Jodohku Gebetan Temanku

Jodohku Gebetan Temanku
happy wedding prisila


__ADS_3

tanpa diduga,darra melingkarkan kedua tangan nya pada leher Rizki ,dengan mengangkat wajahnya Rizki mulai gugup dan berdebar mendapati wajah darra yang tersenyum dan dekat dengan wajahnya hingga hembusan nafasnya terasa membuat jantung Rizki berdebar tak karuan.


"Bang??!"


"Iya sayang"


"Aku siap!"


Tanpa basa-basi Rizki melakukan nya dengan lembut membuat darra terhanyut dengan permainan Rizki sampai dengan klimaks mereka mulai lelah dan terpejam tanpa merubah posisi mereka yang saling mendekap.


***


Kediaman pak Herman


"Si,orangtua mu besok mungkin sampai sini,mama sudah coba hubungi teman-teman mama,dan untungnya mereka tahu kontak ibu mu.mama harap nanti kamu bisa terima apapun penjelasan dari mereka ya nak"


"Buat apa mereka kesini ma,bukannya sisi udah dibuang sama mereka?!"


"Sayang,mama rasa itu bukan alasannya.kamu jangan negatif thinking dulu"


"Apa sih yang mama cari untuk bela mereka mah?!"


"Mama cuma gak mau,anak mama benci sama ibu kandungnya sendiri"


Sisi hanya menggelengkan kepala,setelah mama Tina memasang wajah memelas.


Dan sisi berusaha untuk menerima semua masa-masa kepahitan itu.


Kepahitan untuk bertemu orangtua kandungnya,dan kepahitan untuk menikah dengan orang yang tidak ia cintai.


***


1bulan kemudian


"Halo ma,iya ini Kevin lagi dijalan habis fitting sama sisi"ucap Kevin yang sedang menerima telepon


Sisi hanya duduk disebelah kiri mobil Kevin yang melaju perlahan meninggalkan butik tempat mereka memesan gaun dan setelan jas pengantin.


"Hey,sisi!!Lo seneng banget ya dijodohin sama gue kaya gini?"tanya Kevin sambil mengemudi


"Pertanyaan Lo ga penting,gue capek!!cepet anterin gue"


"Aduh,udah deh gak usah jutek-jutek gitu sama gue,kalo beneran suka bilang aja kali!"


"Sayangnya Lo terlalu pede brother!"


"Halah!cewek mana si yang gak mau kalo liat cowok mapan,kaya,ganteng,dan cuma cewek munafik yang pura-pura kaya Lo!"


*Plaaakkk!!!!


"D*MN!!!!berani Lo sama gue?"


"Denger Kevin,gue lakuin ini semua karena orangtua gue dan gue udah jatuh cinta sama seseorang yang jauh lebih santun dan baik daripada cowok sombong kaya Lo!"

__ADS_1


"Oh ya!!kenapa Lo gak nolak,kenapa Lo mau-mau aja sampai sejauh ini?!"


"Terus apa kabar sama Lo!?"


Kevin tidak bisa berbicara lagi,karena diapun melakukan semua nya karena orangtuanya walaupun hubungan nya dengan vanesha kekasihnya masih menggantung sampai saat ini.


Sesampainya dikediaman pak Herman,sisi dan Kevin pun tiba dan memarkirkan mobil nya dihalaman yang juga sudah ada mobil Rizki disana,


"Ehh kalian udah pulang, kebetulan kita makan siang bareng,ayo nak Kevin"ajak mama Tina


"Aduh maaf tanteh,kita udah makan siang tadi dijalan lagian ini aku udah ditelepon mama juga tadi,aku langsung aja Tan,titip salam sama oom"


"Oh yaudah kalo gitu, hati-hati ya nak.salam juga buat mama papamu"


Mama Tina langsung mengantar Kevin sampai hilang dari pandangan,karena sisi yang langsung naik ke lantai atas.


"Mah itu ada mobil bang Rizki,tumben biasanya ada di bengkel tuh mobil"tanya sisi yang turun mengambil minum


"Darra kan ikut,dia lagi libur mungkin dan kalo Abang mu langsung ke bengkel lah"


"Hah!!kok mama gak bilang kalo ada ka darra?!"


"Yeey,kamu kan gak nanya!"


"Dimana dia mah??"


"Itu dikamar,tadi abis bantu-bantu mama.mungkin tidur siang kali si"


"Aduuh tuh anak,kalo udah ketemu sama darra aja semanget banget!!!"gerutu mama Tina


Dan sisi langsung dengan langkah seribu menaiki tangga dan mengetuk kamar Rizki,


Tok,tok,tok


"Iya masuk"


"Ka darraaaaaaaaa!!!!"


"Sisi,apa kabar kamu?widih mau jadi manten muka nya bahagia banget!!"gurau darra


"Apaan sih kak!aku seneng karena ketemu Kaka daaan....."


"Dan mau curhat?"


"Iya kak,aku selalu nyaman kalo curhat sama kakak,walaupun sahabat kuliah ku tuh selalu maksa aku curhat karena belakangan ini aku berantakan banget"


"Iya iya, mau mulai darimana dulu nih?!"ledek darra


"Gimana kabar Rio kak?dia suka pulang kesana gak kalo libur,apa asyik di kost an dia"


"Kamu masih mikirin dia si?!"


"Menurut kakak sisi harus gimana?sedangkan gak mudah lupain perasaan kita yang saling cinta"

__ADS_1


"What!!jadi kalian sempat punya hubungan?sampai saat ini?!"tanya darra penasaran


"Sayang nya Rio sepengecut ini kak, menghindar dari aku setelah tau perjodohan ini"


Darra hanya tersenyum tanpa sisi tau maksudnya ,


"Sisi,Rio sempet respon apa tentang ini semua?!"


Dan sisipun menceritakan semua dengan rinci apa yang dikatakan Rio terkahir kali,


"Benar si,semua ucapan dan tindakan Rio itu menurut Kaka tepat"


"Kaka belain dia? seharusnya dia berjuang kak,bukan nyerah terus ngilang kaya gini"


"Dia lagi berjuang kok sekarang,dengan cara dia tanpa kamu tahu lho"


"Maksud Kaka?"


"Kamu gak bisa nemuin dia di kostan,di Bogor,di kampus karena dia memang ga ada Disana,dia tinggal diluar kota sekarang,bekerja dan lanjutkan kuliah disana"


Tanpa sadar buliran deras jatuh bersama hati yang patah saat ini,begitu dalam sisi rasakan


"Dan kamu harus percaya Rio lakukan ini semua adalah bentuk perjuangan nya,karena dia benar,kamu pantasnya diperjuangkan"


"Sejak kapan dia disana kak?"


"Mungkin sudah 3 bulan yang lalu si,Kaka ketemu dia dihotel yang Kaka tempati waktu itu"


Dan sisi hanya mampu menangis, dan setiap malam itu rutinitas nya belakangan ini,entah apa yang bisa membuat nya kuat kali ini setelah kepergian Rio yang membuat nya tetap bersemangat,


Hingga waktu berjalan, pernikahan pun berlangsung khidmat dan resepsi yang mewah pun terselenggarakan walau kedua mempelai tidak saling cinta,tapi kedua orangtua menaruh harapan besar pada pernikahan mereka dan darra juga Rizki turut hadir memberikan dukungan untuk sisi.


***


Malang,11 September


1 tahun kemudian


"Rio,jadi kan Lo ke Bogor?!"tanya Luis salah satu teman kost nya


"Iya bro,gue ambil cuti 3 hari buat liat lokasi usaha join gue, ga enak kalo temen gue yang handle sendirian"


"Keren Lo Yo,udah bisa buka usaha sendiri tapi kurang keren karena Lo jomblo!!!hahaha"


"Dasar Lo!jomblo itu pilihan bro,yaudah gue mau packing dulu terus tidur soalnya besok subuh gue udah harus berangkat"


"Yaudah gue juga mau tidur,Lo hati-hati ya"


Keesokan harinya ,Rio sudah berada di dalam kereta yang akan membawanya ke kota kelahirannya,Rio memilih kereta agar ia lebih banyak menikmati perjalanan nya sambil mengenang kisahnya dengan sisi yang berakhir begitu saja.


Sesampainya di Bogor ,Rio mulai melepas rindu dengan keluarga nya,sudah setahun lebih Rio dinas diluarkota dan sejak saat itu dia tidak lagi berjumpa dengan sisi,


"Maafin aku kalo belum bisa lupain perasaan ini si,semoga kamu bahagia bersama suamimu"gumam Rio dalam hati

__ADS_1


__ADS_2