
pagi itu bukan darra saja yang sibuk,namun Diana juga ikut sibuk untuk berangkat ke rumah sakit ,karena setelah melihat update story Susan,Noura dan lani di WhatsApp nya.
yang mengucapkan salam perpisahan karena darra akan mengikuti jejak Diana yang sudah lebih dulu resign.
sampailah Diana dan firman yang datang pagi itu ,takut darra sudah terlanjur pulang ke bogor.dan sekalian mereka menjenguk Rizki yang sudah akan pulang nanti siang.
"Ra ???"
"hey bumil!!!! tunggu kantin ya,aku mau ganti baju dulu",seru darra yang sudah selesai dengan tugasnya.
bergegaslah Diana dan firman ke kantin ,dan darra yang menyusulnya ,ikut duduk menghampiri mereka,
"hey!!!tumben pagi-pagi ngapain?Mao jenguk Rizki?"tanya darra
"gue mau jenguk Lo lah!"
"ko gue?!emang gue kenapa?!"
"emang kebiasaan punya temen kaya Lo,ga pernah cerita kalo ga dipaksa!!!sampai mau resign pun gue gak tahu!!"
"hahahahahah,iya sorry sorry na!!!niatnya gue mau kerumah Lo habis dinas ini.
"alasan!!!terus gimana dokter intan ?"
"ya baik-baik aja dia,2 hari yang lalu gue asisten dia buat nanganin Rizki di UGD.
"terus terus gimana Ra ?ada titik terang ?!
"ad atuh diatas kepala Lo ,klo malam makin terang malah!!!
dengan bodohnya Diana ikut menengok ke atas kepala nya,
"itu lampu dodol!!!"tau ah ngomong sama Lo mah susah"
"masa !?hahaha,yaudah gue mau pesan taxi online buat bawa barang gue di kost an,apa Lo mau jenguk Rizki ?
"yaudah hayo !temenin gue"
"aihh,males na !!gue aja selalu ngehindar kalo bisa.!!
"udah ikut gue !!pasti Rizki juga gak tau sama ini semua iya kan?"
"ya kalo dia tau itu pasti dari Lo !!!"
dan mereka beranjak dari duduk menuju ruang VIP tempat Rizki dirawat.
__ADS_1
"assalamualaikum??"
"waalaikum salam? temen Rizki ya?mari masuk nak,Rizki habis sarapan tuh",ucap Bu tina yang mempersilahkan Diana dan firman masuk
"ibu keluar dulu ya, mau beli sesuatu.
ibu tinggal sebentar ya nak"
"oh iya Bu ,gak apa-apa",jawab Diana
setelah Bu tina keluar dan menutup pintu ,dia melihat darra dibangku tunggu diluar dan segera Bu tina menghampirinya,
"darra ngapain disini nak?ko ga masuk!!"
"itu darra nganter Diana sama suaminya Tan,mau jenguk Rizki katanya"
"iya tapi kok ,yaudah Tante ngerti perasaan kamu,tapi Tante boleh nanya sesuatu ga kalo kamu ga keberatan?!
"apa tan? tanya aja gak apa-apa"
"tadi Tante ga sengaja liat ,kamu dipeluk,terus ada yang nangis. mereka bakalan kangen sama kamu ,emang kamu mau kemana nak?"tanya Bu tina memastikan dugaan nya.
"darra mau resign Tan, udah lama ibu darra pengen aku kerja yang ga jauh dari tempat tinggalku,dan kemarin kontrak kerja ku habis Tan"
"tanteh??bukan itu yang buat darra bulat dengan keputusan darra ,memang darra akui,ga bisa lupain perasaan darra ke Rizki gitu aja,tapi percaya sama darra tan,darra gak apa-apa, darra ikhlas jadi Tante ga usah merasa ga enak sama aku ya.
dan mereka berpelukan yang diiringi tangisan bu Tina yang merasa lemah membela putranya,dan membayangkan bagaimana jika Rizki mengetahui ini semua.
dan pelukan mereka semakin hangat karena disambut pelukan oleh sisi yang ikut berpelukan ,
"hey sisi!!!kamu disini??
"iya kak!!!aku udah tau semua ko ,kalo kakak ga disini lagi. terus aku kalo kangen gimana ka?
"jangan kangen makanya!!hehehehe"
"ihhhh kak darra !!!!
"ya kamu video call aku atau backstreet dari papah buat maen kebogor!!hhaahha
"aahhh!!!boleh juga tuh kaa!!
",hey aku bercanda si!!nanti kamu dimarahin lagi .
dan mereka bertiga tertawa ,dan disaat yang bersamaan darra menerima pesan dari seseorang,
__ADS_1
"Ra ?gue tunggu di kantin ,Lo belum cek out kan?"
dan ternyata dr.intan yang mengirim pesan ,entah apa yang ingin dibicarakan nya.membuat darra menjawab pesan itu dan beranjak pamit pada sisi dan Bu tina.
dan dr.intan sudah menunggu dengan teh hangat yang menemani nya,
"ehh ,belum pulang dok? ada apa dok?"tanah darra dengan ikut duduk berhadapan dengan dokter cantik itu
"belum ,Lo udah sarapan?pesen sana, gue traktir!!
"asiikkk!!!tapi gampang nanti aja,dokter mau ngomong apa nih?
"gue mau Lo jangan putusin pacar Lo gitu aja Ra ,dia sayang banget sama Lo .dan gue dah bilang kan sama Lo ,gue ga bisa pisah juga sama cowok gue.
"sekarang gini dok,apa daya aku buat pertahankan semuanya?aku ga bisa selevel kaya dokter,ga punya apa-apa terus apa yang dipandang keluarga nya dari aku?!"
"papa nya!!bukan keluarganya!,gue tau adiknya,mamah nya itu suka sama lo.harusnya Lo percaya diri karena Rizki juga begitu kuat perasaan nya ke Lo!"
"yah udah dok,aku pasrah aja!!semua pasti ada jalannya,aku laper dok!tawaran nya boleh ya?heheh
"ah ngomong Ama Lo mah susah!!yaudah sana pesen aja!!
dan mereka menikmati sarapan mereka hingga selesai ,dan darra langsung bergegas bersama Diana dan firman yang sudah selesai menjenguk Rizki,di kost darra mereka menyiapkan barang yang akan darra bawa dengan taxi online yang sudah dipesannya.
setelah datang pesanan nya ,darra dan Diana melepas tangisan mereka dengan pelukan erat.
"sering-sering maen kerumah gue ya!!!
cari suami di tempat Lo yang baru nanti,kalo bisa dokter juga!!
"beraaaaattttt!! hhehhehehe.yaudah gue pamit,jaga ponakan gue ini!!makasih juga fir udah bantu gue.
dan pergi lah darra dengan naik taxi online ,diiringi dengan Diana dari belakang dan mereka berpisah setelah Diana sampai di gang rumahnya.
sisi dan Bu tina memilih untuk menyembunyikan semua ini sementara dari Rizki,dan pak Herman yang datang untuk menjemput kepulangan Rizki pun tidak mengetahui semua.
sampai pada perawat yang masuk untuk melepas infus dari tangan Rizki ,Rizki memberanikan diri untuk menanyakan keberadaan dan keadaan darra saat ini ,yang membuat sisi dan bu Tina saling berpandangan gugup saat Rizki mulai membuka pertanyaan pada suster yang menangani nya,
"suster, saya mau tanya!!"
"ohh iya tuan, mau tanya apa?
Bu tina yang dag Dig dug dengan situasi itu mencoba menyela pembicaraan,
"oh iya Ki , kamu nanti mau mama masakin apa??kan anak mama baru Sembuh ni dari perawatan nya,hehe"tanya Bu tina berusaha natural dengan maksudnya.
__ADS_1