Jodohku Gebetan Temanku

Jodohku Gebetan Temanku
kenyataan


__ADS_3

"Lo pulang aja,sisi udah sama kita.gue gak tahu emosi Rizki kaya apa kalo Lo masih disini dan gue percaya semua ini ga seperti yang Rizki bayangin,gue tahu Lo dari dulu"


Flash back


"Astaga!!sisi ,bangun si!"seru Rio yang menghampiri sisi


Tubuh sisi akhirnya diangkat ke deretan kursi halte yang tidak jauh,bersama beberapa orang Rio berhasil membaringkan sisi dengan memberikan jaketnya sebagai alas untuk kepala sisi.


Rio melintasi jalan tersebut karena sebenarnya ia belum pulang kerumahnya,selesai dengan resepsi darra ,Rio memilih menenangkan mood nya dulu disebuah cafe hingga akhirnya menemukan sisi tergelatak dijalan.


****


Rizki masih dengan wajah dingin nya sambil mengemudi dan darra dibangku belakang bersama sisi yang mulai siuman,


"Si, udah sadar? Alhamdulillah!!!"seru darra gembira


Rizki pun menoleh dan sesekali melirik lewat spion didepannya,


"Ka darra,aku dimana?!"


"Dimobil ,kamu pingsan tadi si!emang kamu gak inget?"tanya darra


Sisi mulai meraba ingatannya,dan tak lama dia berhasil menangkap kesimpulan yang diutarakannya pada darra,


Bukan menjelaskan,sisi malah menarik dan memeluk erat Kaka iparnya itu,


"Udah cukup kamu buat kita khawatir si!papa mama,apa kamu gak kasihan,hah!!"seru Rizki yang sedari tadi menahan kekesalan nya.


Kali ini sisi tak menjawab apapun perkataan Rizki,dia hanya bisa menangis dan menangis,hingga akhirnya dia membuka suara,


"Aku mau bicara sama ka darra empat mata!!!"


Darra pun terkejut , begitupun Rizki,


"Gak bisa,kita dikit lagi sampe.papa mama udah nunggu,Abang udah telepon tadi.jangan macam-macam sisi!!"ucap Rizki


"Sayang,gak apa-apa ya.biarin sisi sama aku bicara berdua,mungkin ini penting buat dia"


Tak ada jawaban dari Rizki ,hanya mobil yang melaju makin cepat sampai akhirnya tiba di pintu masuk hotel.rizki memberhentikan mobilnya dan turunlah istri dan adiknya terlebih dahulu,


Darra memilih cafe 24jam disamping hotel itu,


Dan Rizki yang sudah sampai dilobi sudah disambut kedua orangtuanya dan mertuanya yang jelas panik menunggu kabar,


"Gimana Ki!?darra mana!"


"Sisi sama darra ada didepan,dia butuh berdua bilangnya,curhat mungkin!!Rizki gak ngerti deh,Rizki ngantuk!"

__ADS_1


Dan mereka sedikit lega dengan penjelasan Rizki dan Rizki segera masuk kamarnya, betapa dia dibuat lelah dan panik oleh adik yang sebenarnya dia sayang,dan diapun tak ingin terjadi apa-apa pada sisi.


darra terus sabar menemani sisi yang masih tidak mau membuka suara dan hanya menangis,


"sisi?ini sudah jam dua malam,kamu mau tidur atau mau makan biar Kaka pesen"


sisi hanya menggelengkan kepala,


"kamu bilangnya mau bicara sama Kaka,kamu ragu mau cerita atau gak percaya sama aku?"


"aku cuma bingung,harus jelasin darimana ka,semua rasanya sakit banget ka!"ucap sisi yang mulai terbata-bata


"pelan-pelan sayang"bujuk darra


"pertama,papa mau jodohin aku sama anak temannya dan kedua ternyata aku bukan anak kandung mereka"jelas sisi yang berlanjut dengan tangisnya,


"heyy sisi,sayang!!!kamu ga boleh ngomong sembarangan.kamu tahu dari mana?!yaudah oke gini aja,semua kita bahas sama-sama ya,Kaka temenin kamu nanti"


sisi hanya menggelengkan kepala,


"aku gak mau ketemu mereka ka,mereka yang tega buat aku seperti orang bodoh,yang berhasil sembunyiin ini semua,selama ini."


darra tak ingin sisi lebih berontak dengan apa yang tengah dialami nya dengan hati-hati dia menenangkan ,


"terus kamu mau nya gimana?untuk sementara tidur sama Kaka malam ini,mau?"


"apa si?"


"aku tinggal sama ibu Kaka boleh gak? sementara waktu sambil memikirkan langkah yang mau aku ambil"


"emmmm,kalo ketemu Rio setiap hari gak apa-apa?heheh"


"oh iya,yaudah gak usah ka!aku mungkin cari kost aja sambil cari kerja"


",hehhehe,sisi muka kamu lucu!!tenang Rio itu lebih sering di kost sekarang karena kan belum lama ini dia lanjutin kuliahnya,kayanya satu kampus gitu sama kamu,


"seriussss Dong ka,masih aja aku dibecandain"


"uluh-uluh sayang siapa sih ni,nangisnya sampe banjir??! hehe,sayang nya babang Rio ya?"


"gak lucu lho kaa!!"seru sisi menahan tawa


"tapi muka kamu merah lho dek!hehe"


"tipe dia bukan aku,tapi Kaka!cinta dia buat Kaka itu besar, rasanya sulit untuk dia pindah ke lain hati"


"sulit itu bukan berarti tidak bisa, harus yakin sama perasaan sendiri ya!Kaka akan dukung kalo kamu benar-benar sayang sama Rio"

__ADS_1


sisi langsung memeluk darra , dan darra hanya mengusap-usap punggung sisi,betapa sisi beruntung mempunyai Kaka ipar yang baik dan pengertian seperti darra.


"hayo!!udah malam nanti Abang mu telepon Kaka lagi"


"tapi aku laper kaaa"


"eleeeh,habis kenyang nangis ,perut kamu yang laper"


darrapun memesan makanan 2 porsi beserta minuman hangat nya,dan selesai memesan darra dan sisi bergegas menuju kamar hotel,karena pesanan mereka akan diantar,


"ka ,nanti ka rizki tidur dimana?"


"diketek Kaka juga muat dia si!!hehe"


"yaudah aku di sofa aja deh"ucap sisi sambil berjalan bersama darra


sampailah didepan kamar yang memang tidak dikunci,


"ka darra,itu kebiasaan ka Rizki kalo tidur emang gak pernah pake baju,pake kaus kutang aja gitu!"seru sisi yang sedang menggosipkan abangnya diatas sofa,


"gerah kali ya si atau minta digoda kali si sama istrinya"


"emang Kaka tergoda apanya sih sama bang Rizki,perasaan dia kalo tidur ngorok,suka kentut lagi!!"


"husstt!!!jadi aja ghibahin Abang sendri kamu mah,nanti dia denger bahaya,dia kan masih kesel kayanya!hehe"seru dara


"dia bukan Abang aku dong ya ka?!"


"sisi, dia tetap Abang kamu apapun yang terjadi,sekarang udah malam.kaka gak mau sedih-sedihan lagi,sebentar ya..."


sisi pun menuruti darra dan hanya diam melihat apa yang akan dilakukan darra selanjutnya,


"sayaaang....."


"he'eeeehhh"saut Rizki yang masih terpejam dan hanya bibir yang bergumam


"kamu pindah sofa dulu ya tidurnya"


"aku mau peluk kamu aja,gak yang lain kok"jawab Rizki dengan merangkul tubuh darra dengan sebelah tangan nya dan tubuhnya yang masih berbaring,


sisi yang melihat sedikit tidak enak, bagaimana pun ini malam pertama bagi kakaknya,dan darra hanya menggeleng serta menaikan bahu nya dengan senyum kecut dihadapan sisi,


udah sayang ayo tidur,aku gak akan paksa kamu Bu....."


darra langsung membekap mulut Rizki dengan tangannya dan membuat Rizki kaget,


"kamu kenapa sih!"seru Rizki terperanjat dan langsung duduk

__ADS_1


"itu ada sisi bang,maluuu"bisik darra ditelinga rizki.


__ADS_2