Jodohku Gebetan Temanku

Jodohku Gebetan Temanku
POV Darra


__ADS_3

aku pribadi yang apa adanya,tidak tomboy tidak juga girly dan masih bisa disesuaikan dengan sikon, hehe.


aku juga tidak begitu modis dalam berpakaian tapi juga tidak kuno,sederhana dan mencari gaya aman saja dalam setiap penampilan ku.dan aku juga bukan orang kota yang kadang risih dengan penampilan karena aku gadis desa yang tak mudah mengubah jiwa kesederhanaan ku.


apalagi semenjak bekerja di RS swasta ini,perlahan gayaku sedikit oke karena lingkungan dan adaptasi dengan penghuni RS ini,o tidak termasuk yang halus itu lho ya.


temanku bukan hanya Diana saja tapi


entah kenapa aku lebih erat dengan Diana,sedangkan temanku yang lainnya ada Noura,Susan dan lani yang satu angkatan bekerja di Rumah Sakit yang sama,tapi berbeda ketika ada tugas dan meeting.kami selalu kompak berlima mengaspirasikan suara kami,karena selain shift di Rumah Sakit kami adalah petugas home care/home visit yang harus berkunjung ke rumah pasien ketika ada perjanjian kontrak RS dengan pihak pasien.


divisi yang berbeda memungkinkan aku untuk ada di shift yang sama dengan Diana,ya aku dinas di bangsal bersama lani dan Noura ,sedangkan Diana di poliklinik bersama Susan.


masalah karier aku selalu bersyukur dengan bermacam kemudahan yang Tuhan berikan padaku,bagaimana tidak?aku tidak pernah menawarkan CV ke perusahaan2 sejak lulus SMA.berbagai tawaran datang dari mulai menjaga toko ponsel,pegawai yayasan di sebuah madrasah hingga ada tawaran beasiswa untuk masuk STIKES.


aku tidak pernah bermimpi jadi perawat seperti sekarang ini,aku bercita-cita jadi guru waktu itu ya seperti ayahku yang jadi guru honorer di SMP swasta di Bogor. tapi karena ketidakmampuan keluarga untuk membiayai kuliah,membuatku menerima tawaran beasiswa dari sekolah tinggi itu tanpa berfikir itu jurusan apa, yang penting gue kuliah.


tapi lama kelamaan profesi ku saat ini adalah sebuah anugerah tak terhingga dan aku patut mensyukuri nya.


Hari-hari yang kulewati lebih banyak ku habiskan di rumah kost ,karena dari segala sisi lebih efisien untuk tempat tinggal ku saat ini.


tapi itu artinya aku harus menahan beban rindu yang kadang memuncak sebelum waktunya,aku harus meyakinkan seseorang untuk tetap percaya dan yakin dengan ku.


dua hari berlalu dan kali ini aku mendapat kan shift siang begitu juga Diana,


"Ra,ntar balik tunggu gue ya kita pulang bareng",ajak Diana di jam istirahat sholat magrib di mushola RS


"kan lo dijemput bokap Lo masa iya ditigain,gila lo ndro!",sangkalku dengan menirukan logat legenda pelawak itu


"lo tenang aja ,bareng aja Ama gue,nanti gue turunin lo sampe depan pintu kost lo",jawab Diana menepuk paha ku dengan ringan nya karena masih berbincang di teras mushola


"gak usah,gue Mao balik ke Bogor karena besok gue shift malam.abis gue dah kangen rumah na",ucapku mengelak kembali tawarannya.


"nah ,makin pas kalo begitu!",seru Diana merangkulku dengan menepuk nepuk bahuku


"pas apanya dah?heran gue lo suka tiba-tiba punya kata-kata yang buat gue mikir keras tau ga!",gerutu ku yang mulai dibuat kebingungan.

__ADS_1


aku tinggalkan Diana dibelakangku yang berjalan sambil menatap layar ponsel,seakan baru sadar dia setengah berlari mengejar langkahku.


"tunggulah,cepet banget lo kaya Mao turun gaji aje!",ucap Diana protes


"iyalah tugas gue masih banyak,Pasien gue udah nunggu,daripada nunggu lo yang unfaedah!iya gak?haha",ucapku dengan tertawa geli


"dasar bocil lo ya,gue Pites lo!",sahut Diana yang sedikit body Shiming


karena aku memang memiliki tubuh yang mungil kecil imut dengan postur tidak gempal tapi berisi.


"kalo bisa nihh!haha,kita berpisah disini ya bebz daah",tawaku meninggalkan Diana karena kita masing-masing kembali melanjutkan tugas hingga pukul 21.00 nanti.


hingga pukul 21.00 ,ponselku berdering


"Lo dimana?gue dah check out,gue tunggu di dekat front office"


aku membuka dan langsung membalasnya


"masih operan shift,Lo duluan aja gak apa-apa!!", jawabku


"makanya lo duluan aja na,gue gak apa-apa


kok*"


kali ini tidak ada balasan dari Diana ,entah dia menungguku atau pulang lebih dulu meninggalkanku,dan aku harap dia pulang lebih dulu karena firasatku kurang enak,terkadang Diana mempunyai rencana yang konyol tapi selalu membuatku mengalah dan pasrah dengan setiap tindakannya.takut aku tidak berdaya dengan ulahnya lebih baik aku menghindar saat ini.


tapi bagaimana caranya,terbang saja aku tidak bisa apalagi menghilang seperti jin botol.otak ku berfikir keras mencari cara untuk lari dari sahabat ku itu.


"Darra sekarang pasien mu dek",ucap ka Vita yang merupakan senior ku


"eh iya ka sorry",jawab ku


aku terus saja melakukan operan hingga selesai dan aku tidak sempat punya rencana untuk menghindar dari Diana.


aku mungkin tipe orang yang tidak enak untuk menolak,walau kadang sering mengorbankan diri sendiri dan mungkin kerapuhan itu pun menjadi kemudahan beberapa orang di masa lalu untuk meninggalkan ku begitu saja.

__ADS_1


tapi aku pun juga paling tidak suka di dikte, bagiku menasehati dan mendikte itu berbeda.


menasehati itu bagiku adalah bahasa yang elegant dan caranya pun turut demikian.


aku punya banyak kekurangan yang mungkin mereka tidak tahu dan itu akan terlihat saat mereka memakai kacamata mereka dengan sangat dekat.


itu juga yang sering membuatku berbenturan dengan pola fikir teman-teman ku apalagi Diana yang keras dan tomboy.


Dan hingga operan selesai aku masih memikirkan ide-ide ,berjalan keruang ganti dengan lambat karena memang aku memperlambat waktu.


"Lo kenapa Ra bukannya ganti baju malah kaya orang banyak utang muka Lo!"seru teman perawatnya


"eh gak apa-apa kok kak,oh iya kakak liat Diana gak didepan?"tanyaku penasaran


"iya itu dia dari tadi duduk aja di depan lobi tuh kaya nunggu orang, jangan-jangan nunggu Lo ya?"


"astaga tuh anak batu banget si"gerutu Darra didalam hati


"heh Darra,gue nanya bengong aja lo!"


"apaan kak,itu mungkin si Diana nunggu si Firman kali"sangkalku


"oh gitu ,yaudah gue duluan ya"


"hey tunggu kak!"


"kenapa?"


"jangan bilang Diana aku ada disini ya,kalo dia nanya bilang ga liat ya kak"


"iya iya oke!"


sedikit tenanglah aku berganti baju walaupun nanti pasti ketemu juga.


jangan bosan membaca cerita ku ini ya readers!!πŸ™πŸ™πŸ˜˜biar aku semangat jangan lupa like ,koment, and vote rate 🌟 5😘

__ADS_1


__ADS_2