
jalan raya mulai agak padat karena weekend seperti ini dimanfaatkan khalayak untuk keluar rumah untuk sekedar refreshing.10 menit kemudian Rio sampai dan dari jarak yang tidak jauh mengintip dengan apa yang akan dilakukan Ikbal,terus saja Ikbal menunggu digerbang karena laki-laki dilarang masuk kost itu.
panggilan Ikbal tidak dijawab,chat nya centang dua dan belum biru,namun keberuntungan masih milik ikbal.di lihat nya darra pulang dari warung sebelah membeli sebungkus makanan.
darra berjalan mundur karena melihat Ikbal didepan gerbang yang sedang menunggu seseorang dan tengok kanan kiri akhirnya pandangan mereka bertemu.
berlari Ikbal menghampiri darra dan dengan sekuat hati darra menghindar,berlalu darra dari hadapan Ikbal namun lengan darra dicekal ,
"Ra ,,maafin aku !!maafin a ga tau kalo kamu udah bela-belain susun rencana buat hari spesial aku,aku membalasnya dengan nyakitin kamu,a mohon jangan begini,a rela kamu marah-marah , kamu tampar a silahkan!!",ucap Ikbal tak mau hilang kesempatan untuk menjelaskan.
"udah???udah belom ngomongnya?kalo udah aku mau kedalem!!!",tanya darra singkat
"tapi kamu jawab dulu,kamu maafin a Ra!!maafin aku mohon!!"seru Ikbal dengan memegang kedua lengan darra dengan tangan nya sedikit erat ,karena dia sangat memohon.
"lepas ,ini jalan umum a!!!"pinta darra menaikan suaranya
"jawab dulu Ra!!"mohon Ikbal sungguh
"aku bilang lepas!!!atau aku teriak?!",ancam darra yang berusaha melepaskan lengan nya dari eratnya tangan ikbal.
melihat suasana Keos seperti itu,Rio berlari dari tempat persembunyian nya,melerai dan menenangkan Ikbal.
"bro bro!!lepas dulu bro, kesian darra. dia bukan jadi simpati sama Lo malah jadi takut kalo Lo gini,lepas dulu bor.ayolah kita ngobrol bertiga deh sama gue,kelarin masalah kalian",lerai Rio dengan niat membantu.
"Lo ga usah ikut campur Yo,gue ga minta apa-apa lagi sama dia,gue cuma mau minta maaf!!dan lo,manfaatin keadaan ini karena Lo suka kan!!!Lo suka sama dia sebelum dan sesudah jadi pacar gue!!,ngaku Lo Yo!"ucap Ikbal yang kalap kali ini.
"gue ga ada urusan lagi sama orang ini,kalau kalian ada masalah urus masalah kalian!!!lepasin gue ,gue mau masuk!!",jawab darra angkat bicara
"ga Ra!!aku ga mau kehilangan kesempatan untuk minta maaf sama kamu",tegas Ikbal
"LEPAAASS!!!
Rio melerai dan menarik tubuh Ikbal menjauh dari darra dan Ikbal pun pergi dari tempat itu.
Rio yang melihat darra berlari dan menangis di gerbang itu ikut berlari dan memanggil darra.
__ADS_1
"kenapa Yo,kenapa setelah gue ikhlasin dia buat bebas dia masih tega sakitin gue kaya gini?!!apa salah gue Yo?!apaa apaaa!!!",tanya darra lirih dan emosi bercampur
"sttttttttttt !!! jangan ngomong gitu,Lo ga salah!!Lo bener,cewek baik,cantik,manis...rugi cowok yang udah ninggalin Lo kaya gini!!"ucap Rio menenangkan dan menarik lengan darra ke pelukannya.
darra semakin kejar tangisannya,tak ada penolakan dari darra dengan perlakuan Rio dan Rio mengusap kepala darra sesekali hingga dia melepaskan ketika darra tenang dan timbul dari pelukan hangat sahabatnya.
tanpa diduga semua itu tak luput dari penglihatan Rizki yang ternyata sedari tadi melihat adegan demi adegan didepan matanya.
Rizki berniat untuk mengembalikan dompet darra yang dia rebut tadi malam,dan darra menyuruhnya untuk datang ke kost sebelum malam.tanpa diduga dia malah melihat adegan yang perlahan tapi pasti membuat mukanya merah,mata nya merah ,darahnya mendidih,dadanya nyeri.
bagaimana gadis yang dia mulai sayangi dikelilingi dua laki-laki,beradu mulut,dan adegan Rio memeluk erat darra tanpa penolakan.
Rio pun mengurungkan niatnya,sepeda motornya putar arah dan melaju seperti tak takut mati, cepat dan kilat!.
***
"Lo jawab gue Yo!",seru darra
"jawab apa Ra??"
"bener kata Ikbal tadi?"
"Lo suka sama gue sebelum dan sesudah gue Ama Ikbal?!!!" tanya darra ragu
"ahhh emmm itu!! udahlah Ikbal ngaco kalo ngomong,dia itukan sempet cemburu juga waktu itu Ama gue",ngeles Rio dari hatinya
"awas aja kalo Lo suka Ama gue!!"ancam darra
"kenapa?nasib gue bakal sama Ama Ikbal?",tanya Rio
"itu Lo tau!!
"tenang!!kalaupun gue suka ,itu pasti Lo ga akan tau karena gue ga pernah mau ungkapin nya",jawab Rio
"ya Lo egois!!"seru darra
__ADS_1
"egois mana sama Lo yang tahu ada orang yang suka sama Lo tapi Lo hukum,Lo buang,Lo benci,Lo...."ungkap Rio sekaligus curhat colongan
"syuttt !!! berisik Lo,balik balik balik Lo... tengok temen Lo tuh ,udah waras belom,"seruu darra memerintah
"aacieee !!!masih pelhatian ciee!!"ledek Rio
"jangan Ampe ni sendal melayang Lo tau",ancam darra dengan mengambil sandal nya sebelah
"oke oke!!! gue ga mau jadi korban pelampiasan!!hahahah"ucap Rio dan menghidupkan motor nya.
"dahhhh suster single!!!"seru Rio tertawa
"RIO!!!!!!
berlalu Rio dari pandangan,darra melanjutkan langkahnya ke dalam kost nya,makanan bungkusan nya tak jua dia makan,kejadian hari ini membuatnya tidak selera dan merasa kenyang.
sebelum pergi untuk shift malam nanti, dia melakukan aktifitas rumahan nya dahulu,mandi ,bersih-bersih,tak lupa video call dengan kedua orang tua nya melepas rindu karena belakangan setelah hubungan nya dengan Ikbal berakhir ,dia enggan dulu pulang kerumahnya..
darra kembali mengecek tasnya,perlengkapan yang wajib dia bawa saat berdinas malam
.sabun pencuci muka,sikat dan pasta gigi,serangkaian perawatan malam yang membuat nyaris wajahnya luput dari jerawat,lembut,putih dan ayu.
seketika ada sesuatu yang ganjil ,darra mencoba mengingat nya berkali-kali tapi nihil.
lalu dia mengecek ponselnya,waktu menunjukan pukul19.00. darra hanya membuka aplikasi WhatsApp nya untuk mengecek grup divisinya,namun perhatiannya tertuju pada chat teratas dengan nama "ketoprak matic",dan dia membuka chat terakhir itu.
"yaudah kamu tunggu depan gerbang ya,aku anterin sekarang!!"
"Rizki???dia berarti kesini dong tadi seharusnya,kok ga nongol-nongol tuh manusia!!!ahh dasar PHP ,untung gue gak nungguin dia tadi"darra menggerutu karena Rizki tak juga datang dari tadi sore.
tanpa darra tahu Rizki sudah datang ,tapi karena perasaan nya lebih pada darra.membuatnya menjadi salah tingkah bersikap,dan memilih pergi dengan membawa yang entah sebesar apa perasaan itu, sampai tak sanggup menguasai diri dan kejadian yang dilihatnya.
darra pun terpaksa mengirim pesan pada Rizki untuk mengantarkan dompetnya,karena darra tidak tahu tempat tinggal Rizki,tapi pesan centang satu,panggilan WhatsApp tak berdering ,panggilan telepon dialihkan...lengkap sudah darra tidak mendapatkan dompetnya.
**mohon maaf bila up agak lama dan membuat readers lupa cerita dari awalnya.
__ADS_1
saran author ,kembalilah ke bab awal ,jika dirasa-rasa lupa dengan ceritanya.hehehhe
semangat puasa hari kedua readers!!🙏**