga orang* yang berada.


Biasalah orang kaya🤣


Acara pun selesai para tamu berangsur keluar meninggalkan gedung mewah tersebut.

__ADS_1


Zahra terlihat sangat lelah ia duduk di kursi pelaminan. Rendi yang melihat hal itu pun langsung mengambilkan sebotol air putih untuk zahra.


"Ini minumlah agar penat mu berkurang" seru rendi sambil menyodorkan sebotol air.


"Terima kasih" ucap zahra kemudian mengambil air tersebut lalu meneguknya, sampai air di air tersebut berkurang setengah.


"Apa kau bahagia dengan pertunangan ini?" tanya rendi. Zahra melirik sebentar rendi, "Aku tidak tau apakah aku bahagia atau hanya berpura-pura bahagia saja. Lalu bagaimana denganmu?" tanya zahra.


"Aku?… aku bahagia sekali, bahagia ku sekarang tak bisa di ungkapkan dengan kata* saja" jawab rendi senang.


Zahra heran dan mengangkat satu alisnya. "Apa? kenapa kau sangat bahagia?" tanya zahra kembali. Lalu kemudian ia menutup jidatnya agar terlindungi dari rendi yang suka menjitaknya.


Zahra terlihat seperti orang yang trauma akan jitakan. Rendi yang melihat hal itu pun tertawa lepas.


Hay guys makasih yang sudah baca novelku ya😊


Jangan lupa buat vote dan like🙏😘


Tuliskan juga kesan dan saran kalian di kolom komentar🤭🙂😚

__ADS_1


Selamat membaca🌈🤗🥰😉


__ADS_2