Jodohku Gebetan Temanku

Jodohku Gebetan Temanku
malam pertama


__ADS_3

Sampai dikamar hotel,Rizki malah asyik dengan game diponselnya,darra yang mulai salah tingkah berubah menjadi penasaran dengan sikap Rizki malam ini,


“Bang,kamu gak ngantuk?”


“Belum sayang,kalo kamu udah ngantuk bobo aja duluan”


“Tapi bang?”


“Apa?”tanya Rizki dengan meletakan ponselnya diatas nakas


“Yang tadi kamu bilang sama ibu,gimana?”


“Emang kamu udah siap?kalo udah ayo aja!”ucap Rizki dengan mengedipkan mata


Darra hanya menaikan bahunya dengan senyum tipis,


“Yaudah ,jangan dibuat pusing.kalo belum siap,nanti aja.”


“beneran?”


“mau aku berubah pikiran dan....”


“Aku emang gak salah pilih!!!”seru darra dengan mengecup pipi kiri rizki dan bersembunyi dibalik selimut.


Rizki hanya tertegun dan senyum dengan menggelengkan kepala,betapa dia gemas dengan tingkah istrinya dan Rizki pun berbaring menghadap istrinya yang masih nyaman dibalik selimut,Rizki membiarkan nya begitu saja dan dia pun ikut terlelap.


Lain halnya dengan pasangan pengantin baru,sisi yang malam ini tidur bersama papa dan mamanya juga ikut dikejutkan dengan pertanyaan pak Herman,


“Si,papa mau tanya serius sama kamu!”


“Apa pah?!”


“Yang tadi cowok kamu atau teman kamu?”


“Cowok mana si paaaaah,tadi tuh banyak yang sisi Salami”


“Rio ,yang buat kamu salah tingkah tadi”


“Ko papaa....”


“Papah tau dari Rizki kalo kamu lagi Deket sama cowok itu,dan papa sama Abang kamu khawatir kalo dia itu bukan orang baik,dan lagi dia itu suka sama Kaka ipar kamu!!”


“Dia temen sisi,lagian juga sisi ga suka sama dia!!”ucap sisi berbohong


“Bagus!!kalo gitu papa mau kenalin kamu sama anak temen papa dan dia juga partner kerja papa,dia masih muda baru kelar S1 kemarin,papa rasa kalian cocok”

__ADS_1


“Kebiasaan papa dari dulu suka banget jodohin anak-anak nya,kejadian bang Rizki waktu itu mau terulang lagi sama sisi pah!!”seru sisi dengan mulai kesal


“Sudah papah,sisi benar!biar dia pilih pasangan nya sendiri,mama gak mau liat anak gadis mama satu-satunya ini sedih dan kejadian yang hampir mama kehilangan Rizki itu terjadi pada sisi”


“Sudah mah!!!ini biar jadi urusan papa,Rizki juga mulai setuju dengan tindakan papa ini!!”ucap pak Herman tegas.


“Papah egois, sisi kecewa!!! Mudah-mudahan nasib sisi seberuntung bang Rizki yang bisa lepas dari keegoisan papa!!”seru sisi dengan beranjak meninggalkan kamar hotel.


Entah apa yang dirasa sisi sekarang,semua begitu mengecewakan.orangtua yang tidak mengerti perasaannya dan Rio yang tidak sungguh atas perasaan nya ,pun Rizki yang ikut dengan rencana papahnya.


Angin malam membuat sisi merasa tidak kuat berlama-lama tapi dia enggan kekamarnya yang pasti ada pak Herman dan sisi masih kecewa dengan nya,


“Apa aku telepon ka darra aja ya”gumam sisi dalam hati


“Halo sisi,kenapa?”


“Kaka udah tidur ya,maaf aku ganggu!”


“Ini aku kebangun karena haus eh kamu telepon,bang Rizki udah tidur sih,kenapa si?”tanya darra


“Aku boleh gak tidur dikamar Kaka!?pliss,aku diluar kedinginan nih!!”


“Oke oke,kesini aja si!!,Kaka ga kunci ya”


Dengan cepat sisi berjalan seperti orang sedang mencuri,mengendap melewati kamar orangtua darra dan kamar orangtuanya,dengan hati-hati sisi berjalan dan dia mendapati teriakan dari dalam kamar pa Herman,


suara itu seperti suara mama Tina ,hingga akhirnya sisi penasaran dan membuka gagang pintu,


ceklek


"dia anak kita pah!sampai kapanpun anak kita!"


"tapi dia udah dewasa mah,udah 21 tahun!!"


"terus kenapa?ga ada yang berubah sampai kapanpun!!kalo papa masih nekat,mama yang akan pergi!"


"mah!sisi itu akan menikah nantinya,butuh wali dari papa kandungnya,hayolah mah!"


"ya kamu papa nya bukan yang lain!mereka juga gak pernah mau tahu keadaan sisi!"


jleeebbb!!!


bagai petir disiang hari,sisi langsung menutup pintu kembali dan berlari entah kemana.sisi menyusuri jalanan yang diapun tak tahu tujuan nya,yang dia rasa hanya hati nya yang sedang tercabik-cabik perih,


dan sisi tergeletak di dipinggir jalan dengan tidak sadarkan diri.

__ADS_1


darra yang sudah satu jam menunggu kedatangan sisi mulai menelpon sisi namun tidak diangkatnya,begitu juga mama Tina yang khawatir sejak marahnya sisi tadi,


mama Tina pun menelpon sisi dan hasilnya sama akhirnya mama Tina menelpon darra,


dreeeeettttt


"halo ma?"


"sayang,sisi ada disitu gak!?"


"dia bilang mau tidur disini tapi darra tunggu gak datang-datang"


"oh gitu,mama jadi panik ni ra.semua gara-gara papa kamu ni!!!"seru mama Tina


"lho ada apa sebenarnya mah?"


"panjang nak,yasudah kamu bangunin suami kamu,kita ketemu dilobi ya"


dan darra pun mengikuti perkataan mertuanya,Rizki yang sedang nyenyak pun kaget dengan keterangan yang diberikan darra,


"kok bisa sih!ini udah malam mau cari kemana,sisi juga udah gede masih aja kaya anak kecil,emang apa sih masalahnya!"gerutu Rizki sambil berjalan ke lobi yang diikuti darra


"bang,kamu tenang dulu!!!kalo kamu panik gimana bisa tenangin mama"


"bukan panik atau apa,cuma aku kesel aja.


udah gede kok ga bisa pikir panjang!"


dan darra hanya mampu meraih lengan Rizki dan merangkulnya berusaha meredam emosinya,


dan akhirnya pencarian pun dipecah dua arah,mungkin sisi tidak terlalu jauh walaupun tidak ada kabar berita dan hasil nihil pun sangat pasti.


sekitar 2 kilometer Rizki memberhentikan mobilnya dan samar melihat seorang perempuan dan beberapa orang yang berkerumun,


dengan rasa penasaran Rizki mulai menggiring mobilnya untuk parkir,dan menerobos kerumunan beberapa orang yang ramai ,betapa terkejutnya Rizki mendapati sisi yang tidak sadarkan diri yang dibantu oleh seorang laki-laki yang sibuk menyadarkan sisi,dengan mengoleskan minyak ke permukaan hidung,menepuk pipi agar sadar dan segala macam cara agar sisi bisa sadar.


namun apa yang dilakukan laki-laki itu mendapat kan balasan yang tidak mengenakan,


"kurang ajar Lo!!!Lo apain Adek gue hah!!"seru Rizki menghantam wajah laki-laki itu hingga tersungkur.


"baaaang!!udah udah,apaan sih kamu.pikirin sisi dulu ini harus gimana!"teriak darra menarik lengan Rizki yang tengah geram


Rizki pun menoleh kearah sisi,dimana adiknya masih belum sadar dengan wajah pucat pasi.rizki pun berbalik arah dan darra yang tahu suaminya masih sangat marah ,berjalan mendekati laki-laki itu,


"Lo pulang aja,sisi udah sama kita.gue gak tahu emosi Rizki kaya apa kalo Lo masih disini dan gue percaya semua ini ga seperti yang Rizki bayangin,gue tahu Lo dari dulu"

__ADS_1


siapa ya laki-laki itu readers!!!!???


sorry author baru up lagi, semangat baca terus ya guys!!😘😍


__ADS_2