Jodohku Gebetan Temanku

Jodohku Gebetan Temanku
honeymoon


__ADS_3

Sebulan berlalu darra mulai mempersiapkan keberangkatan nya bersama Rizki untuk honeymoon dan kerjasama bisnis barunya.


Ia pun memilih menggunakan pesawat untuk lebih cepat sampai tujuan,darra yang baru pertama kali nya merasa ketakutan dan gugup,


"Bang,ntar aku mabok ga ya di dalam pesawat?kok aku udah berasa mual belum apa-apa!!"ucap darra dengan duduk dibandara bersama kedua orangtua dan mertuanya yang mengantar nya.


" lho kok belum apa-apa udah mual aja,aku belum apa-apain perasaan heheheh"jawab Rizki


"Ihhh, maksudnya mabok kendaraan lho bang!!"saut darra kesal


"Ohhh jadi kalian belum melakukan nya ya?!"tanya mama Tina


Darra dan Rizki pun saling menatap,kali ini mereka salah berucap didepan orangtua mereka masing-masing.


"Yaudah kalo gitu,yang lama disana nya ,kalo udah berhasil baru pulang ya kalian!!"seru mama Tina


"Rizki sih mau nya gitu,tapi kalo kantong tipis dan gak kerja ,gak makan dong kita!hehehe"


Merekapun semua tertawa dengan tingkah mama Tina yang sudah tidak sabar dengan kehadiran cucu keduanya,terlebih ibu darra yang sudah menanti cucu pertamanya.


Hingga pesawat mulai take off ,Rizki dan darra berpamifan, sampai dikursi pesawat darra mulai gelisah dengan apa yang ditakutinya.


"Kamu udah pernah bang naik pesawat?!"


"Emmm baru 2 kali sih,karena aku lebih suka naik motor sebenarnya"


"Yaudah yuk bang,kita naik motor aja ke Malang nya!!"


"Hahahahahaha,darra darra!!!kita udah didalem dikit lagi juga sampe ,kamu merem aja udah sambil denger musik nih!"ucap Rizki menyodorkan earphone


Darra mulai mengikuti arahan Rizki karena berharap ia baik-baik saja,minimal sampai turun dari pesawat dan rizki hanya mampu tersenyum melihat istrinya yang terpejam dengan earphone yang menutup telinganya.


Tidak butuh waktu lama,mereka tiba di tempat tujuan,


"Kita cari hotel ni bang?!"


"Iya sayang,tapi kita makan dulu ya aku laper"


"Aduuh bang, kepala udah pusing nih, delivery order ya!!kita cari hotel dulu l"keluh darra yang merangkul lengan Rizki dengan rengekan


Rizki pun menuruti apa kata darra dan mereka mendapat kamar hotel dengan pemandangan yang Indah,


"Waaaaahhhh,bagus banget bang!!!aku betah kalo pemandangan nya kaya gini"


"Syukur kalo kamu suka,aku jadi seneng.yaudah aku mau cuci muka dulu"


Dan dengan penasaran darra mulai ingin melihat suasana sekeliling hotel,darra berjalan dengan mata yang melirik Kanan dan kiri dan tiba-tiba,


Bruuugggggh!!!!


"Aduh maaf ya mas,saya gak sengaja"ucap darra

__ADS_1


"Aduh Bu,lain kali hati-hati ya,yang ada nanti saya yang ditegur atasan saya"jawab seorang cleaning service yang memang sedang membawa peralatan yang berserakan karena bertabrakan dengan darra.


Rizki yang sedang mencari nya dari tadi pun ,mulai sedikit berlari karena melihat dikejauhan ,


"Ada apa ini mas!ada apa sayang?!"tanya Rizki


"Ini tadi aku gak sengaja nabrak mas ini,"


"Oh gitu,maaf ya mas istri saya memang lagi gak enak badan jadi maklum ya mas,mari saya bantu?!"ucap Rizki sambil memunguti peralatan kebersihan itu


"Jon,kenapa ini?!"tanya seorang laki-laki


"Ini pak,tadi ibu ini nabrak saya ,tapi mungkin dia gak sengaja"


Seketika Rizki bangun dan tatapan mereka bertemu ,sangat kaget Rizki dengan apa yang dilihatnya,begitu juga darra yang masih mengerutkan dahinya tanda tak percaya,


Rio,adalah salah satu pengawas dari beberapa bawahan didivisi kebersihan dihotel tempat mereka bermalam.


"Jo,mereka sahabat gue.yaudah Lo lanjut kerjaan Lo ya "perintah Rio pada Jono


"Rio!!Lo disini?"tanya darra


"Iya ,gue pindah kesini"saut Rio dengan senyum


"Gue udah tau Yo kota mutasi lo ,cuma gue gak tau kalo dihotel ini Lo kerja"


Rizki masih acuh ,dan segera mengajak darra pergi.rio yang melihatnya tidak merasa aneh dengan sikap dingin Rizki yang selalu cuek.


"Abang apa-apa an sih,ga sopan lho gitu!"


"Masih kesel karena dia deketin adik kamu?sisi udah mau nikah sama orang lain kamu masih musuhin Rio!?"


"Aku cemburu,selalu!!aku gak mau kamu lama-lama Deket dia!"


"Terserah kamu,aku bingung sama kamu!"


Darra berlalu menuju kamarnya dan masuk kamar meninggalkan Rizki diloby hotel.


Hingga petang pun tiba,darra masih enggan menegur Rizki yang sekarang berdiri di balkon dengan menyeruput kopi nya yang dibuat sendiri,


***


berbeda dengan sisi yang pasrah dengan rencana orangtua nya untuk mempercepat pernikahan nya,hingga sekali lagi dia meminta kepastian dari rio.dengan drama yang panjang sisi mengirim WhatsApp pada Rio,


("aku tunggu di cafe biasa,terakhir kali")


Rio yang menerima pesan merasa bingung karena cafe itu berada jauh dari tempat nya saat ini,sisi yang belum mengetahui keberadaan Rio mulai gelisah karena tak ada balasan dari Rio,


dengan keyakinan nya sisi tetap pergi ke cafe itu, menemukan keberuntungan yang mungkin akan berpihak padanya,dua jam sisi menunggu di cafe hingga habis capuccino dua cangkir nya tapi Rio tetap tak muncul.


hingga sisi mulai pasrah dan beranjak pergi.

__ADS_1


disebrang sana Rio pun juga pasrah dengan keadaan yang tidak mungkin hanya dengan waktu 2 atau 3 jam untuk sampai bertemu sisi, walaupun rindu sangat menyesakan dadanya.


***


dikamar hotel


"kamu mau diem-dieman kaya gini??"


"ya kamu tuh,ga mau berubah!!"


"iya iya aku ngalah, aku janji besok-besok kalo ketemu Rio aku bakal ramah"


darra mulai tak percaya dengan ucapan Rizki,


"aku pegang janji kamu lho!!"


"iyaa,tapi ada syarat nya laaah!!"


"males ah!!"


"oohh,katanya mau jadi istri yang baik dan nurut!!?"


"okee oke,apa syaratnya?"


Rizki tak menjawab ,dia justru membuka bajunya hingga terlihat dada bidang yang sangat menarik perhatian darra sesungguhnya,


"hey hey,kamu mau ngapain bang!!"


Rizki menepuk-nepuk sebagian punggungnya,


"pijitin!!!"


"idiih,aku kira mau ngapain baang baaang!!"


"kamu kira mau ngapain?!"


"emmm ya engga!!!aku kira mau......"


Rizki langsung berbalik badan dan menatap darra yang akan memulai pijitannya dan tersentak kaget ketika Rizki berbalik badan,


"udah siap emang kamu?!"


"ya udah,ini udah aku mau mulai kamu ngagetin!!"


"serius!!!"


"ya serius,ini jadi gak dipijitin?"


"hah?!"


"kenapa sih !!"

__ADS_1


"hemmm,aku kira mau......."ucap Rizki yang terhenti dengan menunduk


tanpa diduga,darra melingkarkan kedua tangan nya pada leher Rizki ,dengan mengangkat wajahnya Rizki mulai gugup dan berdebar mendapati wajah darra yang tersenyum dan dekat dengan wajahnya hingga hembusan nafasnya terasa membuat jantung Rizki berdebar tak karuan.


__ADS_2