
seminggu berlalu,kejadian malam itu membuat darra sedikit jaga jarak dengan Rizki ,juga membuat setiap malam nya teringat kejadian malam itu dan dirinya hanya mampu menangis sejadi-jadinya.betapa cinta nya selalu ada rintangan.
Rizki mulai melihat jika darra sedikit berubah,
dia mengirim pesan pada kekasihnya,
"Ra ?kamu udah makan!?
(tidak ada balasan)
"sayang,kamu sibuk ya?
(tidak ada balasan)
Rizki yang nampak bingung,mulai sedikit cemas dengan kelanjutan hubungan nya,di ruang tv Rizki menghabiskan malamnya dengan bermain play station, mencoba melepas kegalauan nya ,namun dengan perlahan orang tuanya menghampiri,
"Rizki ,papah mau ngomong serius sama kamu",ucap pak Herman
"iya ngomong pah ,Rizki dengerin ko"sahut Rizki yang masih asik dengan game nya.
"Rizkii sayang , sopanlah sama papah kamu,mamah tau kamu masih jengkel"bujuk ini Tina yang menghampiri dan duduk memeluk Rizki
mama nya benar , bagaimana pun papahnya, dia tetap orang tuanya.dia teringat kata-kata darra menasehatinya malam itu didalam mobil.dan papah nya hanya menggeleng kepala duduk di sofa ruang tv itu.beranjaklah Rizki dari duduk lesehan dan duduk diatas sejajar dengan orangtuanya.
"iya pah, mau ngomong apa?
"papah mau kenalin Kamu sama anak temen papah,dia cantik papah liat fotonya,dia seorang dokter Ki ,usianya lebih muda 1 tahun dari kamu.papah harap kamu bisa mengenal nya lebih"jelas pak Herman dengan menepuk pundak Rizki
"pah!!papah tau Rizki udah punya pilihan sendiri,kenapa papah se egois ini...papah ngertiin perasaan aku sedikit aja pah,aku ga pernah nuntut apapun dari papah,tapi kali ini aku mohon,kasih aku kebebasan pah!!"ucap Rizki yang mulai tak ramah menghadapi papahnya.
"papah tau yang terbaik buat kamu Ki!!papah mau kamu cepat nikah dan nikah itu bukan masalah sepele ,papah gak mau anak papah semuanya itu salah pilih pasangan!!",
__ADS_1
"terus menurut papah hubungan aku sepele ?aduh aku ga tau lagi jalan pikiran papah kaya gimana...Rizki pusing!!!"saut Rizki dengan muka yang merah padam pergi dengan motor balap nya,
ibu Tina hanya mampu mengelus dada dan mengelus punggung putranya sedari tadi hingga Rizki pergi dengan kacaunya.rizki merasa tak sanggup membayangkan lebih jauh apa yang terjadi dengan hubungan nya dengan darra.
Rizki memilih tinggal di sebuah kamar di bengkel nya ,yang terdapat 3 kamar, tempat karyawan nya istirahat jika tak sempat pulang kerumah mereka.
pikiran nya menerawang jauh pada hal-hal buruk yang akan terjadi dan untuk kali ini Rizki melepaskan kepedihan nya dengan derai air mata,air mata laki-laki yang tak mudah terlepaskan jika bukan teramat sangat menyakiti nya.
darra menjalani hari-hari nya seperti biasa dan mulai membiasakan diri tanpa Rizki dan tidak bertemu lagi setelah kejadian malam itu, dia selalu menghindar dan sulit di hubungi.
Rizki mengirim pesan dan tidak juga dibalas,dan dengan suara parau nya,Rizki menelpon darra, diangkat nya kali ini,
"halo ? assalamualaikum?
"waalaikum salam!?darra kamu lagi dimana?
"aku lagi di kost ,maaf ya bang aku sibuk,aku tutup dulu ya"jawab darra tak ingin panjang lebar
"kamu nangis bang??kenapa,ada apa! iya aku mau ketemu kamu,sekarang atau kapan?
"sekarang ,aku jemput kamu yah!!
"Iyah aku tunggu bang.
sampailah Rizki dikost dan mereka melaju ke tempat tujuan mereka.dengan mata sembab Rizki berjalan mengulurkan tangan nya berharap darra mau digandengnya.darra yang melihat raut Rizki yang tidak baik-baik saja , menerima perlakuan Rizki dan mereka pun masuk kedalam cafe,
"Abang ??kenapa, cerita sama darra .
Rizki hanya senyum dan memegang tangan darra lalu mencium nya.
"bang,kenapa?katanya mau ketemu ,pasti mau ngomong penting kan?
__ADS_1
"satu yang perlu kamu tahu, sampai aku mati aku ga akan bisa lupain kamu Ra,kamu yang pertama buat aku jatuh hati sampai aku ga peduli sama diri kau sendiri.
"aku tahu ,kamu ga usah jelasin itu semua ke aku,aku tahu itu.tapi apa alasan kamu meyakinkan aku dengan keadaan kamu yang kacau kaya gini?!pasti ada yang aku harus tahu.
"janji kamu gak marah sama aku?karena ini bukan mau aku , semua papah aku yang buat,semua diluar..." ucap Rizki uang hilang kontrol
"syuttt!! pelan-pelan...Kamu tahu aku dari dulu ga bisa marah sama kamu.jelasin pelan-pelan yah!!?
"papah ku ngenalin aku sama anak dari teman nya,seorang dokter yang lebih muda 1 tahun dari aku,kamu tahu gimana perasaan aku Ra ??aku serasa jadi orang bodoh kalo sampai semua ini terjadi tapi kamu begitu tegar.itu yang membuat aku begitu sakit Ra.
dengan senyum menahan air liurnya yang ditelan juga,darra mengatur emosinya dan mulai menenangkan Rizki yang lebih kalut ,
"Ki?kita Masih banyak kesempatan untuk melupakan masa lalu dan memulai dengan yang lebih indah.seiring waktu,ini akan indah.
tapi belum tentu kita ada kesempatan buat membahagiakan orang tua,ikutilah apa maunya,dan kita lihat ada kebaikan apa dibalik ini semua.
"kamu ga sakit dengernya?apa udah ga sayang sama aku?
"ini bukan pengalaman pertama aku untuk merasakan sakit,kamu tahu itu kan?hehehe...
"maafin aku ya kalo kamu merasakannya lagi?,terus kita harus lakuin apa supaya hubungan kita baik-baik aja ?
"berdoalah, cuma doa yang bisa merubah takdir.kamu janji ,jangan bantah orang tau kamu ,demi aku dan kamu.dan mungkin ini harus di akhiri, kamu harus belajar ya ,mungkin aku bukan jodoh kamu"jawab darra dengan menyeka airmata Rizki yang terlihat menetes.
berhambur Rizki dengan segala kehancuran nya dipelukan darra ,lama dia menumpahkan segala perasaan nya di pelukan hangat kekasihnya.
"aku gak mau!!!!"seru Rizki yang melepaskan pelukan nya tiba-tiba
"kamu lebih dewasa dari aku ,kita bisa lewati ini semua...aku tidak sekuat yang kamu tahu ,kalau kamu kaya gini ,siapa yang hibur aku ?aku ga selalu disamping kamu ,masa sekarang kita sedih-sedih an kaya gini?kesian aku lhoo !!!hehe"ujar darra panjang lebar
Rizki mulai menyadari perkataan darra,dan mengelus kepala darra dan menarik ke dalam pelukan nya kembali.betapa dia tak mau kehilangan moment yang mungkin tak akan terulang lagi.
__ADS_1
malam yang sangat menguras emosi keduanya,namun darra menyimpan rapat semua kehancuran nya,dia selalu berusaha membuat Rizki lebih tenang membawa sikap dan pikiran nya.